Rumah Tips & Trik

Cara Menanam Alpukat dari Biji sampai Panen yang Benar. Bisa Ditanam di Halaman Rumah!

4 menit

Menjadikan lahan di halaman rumah lebih produktif dengan menanam alpukat adalah salah satu ide paling bagus. Namun, cara menanam alpukat tentu tidak bisa sembaranga. Maka dari itu, kamu harus mengikuti cara di bawah ini!

Buah alpukat banyak disukai orang karena rasanya yang manis dan memiliki kandungan yang menyehatkan tubuh.

Buah alpukat mengandung vitamin a, vitamin e, potasium, kalium, lemak tak jenuh, dan zat besi.

Alpukat juga bisa diolah menjadi beragam menu hidangan, semisal jus alpukat, sop buah, es alpukat, dan lain-lain.

Memang alpukat bisa secara mudah kita temukan di mana-mana.

Namun, tentu lebih menyenangkan jika mengonsumsi alpukat hasil dari kebun kita sendiri.

Jika memiliki lahan luas, kita bahkan bisa memulai usaha budidaya alpukat.

Buat kamu yang ingin menanam alpukat, kali ini 99.co Indonesia akan membagikan informasi mengenai cara menanam alpukat dari biji sampai panen.

Syarat Tumbuh Tanaman Alpukat

syarat alpukat bisa tumbuh baik

Sebelum mengetahui cara tanam alpukat, kamu harus memperhatikan sejumlah syarat agar agar pohon alpukat dapat tumbuh secara baik.

Jadi, kamu tidak bisa asal tanam yang akhirnya berujung kegagalan.

Yuk, simak syarat pohon alpukat dapat bertumbuh secara baik di bawah ini!

1. Jenis Tanah

Sebelum menanam tanaman alpukat, perhatikan terlebih dulu jenis tanah yang kamu gunakan untuk menanam.

Jenis tanah yang paling baik untuk menanam alpukat adalah tananah lempung berpasir, lempung liat, dan lempung endapan.

Selain itu, tingkat keasaman atau pH tanah juga harus berkisar antara 5,6 sampai 6,4.

Jika tingkat keasaman tanah di bawah 5,5, ada kemungkinan tanaman alpukat akan menderita keracunan karena unsur Al, Mg, dan Fe larut dalam jumlah banyak.

2. Jarak Tanaman Alpukat

Untuk menanam satu pohon alpukat, kamu butuh menggali lubang seukuran 75 cm x 75 cm x 75 cm.

Sementara, untuk jarak antarpohon alpukat yang ideal adalah berkisar antara 3,5 meter sampai 5 meter.

Hal ini ditujukan agar pohon alpukat dapat tumbuh secara leluasa.

3. Lokasi Penanaman Alpukat

Kamu juga harus selektif dalam memilih lokasi penanaman alpukat.

Pohon alpukat bisa tumbuh secara subur pada tanah yang berada di ketinggian 200 sampai 1000 mdpl.

4. Iklim

Terakhir, perhatikan juga iklim lingkungan tempat kamu menanam pohon alpukat.

Iklim paling ideal adalah lingkungan yang memiliki suhu sekira 12,8 derajat sampai 28,3 derajat celcius.

Kemudian, intensitas cahaya matahari berkisar 40% sampai 80%.

Terakhir, perhatikanlah kecepatan angin di lingkungan tempat kamu menanam alpukat.

Alpukat memang membutuhkan angin untuk proses penyerbukan, tetapi jika kecepatan angin di atas 63 km per jam, ranting pohon bisa patah.

Cara Menanam Alpukat di Halaman Rumah

Berikut adalah langkah dan cara menanam alpukat di halaman rumah.

1. Biji Alpukat

biji avocado

Cara menanam biji alpukat tentu tidak bisa sembarangan, karena kamu harus selektif memilih biji yang bagus.

Biji buah alpukat yang sudah tua adalah pilihan terbaik untuk ditanam.

Untuk menanamnya, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menusukkan tiga buah tusuk gigi di tiga titik bij alpukat.

Tusukan tersebut harus berada pada satu garis melingkar.

Posisi tusuk gigi juga harus agak serong ke arah bawah.

Bagian atas biji alpukat adalah tempat tumbuh tunas dan bentuknya lebih lonjong.

Sementara itu, bagian bawah adalah tempat tumbuh akar dan bentuknya sedikit lebih datar dibanding bagian atas.

