Rumah Tips & Trik

Cara Menanam Selada & Merawatannya, Bisa Ditanam dalam Polybag, lho!

3 menit

Selada merupakan tanaman yang bisa tumbuh di daerah dengan iklim sedang maupun tropis. Kamu tentu sering menyantapnya, baik sebagai lalapan, salad, ataupun pelengkap burger dan hotdog. Yuk, pelajari cara menanam selada di rumah berikut ini.

Tanaman selada atau Lactuca sativa adalah sayuran yang mudah ditanam.

Ia dapat beradaptasi dimanapun, selama media tanam yang digunakan terjaga kelembapannya.

Berikut beberapa cara menanam selada yang mudah untuk dilakukan di rumah!

Syarat Tumbuh Selada

cara menanam selada

Sebelum memelajari cara menanam selada, ada baiknya kamu pahami terlebih dahulu syarat tumbuh tanaman ini.

Hal ini perlu dilakukan agar kamu tidak mengalami gagal panen dan selada dapat tumbuh dengan baik.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Ketinggian wilayah tanam sekitar 500 sampai 2000 mdpl
  • Suhu udara 15 sampai 20 derajat Celcius
  • Jenis tanah: tanah liat berpasir
  • Kondisi tanah: gembur, remah, tidak mudah tergenang air
  • PH tanah 6,0 sampai 6,8
  • Intensitas cahaya matahari cukup
  • Cuaca tidak banyak awan
  • Lahan tanam di tempat terbuka namun teduh

Cara Menanam Selada

1.Mempersiapkan Bibit Selada Unggul dan Media Tanam

cara menanam selada

Untuk mendapatkan benih berkualitas, kamu bisa pergi ke toko bibit atau petani lokal terdekat.

Jika sudah mendapatkan bibit yang dibutuhkan, maka kamu bisa mulai mempersiapkan media tanam.

Persiapkan hal-hal berikut ini:

  • Tanah gembur dan kaya nutrisi
  • Pupuk kandang atau pupuk kompos
  • Sekam padi
  • Pot atau polybag yang sudah diberi lubang di bagian bawahnya
  • Cetok atau sejenis alat untuk mencampurkan tanah dan pupuk
  • Alat siram dengan air secukupnya

Baca Juga:

7 Cara Merawat Sukulen agar Tidak Busuk dan Tetap Cantik

2. Penyemaian Benih Selada

Setelah seluruh alat dan bahan siap, kamu bisa mulai mengaplikasikan cara menanam selada.

cara menanam selada

Pertama, lakukanlah penyemaian benih selada dengan langkah-langkah berikut:

  • Campurkan tanah, sekam padi, dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1:1.
  • Aduk rata campuran tersebut dengan menggunakan cetok atau alat sejenisnya.
  • Penuhi ¾ bagian pot atau polybag yang digunakan dengan campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang.
  • Buatlah lubang di bagian tengahnya sedalam 2 cm.
  • Letakkan dua benih atau biji selada di lubang yang telah dibuat pada masing-masing pot atau polybag.
  • Timbun biji dengan campuran tanah dan pupuk.
  • Padatkan tanah dengan menepuk-nepuk secara perlahan.
  • Siram dengan air secukupnya, lakukanlah dengan lembut agar tidak melukai biji di dalam tanah.
  • Pastikan agar media semai tetap lembap dan letakkan di tempat teduh.

Benih selada biasanya mulai berkecambah setelah berumur 3-4 hari.

Biarkan bibit tumbuh di persemaian hingga berumur 17 hari.

Pada usia ini, bibit biasanya sudah memiliki daun sebanyak 4-5 helai.

Ini menandakan bahwa bibit sudah siap untuk dipindahkan ke media atau lahan yang lebih permanen.

Namun jika kamu lebih senang merawatnya di dalam pot atau polybag, tetaplah lakukan perawatan hingga tanaman berusia 40-60 hari.

3. Pemidahan Bibit Selada

Apabila di halaman ada lahan kosong, kamu bisa memindahkannya ke sana jika mau.

Pertama, lakukanlah sterilisasi terlebih dahulu dengan melakukan penyiangan atau pemberantasan gulma.

Kemudian lakukan penggemburan tanah dan campurkan pupuk ke lahan.

Setelah dua hari, cangkul lahan untuk menghaluskan tanah dengan pupuk dan arang sekam.

Saat lahan sudah siap, pindahkan bibit selada dengan perlahan.

Lakukan dengan hati-hati dan pastikan tidak ada akar yang rusak selama pemindahan.

Posisikan bibit selada tegak lurus dalam lubang, lalu timbun dengan tanah dan siram secara berkala.

4. Perawatan Tanaman Selada

cara menanam selada

Rawatlah tanaman dengan menyiram, menyiangi gulma, dan memastikan sistem drainasenya baik.

Penyiraman dapat dilakukan dua kali sehari, setiap pagi dan sore hari.

Jika sedang musim hujan, kamu bisa mengurangi frekuensi penyiraman agar tanah tidak terlalu basah.

Ingatlah untuk selalu melakukan penyiangan atau pencabutan tanaman liar di sekitar selada.

Sebab selada merupakan tanaman dengan akar yang pendek, sehingga daya saingnya dalam menyerap nutrisi dalam tanah sangat rendah.

5. Proses Panen Selada

Jika selada sudah mencapai usia 40- 60 hari sejak masa penyemaian, maka tanaman dianggap sudah siap untuk dipanen.

Berikut ini adalah cara yang tepat untuk memanen selada yang baik:

  • Cabutlah selada sampai ke akarnya.
  • Pilahlah selada daun yang masih segar.
  • Jika daun selada sudah layu atau kering, buanglah!
  • Cuci selada dengan air mengalir hingga bersih.
  • Kelompokkan selada berdasarkan besar daun yang sama.
  • Kumpulkan dalam satu keranjang bersih.

Baca Juga:

7 Cara Menanam Bunga Krisan dalam Pot. Lebih Cepat Tumbuh dan Mekar!

Semoga informasinya bermanfaat Sahabat 99..

Jangan lupa kunjungi situs berita properti 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Kamu bisa menemukan hunian impianmu di 99.co/id!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts