Tips & Trik

Cara Mengatur Teman Serumah yang Menyebalkan

3 menit

Mencari teman serumah yang tepat sangat penting jika Anda ingin membagi unit sewaan.  Anda bisa membagi biaya sewa ataupun membersihkan rumah secara bersama-sama dengan adanya teman serumah. Teman serumah juga akan membuat Anda tidak terlalu kesepian selama tinggal di tempat sewaan.

Hanya saja memilih rumah teman serumah ini tidaklah mudah. Anda bisa bersenang-senang bersama saat menemukan teman serumah yang tepat. Hanya saja ada kalanya Anda salah memilih teman serumah dan baru mengetahui tingkah menyebalkannya saat sudah tinggal bersama.

Teman serumah ini membuat hari-hari Anda di tempat sewaan menjadi tidak nyaman. Dia bisa  seenaknya membawa teman-temannya setiap hari sehingga menganggu ketenangan Anda yang sedang beristirahat. Anda juga tidak suka dengan sikapnya yang membuat rumah selalu tampak berantakan.

Tidak semua orang bisa menghadapi teman serumahnya yang bertingkah menyebalkan. Kebanyakan orang lebih memilih membiarkannya. Padahal teman serumah yang seperti ini tidak bisa dibiarkan karena akan membuat Anda makin lama kian sakit hati dan tidak betah tinggal di rumah sewaan. Lantas bagaimana caranya mengatur teman serumah yang menyebalkan?

Berikut beberapa trik supaya Anda dapat mengatur teman serumah Anda supaya lebih menyenangkan.

Buat Kesepakatan

Salah satu penyebab teman serumah Anda bisa bertingkah menyebalkan dan membuat Anda tidak nyaman adalah tidak ada peraturan sejak dini. Lebih baik Anda sudah membuat kesepakatan dengan teman serumah sebelum mulai tinggal dalam satu atap walaupun Anda merasa semua akan baik-baik saja. Pastikan hal-hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dikerjakan. Contohnya adalah masalah privasi. Buat kesepakatan baik Anda ataupun teman Anda tidak boleh sembarangan masuk ke kamar pribadi. Sepakati pula aturan jam malam ataupun batas waktu kunjungan teman.

Kalau Anda sudah terlanjur tinggal dengan teman serumah dan tidak ada kesepakatan yang disepakati saat awal masa sewa, sebaiknya Anda segera menyisihkan waktu untuk mengadakan perjanjian ini. Kalau tidak memungkinkan untuk melakukannya secara tertulis, perjanjian secara lisan juga termasuk berjanji dan harus ditepati semua pihak. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali!

Batasi Kunjungan

Belum tentu Anda dan teman serumah memiliki teman yang sama. Ini yang mungkin saja membuat Anda merasa tidak nyaman ketika sahabat-sahabat dari teman serumah Anda terus berkunjung tiada henti. Dapat dimaklumi kalau Anda akan semakin kesal jika kunjungan mereka hingga larut malam sehingga Anda sulit beristirahat akibat keberisikannya.

Daripada memendam emosi, baiknya Anda dan teman serumah membuat kesepakatan batas kunjungan. Aturlah jumlah orang yang bisa dibawa bermain di properti sewaan. Tentukan pula waktu kunjungan yang tidak akan menganggu istirahat Anda maupun teman serumah Anda. Tentu saja alasan untuk kesepakatan mengenai jam kunjungan dan jumlah teman yang boleh datang ke unit sewaan harus rasional. Contohnya Anda mengajukan usulan tersebut sebab kunjungan pada malam hari akan menganggu waktu tidur dan Anda akan sulit berkonsentrasi mengerjakan tugas.

Komunikasi

Anda tidak bisa terus kesal terhadap sikap teman serumah yang menyebalkan. Anda harus mulai berbicara kepadanya agar dia mau mengubah sikap. Bisa jadi selama ini ia tidak sadar bahwa Anda tidak menyenangi sikap dan perilakunya.

Komunikasi sangat diperlukan dalam membina hubungan baik dengan siapa pun, apalagi dengan teman serumah. Kurangnya komunikasi dapat membuat masalah semakin runyam. Kekesalan Anda pun semakin besar tanpa menemui solusi. Lebih baik ungkapkan apa yang Anda rasakan agar teman serumah bisa berintrospeksi.

Berkomunikasi langsung kepada teman serumah Anda akan lebih baik dibandingkan Anda menyampaikan keluhan tersebut kepada orang lain. Membicarakan tingkah menyebalkan Anda ke banyak pihak hanya membuat situasi lebih buruk. Tindakan tersebut bisa saja membuat teman serumah menjadi tersinggung dan hubungan Anda semakin renggang.

Kendalikan Emosi

Anda harus bisa mengendalikan emosi meskipun kesal dengan perilaku teman serumah yang menyebalkan. Lebih baik Anda menghindari teman serumah jika sedang dalam keadaan marah karena Anda tidak akan bisa berbicara baik-baik dan mencari solusi yang tepat jika emosi sedang tidak stabil. Bagaimanapun, dia adalah teman serumah Anda sehingga perlu dibina hubungan yang baik. Berdebat dalam kondisi marah bisa membuat teman serumah Anda tidak suka dan terjadi salah paham. Bisa lebih parah jika teman serumah Anda salah mengartikan amarah Anda dan makin bersikap menyebalkan sebagai bentuk protes.

Pisah Rumah

Langkah terakhir yang dapat Anda ambil untuk menghadapi teman serumah yang menyebalkan adalah pisah rumah. Keputusan ini bisa Anda ambil jika sudah tercapai kesepakatan dengan teman serumah. Dia juga tidak bisa diajak berkomunikasi untuk memperbaiki perilakunya.

Tinggal serumah dengan orang yang menyebalkan akan membuat hari-hari Anda tidak nyaman. Produktivitas dan istirahat Anda juga bisa tidak maksimal karena selalu diliputi emosi. Jadi lebih baik, carilah tempat tinggal baru dan temukan teman serumah yang lebih tepat.

Mempunyai teman serumah yang menyebalkan tidaklah mudah. Namun, meskipun tingkah teman serumah Anda menyebalkan, Anda harus tetap menghormati teman serumah tersebut. Jangan sampai dia juga memandang diri Anda sebagai pribadi yang tidak menyenangkan sebab Anda tidak menghargainya. Memang tinggal dengan orang lain tidaklah mudah, namun dengan tips-tips diatas, semoga Anda tidak perlu repot melakukan tips yang terakhir. Kalau pun Anda memutuskan untuk pisah rumah, Anda pun sebaiknya tetap menjalin komunikasi yang baik dengan teman Anda. Bagaimanapun, dia adalah teman yang mungkin Anda akan perlukan di masa depan. 

99.co Indonesia

Blog 99.co Indonesia | Ulasan & Berita Seputar Properti Menyuguhkan berita terkini dan artikel seputar properti. Pengemasan eksklusif dengan konten menarik.

Related Posts