Rumah Tips & Trik

7 Cara Mengawetkan Bunga agar Awet dan Tetap Segar. Mudah Dilakukan!

3 menit

Menambahkan unsur alam seperti bunga pada interior memang bisa meningkatkan keasrian di dalam rumah. Namun sayangnya, bunga segar akan cepat layu dan tidak awet dalam beberapa hari saja. Untuk itu, mengetahui cara mengawetkan bunga merupakan pilihan terbaik agar elemen alam tersebut bisa awet untuk dihadirkan di rumah.

Menghias pekarangan atau isi rumah menggunakan elemen alam seperti bunga bukanlah hal yang baru.

Malahan, semakin ke sini, tren mengoleksi bunga hias sebagai ornamen dekorasi rumah semakin populer.

Pasalnya, selain bisa merangkap sebagai hobi, ornamen alam tersebut juga dapat dengan mudah menghidupkan suasana rumah secara sekaligus.

Memiliki bentuk yang unik dan berwarna-warni merupakan daya tariknya yang bisa memikat banyak orang.

Akan tetapi, menghadirkan bunga segar yang diletakkan di dalam vas berisi air bisa menjadi layu dalam waktu beberapa hari ke depan.

Nah, bila ingin mempertahankan keindahan bunga tersebut, kamu harus mencari cara untuk mengawetkannya.

Agar tidak layu dan bisa disimpan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, bunga harus diawetkan dengan bahan-bahan khusus.

Berikut ini 99.co Indonesia hadirkan informasi lengkap mengenai cara mengawetkan bunga yang bisa kamu simak dalam uraian di bawah ini!

7 Cara Mengawetkan Bunga agar Awet dan Tetap Segar

1. Hairspray

bunga kering

Perlu diketahui, bunga segar yang disimpan dalam vas yang berisi air biasanya mencapai 3-5 hari saja.

Dengan begitu, untuk mengawetkannya kamu bisa menggunakan hairspray, Sahabat 99.

Adapun langkah-langkah penggunaannya adalah sebagai berikut:

  • Letakkan bunga secara tegak.
  • Kemudian, semprotkan hairspray pada kelopak bunga dengan jarak beberapa sentimeter dan jangan terlalu dekat karena bahan kimia pada hairspray dapat merusak bunga.
  • Gantung bunga di tempat yang berangin agar sisa hairspray-nya dapat mengering.

2. Gliserin

Gliserin merupakan salah satu bahan yang paling populer dan dikenal bisa menjadi bahan pengawet bunga.

Ya, bahan kimia ini dapat menyerap kelembapan di dalam bunga untuk mencegah terjadinya pembusukan.

Cara mengawetkan bunga dengan gliserin cukup praktis, kamu hanya perlu melakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Potong bunga segar agar ukurannya menjadi 15 cm (lebih panjang lebih baik).
  • Ketuk ujung batang bunga dengan palu untuk memaksimalkan bunga dalam menyerap gliserin.
  • Buat larutan air dengan gliserin (perbandingan air 2:1 gliserin), kemudian rebus larutan ini sampai gliserin tercampur dengan air.
  • Tambahkan larutan gliserin pada wadah dan tunggu sampai larutan tersebut agak dingin.
  • Rendam batang bunga di dalam larutan gliserin, setidaknya 6 inch dari bagian tangkai terendam gliserin.
  • Tambahkan larutan gliserin jika berkurang karena diserap bunga.
  • Setelah merendamnya selama 6 minggu, gantung bunga secara terbalik agar kelopak bunga dapat menyerap gliserin.

3. Air Soda

bunga

Bila kamu sulit mencari bahan-bahan kimia di atas, kamu bisa kok gunakan bahan alternatif ini.

Dengan catatan, air soda yang digunakan adalah soda putih yang bening, bukan air soda yang sudah ditambahkan perasa dan pewarna.

Namun perlu diingat, kamu hanya perlu merendam tangkainya saja, bukan kelopak bunganya, ya.

4. Metode Pengeringan Bunga Menggunakan Microwave

Cara mengawetkan bunga sejatinya bisa dilakukan dengan menggunakan microwave.

Pengeringan ini bisa dilakukan pada bunga mawar, bunga krisan, atau jenis-jenis bunga lainnya yang memiliki kelopak bunga yang indah.

Berikut 99.co Indonesia hadirkan cara mengawetkan bunga dengan microwave untukmu:

  • Ikat batang bunga dengan menggunakan kawat secara spiral.
  • Masukkan bunga yang akan dikeringkan ke dalam bahan penyerap lembap, seperti gel silika, cat litter, atau penampung urine dan kotoran kucing.
  • Letakkan secangkir air di dalam microwave (fungsi air untuk mencegah suhu di dalam microwave jadi memanas dan membakar bunga).
  • Masukkan bunga bersama bahan penyerap kelembapannya ke dalam microwave dan panaskan dengan suhu rendah selama 2 menit.
  • Keluarkan bunga dari dalam microwave dan biarkan di suhu ruang selama 1×24 jam untuk mendinginkan bunga.
  • Bersihkan sisa-sisa gel silika yang masih menempel di kelopak bunga.

5. Gula

bunga mawar kering

Bahan pengawet bunga selanjutnya adalah gula.

Gula dapat membuat bunga bertahan lebih lama, terutama bagi bunga mawar.

Bisa dibilang, gula merupakan pupuk alami meskipun jika dipakai berkali-kali bisa menimbulkan jamur pada bunga.

Adapun cara menggunakan gula sebagai pengawet bunga alami adalah tambahkan ¼ sendok teh gula ke dalam vas berisi air dan bunga.

Bila ingin mengganti air bunga, ganti saja dan tambahkan lagi ¼ sendok teh gula ke dalam vas tersebut.

6. Pemutih

Selain gula, kamu juga bisa memanfaatkan sedikit pemutih pakaian untuk mengawetkan bunga, lo.

Cara pengerjaannya hanya menambahkan ¼ sendok teh pemutih ke dalam vas berisi air dan bunga, Sahabat 99.

7. Cuka

bunga kuning

Satu lagi bahan alami yang dapat mengawetkan bunga, yakni cuka.

Konon, cuka dapat membunuh bakteri yang menyebabkan pembusukan pada bunga.

Akan tetapi, dalam memberi cuka sebaiknya tidak terlalu banyak agar bunga tidak layu.

Cara melakukannya, tambahkan ¼ sendok teh cuka ke dalam vas berisi air dan bunga.

Kamu bisa mengganti air di dalam vas setelah beberapa hari dan kembali menambahkan cuka ke dalamnya, ya.

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Medan Satria?

Cek saja pilihannya hanya di 99.co/id.

Gadis Saktika

Sempat jadi jurnalis politik dan sekarang menulis konten di 99.co Indonesia. Berpengalaman menjadi fans KPOP dan sekarang sedang bersenang-senang menjadi NCTzen. Who's with me?

Related Posts