Gaya Hidup Kesehatan

10 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Seks | Disertai Sistem Perhitungan Masa Subur

4 menit

Bagi pasangan yang aktif berhubungan, cara mencegah kehamilan perlu diketahui sejak dini. Seperti apa caranya? Simak di sini.

Dengan memiliki perencanaan, pasangan suami istri tidak perlu khawatir akan terjadi kehamilan yang belum diinginkan.

Namun, kini kamu dan pasangan bisa menerapkan cara mencegah kehamilan dengan berbagai metode.

Mulai dari berhubungan dengan menggunakan alat kontrasepsi, makanan dan minuman tertentu, serta sistem kalender masa subur.

Simak beberapa caranya di bawah ini.

10 Cara Mencegah Kehamilan Dini Setelah Berhubungan

1. Gunakan Kondom Saat Berhubungan Seks

kondom

Pertama, menggunakan kondom sangat dianjurkan untuk kamu yang ingin mencegah kehamilan.

Selain itu, memakai kondom bisa mencegah penularan penyakit infeksi menular seksual.

Pastikan kondom yang kamu gunakan tidak lewat dari masa kedaluwarsa dan permukaannya tidak robek, ya.

Diketahui bahwa penggunaan kondom bisa mencegah kehamilan hingga 80 persen.

2. Cara Mencegah Kehamilan dengan Alat Kontrasepsi Darurat

pil kontrasepsi

Jika menggunakan alat kontrasepsi darurat, kamu perlu ada di bawah pengawasan seorang dokter.

Cara mencegah kehamilan dini ini bisa berlangsung dalam waktu kurang dari 72 jam setelah hubungan seks.

Nantinya dokter akan meresepkan obat berupa alat kontrasepsi darurat yang berisi Levonorgestrel.

Yaitu, suatu hormon progesterone sintetik dalam dosis yang tinggi.

Tetapi, obat ini hanya mencegah pembuahan, namun tidak bisa menggagalkan atau menggugurkan pembuahan apabila sudah terjadi.

3. Jangan Ejakulasi di dalam!

ejakulasi di dalam

Cara lain untuk mencegah kehamilan terjadi yaitu, jangan pernah ejakulasi di dalam rahim.

Hal ini bisa mencegah sperma bertemu dengan sel telur.

Walaupun begitu, cara ini tidak sepenuhnya efektif karena, pria kemungkinan ujung penisnya sudah mengeluarkan cairan sperma sebelum terjadi ejakulasi.

Atau diebut juga cairan pre-ejakulasi.

4. Cara Mencegah Kehamilan dengan Memakan Pepaya

pepaya

Jika tidak memakai pengaman saat berhubungan seks, kamu bisa mencegah kehamilan dengan memakan papaya.

Cara mencegah kehamilan dengan makanan buah papaya ini dilakukan selama 3-4 dengan durasi dua kali sehari.

Hal ini bisa dilakukan setelah berhubungan seks dan bisa menjadi cara mencegah kehamilan tanpa KB yang efektif.

Baca Juga:

7 Cerita Kisah Nyata Kehamilan Teraneh | Ada Pria Melahirkan!

5. Meminun Air Jahe

air jahe

Cara mencegah kehamilan dengan jahe sangat disarankan untuk perempuan yang sudah berhubungan sesk.

Jahe adalah tumbuhan yang bisa mempercepat haid.

Sebaiknya minum dua cangkir teh jahe per hari selama 2-5 hari.

6. Memakan Buah Aprikot

aprikot

Lanjut, ada buah aprikot yang bisa kamu manfaatkan untuk mencegah implantasi janin secara alami.

Tambahkan 100 gram aprikot kering dengan dua sendok makan madu ke dalam satu cangkir air.

Kemudian, rebus campuran bahan-bahan tersebut selama 20 menit.

Minumlah secara rutin dan kkamu juga dapat mengonsumsi 5-10 biji buah aprikot setelah berhubungan seksual sampai mendapatkan menstruasi.

7. Cara Mencegah Kehamilan dengan Alat Kontrasepsi

suntik kb

Ada banyak jenis KB yang bisa menjadi preferensi individu sebagai salah satu cara mencegah kehamilan.

Cara pertama yaitu, suntik KB.

Dilansir dari sehatq, suntik KB bekerja dengan cara mencegah pelepasan sel telur dari ovarium tiap bulannya.

Kemudian, tips mencegah kehamilan yang satu ini bisa menebalkan lender di sekitar leher rahim untuk menghalangi masuknya sperma.

Suntik KB bisa dilakukan di bokong, lengan atas, perut, dan paha.

Konon katanya, suntik KB ini bisa mencegah kehamilan sekitar 90 persen.

8. Ramuan Peterseli

peterseli

Kemudian, minuman yang bisa mencegah kehamilan ini terbukti aman dikonsumsi tanpa efek samping apapun.

Cara membuat ramuan peterseli ini cukup mudah.

Caranya, rebus beberapa helai daun peterseli dengan teh agar rasanya lebih enak.

9. Konsumsi Buah Nanas

nanas

Khasiat nanas dapat mencegah implantasi janin, sehingga bisa digunakan untuk menunda kehamilan.

Salah satu cara mencegah kehamilan jika sperma terlanjur masuk ini bisa dikonsumsi selama 2-3 hari setelah berhubungan seks.

Tetapi, untuk ibu hamil sendiri sangat tidak disarankan mengonsumsi nanas.

Sebab, salah satu zat di dalamnya dapat melunakkan mulut rahim jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Memakan nanas bisa jadi cara mencegah kehamilan setelah terlambat datang bulan yang sangat ampuh untuk dicoba.

Baca Juga:

Berasa Lezat, Ini 15 Manfaat Buah Kelengkeng | Mulai Dari Biji Sampai Kulit!

Cara Mencegah Kehamilan Secara Alami dengan Sistem Kalender Masa Subur

masa subur

Sumber: indiatimes.com

Jika ingin dengan cara alami mencegah kehamilan, kamu bisa melakukan hubungan seksual di luar masa ovulasi.

Hindari berhubungan intim di mana rahim meluncurkan sel telur yang matang.

Yakni, 14 hari setelah haid.

Masa ovulasi wanita sendiri biasanya berlangsung 2-5 hari.

Dengan ini, cara mencegah kehamilan tanpa alat kontrasepsi bisa dilihat berdasarkan kalender masa subur.

Dikutip dari Health Engine, cara kerja metode kalender memungkinkan wanita untuk menghindari hubungan seksual selama masa subur dari siklus menstruasi.

Penelitian menunjukkan, masa subur wanita hanya sekitar enam hari dari siklus menstruasi mereka.

Periode masa subur juga bertepatan dengan ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium).

Ketika telur dilepaskan dari ovarium, ia memasuki saluran tuba, di mana pembuahan dapat terjadi.

Jika telur tidak dibuahi, maka akan bergerak melalui tabung dan dikeluarkan melalui vagina. Proses ini memakan waktu sekitar 24 jam, dan hanya dalam periode 24 jam inilah pembuahan sel telur dapat terjadi.

Namun, sperma dapat bertahan hidup di saluran tuba hingga lima hari setelah ovulasi.

Ini berarti, jika seorang wanita melakukan hubungan seks tanpa kondom dalam 5 hari sebelum ovulasi, ada kemungkinan sperma dapat membuahi sel telur.

Itulah sebabnya, wanita dianggap subur selama enam hari, bukan 24 jam.

Dilansir dari Hai Bunda, pada sebagian besar siklus menstruasi, ovulasi terjadi di tengah siklus.

Untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi panjang standar (antara 26-32 hari), 94 persen akan mengalami ovulasi dalam waktu 4 hari dari titik tengah siklus.

Cobalah untuk terus men-update siklus ini setiap bulan menggunakan 6 siklus terakhir.

Inilah cara perhitungan sistem kalender yang dikutip dari Family Planning:

1. Catat jumlah hari dalam setiap siklus haid selama setidaknya 6 bulan.

Hari pertama haid selalu dihitung sebagai hari ke-1.

2. Kurangi 18 dari siklus terpendeknya untuk mengetahui perkiraan hari pertama masa subur.

Kemudian kurangi 11 hari dari siklus terpanjangnya untuk perkiraan hari terakhir masa subur.

Contoh Kasusnya:

  • Jika yang terpendek dari 6 siklus terakhirnya adalah 25 hari, maka (25-18 = 7). Wanita dapat menghindari hubungan seks tanpa kondom pada hari ke 7.
  • Jika siklus terpanjang dari 6 siklus terakhirnya adalah 30 hari, maka (30-11 = 20). Wanita bisa berhubungan seks tanpa pengaman lagi pada hari ke 19.

***

Semoga artikel ini bisa berguna untukmu, ya.

Baca berita properti lainnya dalam Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari harga rumah murah? Temukan di 99.co/id.

Follow Me:

Related Posts