2. Persiapkan Media Tanam Air

cara persiapkan media menanam alpukat

sumber: bibitbunga.com

Cara menanam biji alpukat selanjutnya adalah dengan menanam menggunakan media air, sebelum dipindahkan ke tanah.

Untuk melakukannya, pertama, isilah gelas dengan air, tetapi jangan sampai penuh.

Kemudian, taruh lah biji alpukat yang telah ditusuk tusuk gigi di gelas tersebut.

Tusuk gigi berfungsi sebagai penyangga posisi biji.

Pastikan seperempat bagian biji alpukat terendam air.

Kamu bisa menuangkan satu sendok gula pasir ke dalam air untuk menambah nutrisi pertumbuhan tunas dan akar alpukat.

Kemudian, letakkan biji alpukat yang ditanam dengan media air itu di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Kamu harus perhatikan volume air setiap hari.

Jika volume air berkurang, tambahlah air hingga volumenya sama seperti saat awal menanam.

Air juga harus diganti sebanyak lima hari sekali.

Biasanya pada hari ke-45, akar sudah rimbun dan tunas juga sudah terlihat tumbuh tinggi sekira 15cm.

Hal ini menunjukkan bahwa tanaman alpukat tersebut sudah siap dipindahkan ke tanah.

3. Ditanam di Tanah

cara menanam alpukat

sumber: bibitbunga.com

Sebelum memindahkan ke tanah, kamu harus persiapkan media tanamnya.

Kamu bisa menanam langsung di halaman rumah atau menanamnya di pot.

Jika menanam di pot, pastikan diameter pot minimal 30 cm.

Isilah pot atau lubang tanam dengan tanah yang gembur sebanyak setengah bagian.

Kemudian, letakkan bibit tanaman alpukat tersebut di atas tanah dan masukkan kembali tanah untuk menutupi akar tanaman.

Kamu harus memastikan tanah yang menutupi akar cukup kuat untuk menyangga tanaman.

Disarankan untuk memotong tunas sekitar 7 cm untuk merangsang pertumbuhan batang dan daun alpukat.

Setelah itu, letakkan tanaman di tempat yang tidak terpapar langsung sinar matahari.

Kamu bisa menyiram tanaman alpukat menggunakan air secukupnya.

4. Pemeliharaan Tanaman Buah Alpukat

cara menanam dan memelihara buah alpukat

Proses pemeliharaan juga merupakan bagian dari cara menanam alpukat.

Supaya alpukat tumbuh baik, kamu harus rajin mengontrol tanaman tersebut.

Ada beberapa hal yang perlu kamu ingat mengenai tanaman alpukat, di antaranya adalah:

  • Tidak tahan genangan air.
  • Angin membantu proses penyerbukan.
  • Hujan intensitas sedang membantu pertumbuhan tanaman.
  • Tanaman alpukat baik ditanam di tempat dengan suhu udara berkisar antara 13-28 derajat Celcius.
  • Membutuhkan cahaya matahari cukup banyak untuk tumbuh secara baik.
  • Jika menemukan daunnya berwarna kuning, segeralah menjemur tanaman alpukat itu.
    Daun berwarna kuning menunjukkan tanaman terlalu banyak air.
  • Kemudian jika daun berwarna cokelat dan ujungnya kering, segera siram tanaman itu.
    Daun berwarna cokelat menunjukkan bahwa tanaman terlalu banyak mengandung garam.
  • Gunakan pupuk NPK dan KNO3 seminggu sekali.
  • Semprotkan pupuk organik cair pada daun pohon alpukat.
  • Lakukan penyiangan gulma menggunakan herbisida.

5. Panen Alpukat

memanen avocado

Ciri-ciri buah alpukat yang sudah matang adalah warnah buah menjadi cokelat atau kemerahan dan mengilap.

Kemudian, jika kamu mengetuk buah alpukat, tidak akan timbul suara yang nyaring.

Jika buah sudah matang, kamu bisa memetiknya menggunakan tangan.

Saat memetik, pastikan kamu memetik hingga tangkai buah alpukat secara sempurna.

Hal ini mencegah kerusakan pada bagian tangkai atau buah alpukat.

***

Itulah sejumlah cara menanam alpukat dari biji sampai panen yang harus kamu perhatikan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Kalau sedang mencari rumah di Bandung, bisa jadi Podomoro Park Bandung adalah jawabannya!

Cek saja 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts