Rumah, Tips & Trik

Cara Menumbuhkan Tanaman Microgreen di Rumah. Simpel tapi Jitu!

28 Oktober 2019
tanaman microgreen
3 menit

Tanaman microgreen semakin digemari banyak orang seiring berkembangnya tren makanan sehat. Tanaman jenis sayuran dengan ukuran mungil ini sudah banyak dijual di pasaran. Di sisi lain, kamu juga bisa kok menanamnya sendiri di rumah!

Contoh Tanaman Microgreen

Ya, microgreen adalah tanaman sayuran yang ukurannya mungil.

Sesuai namanya, micro yang berarti kecil dan greens yang berarati tumbuhan hijau alias sayuran.

Cukup banyak contoh tanaman microgreen yang bisa dikonsumsi, di antaranya ialah:

  • sawi-sawian
  • bayam
  • seledri
  • lobak
  • daun ketumbar dan kemangi
  • kangkung
  • lobak

Tanaman tersebut dipanen saat ketinggiannya masih sekitar 5 cm.

Disebutkan, benih yang dipanen muda itu banyak nutrisinya sehingga bagus untuk kesehatan.

Kamu yang senang mengonsumsi microgreen sebagai tambahan salad, coba deh kembangkan microgreen pilihanmu di dalam rumah.

Selain jadi lebih ekonomis, pilihan tanaman microgreen yang bisa dimakan jadi lebih variatif.

Siapa tahu, kamu pun bisa memulai bisnis makanan sehat setelah mahir bercocok tanam microgreen.

Ikuti langkah-langkahnya dan simak tipsnya di bawah ini, yuk!

1. Memilih Wadah untuk Menanam Microgreen

Tanaman microgreen tidak memerlukan lahan dan wadah yang besar untuk bisa berkembang.

Media tanam yang dibutuhkan pun tidak sulit yaitu, tanah campuran yang tidak terlalu basah.

Ini dia beberapa pilihan wadah yang bisa kamu gunakan untuk bercocok tanam microgreen:

  • Boks makanan dari plastik;
  • Kotak bekas biskuit dari kaleng;
  • Tempat bekal yang sudah rusak; dan lainnya.

tanaman microgreen

Pastikan untuk membuat lubang pada permukaan bawah wadah tersebut sebagai saluran keluar masuknya udara.

Kamu dapat melubangi wadah tersebut dengan paku atau bor listrik.

Setelah wadah siap, masukkan tanah hingga wadah ½ penuh lalu tekan-tekan sehingga padat dan permukaannya rata.

2. Menaburkan Biji Tanaman Microgreen

Sahabat 99, cukup banyak lho jenis sayuran yang dapat dipanen dalam bentuk microgreen.

Beberapa pilihannya antara lain kale, basil, alfalfa, bayam, seledri, kangkung, sawi-sawian, hingga daun ketumbar.

Biji tanaman microgreen ini bisa ditemukan di toko sayuran dengan harga yang cukup murah.

Saat media tanam telah siap, kamu cukup menaburkan biji sayuran dengan acak.

Kamu boleh menanami satu media tanam dengan jenis biji yang sama ataupun berbeda.

Setelah ditebar, tekan-tekan biji agar masuk ke dalam rongga-rongga tanah.

Seperti ini penampakannya:

tanaman microgreen

Sedikit informasi untukmu:

Sayuran-sayuran berbentuk mungil ini dinamakan microgreen karena dipanen di usia yang cukup muda.

Biasanya, orang akan memanen hasil kebun mereka setelah usianya cukup dan bentuk tubuhnya sudah besar.

Microgreen sendiri dipanen ketika tingginya baru sekitar 5 sentimeter.

Sayur-sayur ini dipanen lebih cepat sehingga nutrisi di dalamnya pun lebih banyak.

Maka itulah, sayuran microgreen sangat digemari dan banyak dikonsumsi para pecinta healthy food.

3. Menaburkan Kembali Tanah di Atas Biji Microgreen

tanaman microgreen

Penting bagi biji-biji microgreen tertanam dengan baik di dalam tanah.

Maka itu, setelah menaburkannya di atas media tanam, tutupi kembali mereka dengan tanah.

Agar tidak berlebihan, kamu bisa memanfaatkan saringan dengan bolongan tidak terlalu besar.

Ratakan tanah ke seluruh permukaan dan pastikan semua biji tertutup dengan baik.

4. Sirami dengan Air Secukupnya

Setelah proses satu hingga empat selesai, letakkan wadah tanam microgreen di area rumah terkena sinar matahari.

Jika diletakkan di dalam ruangan, jangan lupa alasi bagian bawahnya dengan baki penahan air.

Selanjutnya, siram media tanam dengan air yang tidak terlalu banyak.

tanaman microgreen

Kamu dapat memercikkan air menggunakan jari-jari tangan sehingga proses penyiraman tidak terlalu berlebihan.

Bila sudah selesai, diamkan saja biji tanaman microgreen tumbuh hingga tujuh hari ke depan hingga menyembul ke atas tanah.

5. Memanen Tanaman Microgreen

Selama proses penyemaian, jaga agar tanah di dalam wadah tanam tetap lembap namun juga tak memiliki air yang berlebih.

Bila ada sisa air di dalam baki setelah proses penyiraman segera buang agar tanaman tidak membusuk.

Apabila pertumbuhan microgreen sudah dianggap cukup, kamu pun dapat memanennya.

Caranya, gunting atau potong batang tanaman tepat di atas tanah.

Tanaman microgreen pun siap dikonsumsi sebagai tambahan salad atau roti.

tanaman microgreen

***

Tidak sulit ‘kan ya, Sahabat 99? Ayo, coba praktikkan sendiri di rumah.

Semoga tips di atas tadi bermanfaat!

Sumber Gambar: goodhousekeeping.com/MITCH MANDEL

You Might Also Like