Tips & Trik

Jangan Panik! Lakukan Cara Ini untuk Mengatasi Kesetrum Listrik

9 Juni 2019
mengatasi kesetrum listrik
2 menit

Sengatan listrik adalah salah satu kejadian mematikan yang sering terjadi di sekitar rumah. Perlu mengetahui cara mengatasi kesetrum listrik yang tepat agar risikonya bisa diminimalisir.

Kasus kesetrum listrik bukanlah hal sepele karena setiap tahunnya, sekitar 1000 kematian terjadi akibat sengatan listrik.

Tak hanya orang dewasa yang berisiko, namun remaja dan anak-anak pun memiliki risiko kesetrum listrik yang sama besarnya.

Namun, Anda tak perlu panik karena Anda bisa menerapkan cara sederhana berikut ini untuk mengatasi kesetrum listrik.

Penyebab Terjadinya Kesetrum Listrik

Pada dasarnya, kesetrum listrik bisa timbul ketika seseorang mengalami kontak langsung dengan aliran listrik ke dalam tubuhnya.

Beberapa penyebab umum dari kesetrum listrik yaitu:

  • Kontak langsung dengan sumber listrik
  • Kontak dengan alat listrik atau kabel yang tak terlindungi
  • Sambaran listrik dari kabel listrik bertegangan tinggi
  • Kontak langsung dengan mesin atau alat listrik di lingkungan kerja
  • Sambaran petir

Gejala dan Tanda Kesetrum Listrik

Sebetulnya, tak ada tanda atau gejala pasti ketika seseorang kesetrum listrik sehingga tanda dan gejalanya akan bermacam-macam.

Tak heran bila kemudian risiko yang ditimbulkan pun bermacam-macam, tergantung dari organ apa saja yang terpengaruhi oleh arus listrik.

Besar kecilnya kerusakan yang ditimbulkan ketika tersetrum listrik dipengaruhi oleh beberapa hal.

Misalnya, lamanya kontak dengan arus listrik, tipe arus listrik dan kekuatan arus listrik, penyebaran listrik dalam tubuh, serta kondisi kesehatan korban.

Baca Juga:

Waspada Pencurian Listrik. Ini Hal-Hal yang Harus Diketahui

Risiko Kesetrum Listrik Pada Tubuh

mengatasi kesetrum listrik

Perbedaan keadaan dan kondisi ketika tersetrum listrik akan mempengaruhi tingkat risiko yang dirasakan oleh korban kesetrum listrik.

Namun, pada umumnya beberapa hal berikut ini bisa terjadi dalam tubuh ketika kesetrum.

  • Penurunan atau peningkatan tekanan darah ke jantung, kerusakan jantung, gangguan irama jantung, infark koroner, hingga jantung berhenti.
  • Nyeri kepala, pembengkakan otak, gangguan status mental, insomnia, kejang, koma, hingga gangguan sumsum tulang belakang.
  • Kematian otot dan sindrom kompartemen.
  • Dislokasi sendi dan patah tulang
  • Terjadinya luka bakar.
  • Pembentukan gumpalan darah dalam pembuluh, pembekuan darah, pecah pembuluh darah.
  • Penumpukan cairan di paru-paru, trauma jalan napas, cedera otot paru, dan gagal pernapasan.
  • Gangguan elektrolit, gangguan pH tubuh, dan gagal ginjal akut.
  • Peradangan dan pendarahan di bola mata, luka bakar kornea, katarak.
  • Peradangan tulang mastoid, gendang telinga robek, pendengaran berdengung, dan kehilangan pendengaran.
  • Kematian pada janin hingga aborsi spontan.

Cara Mengatasi Kesetrum Listrik

Saat terjadi kesetrum listrik, sebaiknya Anda segera melakukan cara-cara berikut ini sebagai pertolongan pertama dalam mengatasi kesetrum listrik.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda ikuti:

  • Sebisa mungkin langsung matikan sumber arus listrik.
  • Jika tak mungkin langsung mematikan arus listrik, jauhkan, tarik, atau dorong korban dengan alat yang tak menghantarkan listrik.
  • Jangan lupa gunakan alas kaki atau berdirilah di atas bahan yang tak menghantarkan listrik seperti matras karet atau tumpukan kertas.
  • Hubungi petugas medis segera.
  • Setelah korban terlepas dari arus listrik, periksa pernapasan dan denyut jantungnya. Jika ada kejadian buruk, bantulah korban sesuai kemampuan.
  • Tetap jaga korban hingga pertolongan medis tiba.

Larangan Dalam Mengatasi Kesetrum Listrik

Selain langsung melakukan beberapa cara di atas untuk mengatasi kesetrum listrik, ada juga beberapa hal yang dilarang untuk dilakukan.

Beberapa hal berikut ini sangat dilarang untuk dilakukan karena justru akan semakin memperburuk kondisi korban dan membahayakan Anda.

Pastikan beberapa hal berikut ini tidak Anda lakukan saat menolong korban kesetrum listrik, yaitu:

  • Jangan berada di posisi yang terlalu dekat atau berhubungan langsung dengan korban saat tersengat listrik.
  • Jangan menarik atau mendorong korban kesetrum listrik dengan tangan kosong.
  • Jangan pindahkan korban setelah terlepas dari arus listrik, kecuali ada risiko berbahaya seperti kebakaran atau ledakan.

Bila Anda tak merasa mampu menolong dengan tepat, sebaiknya hindari melakukan hal-hal yang justru dapat memperburuk keadaan korban, ya!

Baca Juga:

9 Jenis Alat Listrik yang Ada di Rumah dan Kegunaannya

Semoga tulisan ini bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi dan artikel menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Jangan lupa, kunjungi 99.co/id untuk segala kebutuhan propertimu.

You Might Also Like