Rumah Tips & Trik

6 Cara Mengamplas Tembok yang Benar dan Efektif. Tuntas dalam Waktu Singkat!

2 menit

Tampak sepele, sebenarnya cara mengamplas tembok perlu memerhatikan beberapa hal. Apa saja? Temukan jawabannya di sini!

Ampelas tembok biasanya dilakukan untuk menghaluskan dinding yang hendak dicat.

Agar cat terlihat mulus dan melekat sempurna, ampelas tembok wajib dikerjakan dengan seksama.

Bila keliru, bukan tak mungkin tembok yang diampelas justru akan tampak kasar dan bahkan bisa penuh goresan.

Namun begitu, ampelas tembok bukan sebuah pekerjaan yang wajib dilakukan oleh tukang yang ahli.

Bagi kamu pemula yang ingin melakukannya, ada beberapa cara mengamplas tembok yang dapat dicoba.

Artikel ini akan mengungkap, cara mengamplas tembok yang benar. Bisa pula dilakukan oleh pemula.

Dilansir dari laman materialbahanbangunan.com, ini dia ulasan lengkapnya!

6 Cara Mengamplas Tembok yang Benar dan Efektif

cara mengamplas tembok

sumber: youtube.com/Bro, rendot channel

1. Siapkan Peralatan

Cara mengamplas tembok pertama yaitu menyiapkan segala peralatan.

Terlebih kamu yang baru pertama kali melakukan hal ini.

Beberapa peralatan yang wajib disiapkan itu seperti:

  • Gagang ampelas untuk mempermudah proses pengerjaan ampelas.
  • Siapkan alat pelindung diri, seperti masker, kacamata, dan topi.
  • Koran untuk menampung debu bekas ampelas.
  • Lampu penerangan.

Khusus untuk alat pelindung diri seperti masker, kacamata, dan topi wajib disiapkan.

Sebab, debu-debu bekas ampelas cukup banyak dan akan mengganggu proses secara keseluruhan.

Apalagi bila debunya masuk ke dalam mata, debu itu bisa bikin perih.

2. Memindahkan Perabotan

Sudah disinggung sebelumnya, jika proses ampelas tembok akan menimbulkan debu yang tak sedikit.

Maka dari itu, jika ampelas tembok di dalam ruangan, sebaiknya kamu memindahkan barang-barang terlebih dulu ke tempat yang aman.

Paling tidak, kamu mesti melindungi perabotan dari debu-debu.

3. Memilih Ampelas yang Tepat

Berikutnya, yakni memilih ampelas yang tepat.




Masih melansir laman materialbahanbangunan.com, jenis ampelas halus ternyata disarankan digunakan untuk tembok.

Ampelas halus itu mempunyai grit 120 sampai 150.

Justru jika kamu memakai ampelas yang kasar, tembok akan mudah rusak.

4. Gerakan Mengampelas Tembok

Cara mengamplas tembok selanjutnya, akan memberi tahu gerakan ampelas yang benar.

Ternyata, gerakan mengampelas horizontal dan vertikal bisa membuat dinding tembok tergores cukup kasar.

Sebagai solusi, lakukan ampelas dengan gerakan melingkar.

Selain itu, hindari mengampelas tembok di bagian titik tertentu secara berulang.

Terakhir, cara mengampelas tembok yang benar dilakukan dengan tenaga minimal, artinya kamu tak perlu mengeluarkan tenaga yang besar.

Jika dalam perjalanan ampelas jadi tak maksimal, itu tandanya ampelas minta diganti.

Agar optimal, gantilah ampelas secara berkala, ya.

5. Pakai Lampu Penerangan

Proses ampelas dinilai baik bila tembok teramapelas dengan menyeluruh.

Nah, agar tembok terampelas dengan menyeluruh, cobalah pasang lampu agar lebih terang, sehingga kamu bisa mengempelas sudut-sudut tembok lebih baik.

6. Solusi Bila Tembok Masih Kasar

Umpamanya kamu sudah mengampelas seluruh permukaan tembok, tapi dalam proses pengecatan ada bagian tembok yang masih kasar.

Padahal sebelumnya, bagian tembok itu sudah kamu ampelas berulang kali, tapi tak membuahkan hasil maksimal.

Tenang, ada cara yang bisa kamu coba…

Yaitu dengan melakukan plamir tembok, lalu mengampelas bagian tersebut.

Konon, cara di atas cukup ampuh dan bikin tembok kasar jadi lebih halus.

***

Itulah beberapa cara mengamplas tembok yang benar dan bisa dikerjakan oleh diri sendiri.

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Temukan artikel menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kolmas Regency bisa jadi pilihan tepat bila kamu sedang mencari hunian dengan lokasi strategis di Cimahi.

Informasi lebih lanjut, silakan lihat di www.99.co/id dan rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga!




Insan Fazrul

Penulis 99.co Indonesia. Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, melanjutkan karier sebagai penulis lepas yang fokus dengan tema gaya hidup dan sepak bola. Kini, sepenuhnya menulis di Blog 99.co Indonesia dengan banyak membahas seputar properti, khususnya desain rumah.
Follow Me:

Related Posts