Tips & Trik

Cara Menanam Jeruk Nipis. Mudah, Panen Melimpah!

3 menit

Ikuti cara menanam jeruk nipis paling mudah dengan hasil panen yang melimpah di bawah ini!

Jeruk nipis merupakan jenis buah yang memiliki banyak manfaat.

Beberapa di antaranya adalah untuk meredakan radang tenggorokan, mencegah kanker dan serangan jantung, melancarkan pencernaan, serta menghilangkan flu.

Tidak hanya berguna bagi kesehatan.

Jeruk nipis juga bermanfaat untuk kecantikan dan keperluan rumah tangga, terutama dalam bidang bersih-bersih.

Sari perasan jeruk nipis yang dicampurkan dengan air hangat dan baking soda dapat membersihkan segala permukaan yang kotor, berminyak, bahkan berkerak!

Maka itu, memiliki pohon jeruk nipis di rumah tentu saja merupakan hal yang menguntungkan untuk diri sendiri.

Apabila kamu seorang pemula, berikut adalah cara menanam jeruk nipis yang mudah dengan hasil panen yang melimpah!

Cara Menanam Jeruk Nipis

1. Pembibitan Jeruk Nipis

cara menanam jeruk nipis

Cara menanam jeruk nipis bisa dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Vegetatif: penanaman jeruk nipis dengan cara mencangkok
  • Generatif: penanaman jeruk nipis dengan menggunakan biji yang sudah tua
  • Gabungan vegetatif dan generatif

Untuk budidaya jeruk nipis menggunakan cara generatif, keringkan biji yang sudah tua dengan cara diangkinkan sebelum disemai.

Masa panen jeruk nipis yang ditanam secarageneratif cenderung lebih lama, yaitu sekitar 4 sampai 5 tahun, namun batang yang dihasilkan akan lebih besar dan kokoh.

Sedangkan untuk cara menanam jeruk nipis ala vegetatif, kamu disarankan untuk memilih cabang yang sudah lumayan berumur, lalu kuliti sekitar 5 sampai 10 cm.

Baca Juga:

11 Obat Jerawat Alami untuk Membasmi Jerawat Secara Aman

Kerok bagian cambiumnya sampai bersih lalu diamkan di suhu normal selama 1 hari.

Setelah dibiarkan, tutup bagian tersebut oleh tanah, bungkus dengan sabut, lalu ikat rapat-rapat.

Kamu tidak usah menggunakan pupuk untuk jeruk nipis agar berbuah lebat untuk cara ini.

Cukup dengan menyiramnya menggunakan sabut kelapa setiap hari, jeruk nipis pun akan bisa kamu panen dengan melimpah!

2. Perawatan Jeruk Nipis

cara menanam jeruk nipis

Perawatan jeruk nipis dilihat dari jenis lahannya.

Jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk kompos, TSP, KCL, Urea, dan pupuk organik lainnya.

Apabila tanah yang kamu gunakan terlihat tidak subur, maka proses pemupukan harus dilakukan secara teratur dan dilanjutkan selama 2 sampai 3 bulan.

Sementara untuk tanah yang sudah subur, proses pemupukan hanya dilakukan setelah pohon jeruk sudah berusia 4 tahun.

Salah satu cara menanam jeruk nipis yang benar adalah dengan membunuh parasit yang hidup di sekitarnya.

Tumbuhan parasit seperti gulma juga harus kamu perhatikan kehadirannya.

Saat kamu sedang menyiram pohon jeruk secara teratur, potong gulma yang tumbuh di sekitar batang jeruk nipis.

Selain memperhatikan pertumbuhan gulma, pemangkasan pada batang pohon juga harus dilakukan.

Pangkas sampai pohon jeruk nipis berbentuk simetris agar penyerapan sinar matahari lebih baik.

3. Masa Panen Jeruk Nipis

cara menanam jeruk nipis

Langkah berikutnya dalam cara menanam jeruk nipis adalah memperhatikan masa panennya.

Masa panen jeruk nipis biasanya terjadi setelah pohon sudah lewat dari 3 tahun, walaupun jumlah buahnya masih sedikit.

Untuk hasil panen yang lebih banyak, kamu harus menunggu lebih lama, kurang lebih pada tahun ke 6 sampai 15.

Jumlah jeruk nipis yang dihasilkan dari pohon yang berumur 6 sampai 15 tahun bisa mencapai 7 sampai 20 kilogram per tahunnya.

Jeruk nipis yang akan kamu panen pun terlihat hijau kekuningan dengan tekstur tidak terlalu keras pada bagian bawah saat kamu tekan.

Budidaya Jeruk Nipis Jumbo

cara menanam jeruk nipis

Salah satu jenis jeruk nipis yang sedang booming akhir-akhir ini adalah jeruk nipis jumbo tanpa biji.

Cara menanam jeruk nipis ini bisa dilakukan secara vegatative atau dengan cara okulasi, cangkok, dan setek cabang.

Budidaya jeruk nipis jumbo yang ditanam secara vegetatif ini akan menghasilkan pohon yang tahan akan hama dan lebih cepat berbuah.

Untuk proses penyiraman, lakukan setiap hari, namun pastikan media tanahnya tidak terlalu basah.

Waktu penyiramannya adalah pukul 8 pagi dan setelah jam 4 sore.

Sementara untuk proses pemupukan, lakukan selama tiga bulan sekali, atau minimal sebanyak dua kali dalam setahun.

Baca Juga:

Rebus Jeruk & Apel, Tambahin Ini, Jadi deh Pengharum Ruangan Alami

Semoga bermanfaat artikelnya ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di www.99.co/id.

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts