Berita

Mau Suara Anda Sah? Yuk, Pahami 22 Cara Mencoblos yang Benar!

15 April 2019
cara mencoblos
3 menit

Pada pemilu 2019 yang jatuh pada tanggal 17 April 2019 nanti, para pemilih akan mendapatkan lima jenis surat suara yang berbeda. Jika tidak ingin suara Anda sia-sia dan tidak diakui, pastikan Anda mencoblos dengan cara yang benar ya.

Nantinya, kelima surat suara yang akan didapatkan berlaku untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, serta DPRD Kabupaten/Kota.

Faktanya, meskipun terdengar mudah, ternyata masih banyak warga yang melakukan kesalahan dalam proses mencoblos karena cara mencoblosnya masih salah.

cara mencoblos

Selain Anda harus memahami perbedaan dari kelima jenis surat suara yang ada, Anda juga perlu memahami tata cara mencoblos yang benar sesuai anjuran hukum.

Oleh karena itu, pemerintah melalui petugas seperti KPU dan perangkat desa, terus mengadakan sosialisasi terutama soal cara mencoblos yang benar kepada masyarakat.

Dilansir dari berbagai sumber, inilah cara mencoblos yang benar sesuai anjuran hukum:

1. Cara mencoblos surat suara presiden

cara mencoblos

Surat suara untuk presiden dan wakil presiden memiliki desain berwarna abu-abu dan di dalamnya terdapat dua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Inilah cara mencoblos surat suara presiden yang benar:

  1. Surat suara dicoblos pada nama calon presiden dan calon wakil presiden dari salah satu pasangan.
  2. Surat suara dicoblos pada nomor urut atau partai pengusung salah satu pasangan.
  3. Surat suara dicoblos pada garis batas dalam kolom nomor urut atau gambar salah satu pasangan.

Baca juga:

Mengintip Rumah Prabowo di Hambalang. Ada Tempat Berkuda Hingga Helipad!

2. Cara mencoblos surat suara untuk DPR dan DPRD

cara mencoblosSurat suara untuk DPR berwarna kuning, lalu surat suara untuk DPRD Provinsi berwarna biru, dan terakhir surat suara untuk DPRD Kabupaten/Kota berwarna hijau.

Inilah cara mencoblos surat suara yang benar untuk DPR dan DPRD:

  1. Surat suara dicoblos pada gambar salah satu partai, suara dihitung untuk parpol tersebut.
  2. Surat suara dicoblos pada gambar salah satu partai dan dua nama caleg dalam satu partai yang sama, suara dihitung untuk partai.
  3. Surat suara dicoblos pada dua nama caleg dalam satu partai, suara dihitung untuk partai.
  4. Surat suara dicoblos pada nomor urut, tanda gambar, dan nama salah satu partai, suara dihitung untuk partai.
  5. Surat suara dicoblos pada ruang kosong di bawah nama calon, suara dihitung untuk partai.
  6. Surat suara dicoblos pada garis batas dalam kolom salah satu partai, suara dihitung untuk partai.
  7. Surat suara dicoblos pada garis batas antara dua nama calon, suara dihitung untuk partai.
  8. Surat suara dicoblos pada kolom kosong tanpa nama calon, suara dihitung untuk partai.
  9. Surat suara dicoblos pada kolom identitas partai dan kolom kosong tanpa nama calon, suara dihitung untuk partai.
  10. Surat suara dicoblos pada kolom identitas parpol yang tak terdapat nama calon, suara dihitung untuk partai.
  11. Surat suara dicoblos pada salah satu nama calon, suara dihitung untuk calon.
  12. Surat suara dicoblos pada kolom identitas partai dan salah satu nama calon dalam partai tersebut, suara dihitung untuk calon.
  13. Surat suara dicoblos pada garis batas dalam nama calon, suara dihitung untuk calon.
  14. Surat suara dicoblos pada nama calon yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan nama calon yang Memenuhi Syarat (MS), suara dihitung untuk calon yang memenuhi syarat.
  15. Surat suara dicoblos pada nomor urut dan nama salah satu calon, suara dihitung untuk calon.
  16. Surat suara dicoblos pada salah satu nama calon dan kolom kosong di bawah nama calon, suara dihitung untuk calon.

3. Cara mencoblos surat suara untuk DPD

cara mencoblos

Terakhir adalah surat suara untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang memiliki warna merah dan memiliki 9 kategori ukuran tergantung masing-masing daerah.

Inilah cara mencoblos yang benar untuk surat suara DPD:

  1. Surat suara dicoblos pada salah satu nama calon.
  2. Surat suara dicoblos pada nama dan tanda gambar salah satu calon.
  3. Surat suara dicoblos pada garis batas dalam kolom salah satu calon.

4. Sah atau tidak sahnya surat suara

cara mencoblos

Menurut ketua KPU, surat suara dinyatakan sah apabila memenuhi empat persyaratan yang ada.

Syarat tersebut yaitu surat ditandatangai Ketua KPPS, surat dicoblos pada nomor urut, foto, nama salah satu calon, gambar partai, atau gabungan partai dalam surat suara.

Selain itu, surat suara juga sah apabila dicoblos pada gambar partai atau nama calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Sebaliknya, surat suara dianggap tidak sah apabila di dalamnya terdapat tulisan, catatan lain, atau surat suara dicoblos tidak menggunakan alat coblos yang sesuai.

Baca juga:

Inilah Perbedaan 5 Jenis Surat Suara Pemilu 2019. Sudah Tahu?

Semoga artikel ini bisa membantumu memperlancar proses pemilu nanti ya, Sahabat 99.

Simak informasi dan artikel menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Bila ingin mencari properti, jangan lupa untuk mencarinya hanya di 99.co/id.

You Might Also Like