Keuangan Tips & Trik

5 Cara Mengelola Keuangan yang Tepat Sesuai Tipe Kepribadian Finansial

3 menit

Cara mengelola keuangan akan lebih tepat jika disesuaikan dengan tipe kepribadian. Sudah tahu apa saja kelompok kepribadian dalam mengelola keuangan? Cari tahu selengkapnya di artikel ini!

Ada banyak manfaat jika Anda mampu mengelola keuangan dengan baik, salah satunya hidup terasa lebih hemat dan teratur.

Selain itu, dengan pengelolaan yang tepat Anda jadi lebih leluasa mengeluarkan uang karena sudah memiliki perencanaan.

Tetapi, tiap orang memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda-beda.

Itu berarti terdapat perbedaan dalam mengelola keuangan yang sesuai dengan kepribadian.

Menurut pakar keuangan, Ray Linder dilihat dari segi finansial terdapat 16 profil kepribadian.

Kemudian dari ke-16 kepribadian ini, diklasifikasikan lagi secara singkat menjadi 4 kelompok.

Masing-masing kepribadian menunjukkan tentang bagaimana cara orang tersebut dalam menyikapi dan mengatur finansial.

4 Tipe Kepribadian dalam Cara Mengelola Keuangan

1. Cara Mengelola Keuangan Si Perencana

cara mengatur keuangan

The planner alias si perencana adalah tipe kepribadian yang dikenal sangat cermat.

Orang-orang tipe ini juga dianggap cocok menjadi pengelola investasi jangka panjang.

Tak hanya bagi orang lain, kelompok kepribadian planner juga mampu mengatur keuangan pribadinya.

Hal ini membuat kebutuhannya di masa mendatang dapat tercukupi.

Mereka juga sangat jeli dan disiplin dalam berinvestasi jangka panjang

Sayangnya, para pemilik kepribadian planner kadang kurang andal untuk investasi jangka pendek.

Sebab, orang-orang planner secara alamiah memang sepenuhnya berpikiran dan mengawasi investasi jangka panjang.

2. Tipe Kepribadian Si Pemain

Sesuai namanya, the player alias si pemain adalah tipe kepribadian finansial yang memiliki kecenderungan bermain-main dengan uangnya.

Menurut Ray Linder, si pemain juga dikenal dengan sebutan kompulsif.

Mereka adalah orang-orang yang cenderung gemar untuk menghabiskan uang dan konsumtif.

Mereka juga kerap tidak peduli soal risiko keuangan yang bisa mereka hadapi.

Baca Juga:

8 Cara Mengatur Keuangan Keluarga. Supaya Bisa Beli Rumah!

3. Cara Mengelola Keuangan Tipe Pelindung

cara mengatur keuangan

Tipe pelindung atau the protector adalah tipe kepribadian yang sangat berhati-hati.

Mereka juga sangat melindungi uang yang dimilikinya.

Orang-orang dengan tipe ini cenderung tidak memiliki risiko atau masalah finansial yang berarti.

Keuangan masa depan juga sudah dipersiapkan dengan matang.

Mereka sudah menyiapkan dana pensiun dari pekerjaan.

Orang dengan tipe ini juga cenderung pasif berbelanja, meski sedang ada merk yang sedang booming, mereka tidak tergoda untuk membeli.

Mereka tidak akan mau membelanjakan uangnya untuk hal-hal yang tidak begitu mereka butuhkan.

Sekilas, kepribadian ini nampak sempurna, namun mereka juga memiliki sisi negatif.

Karena merasa kondisi keuangan sudah aman, mereka jarang ada yang tertarik berinvestasi.

Padahal investasi bisa jadi menguntungkan secara finansial.

4. Tipe Kepribadian Penggembira

Pengembira atau the pleaser adalah orang yang sangat royal dalam berbelanja dan tidak ragu untuk menggunakan uangnya.

Mereka gemar mentraktir teman-temannya sesama sosialita.

Dari segi kepribadian, pakar keuangan mengkategorikan tipe ini menjadi dua tipe.

Pertama mereka adalah orang yang hobi berbelanja untuk orang lain sebagai bagian dari status sosial.

Kedua, tipe penggembira yang cenderung menggunakan uangnya untuk kesenangan diri sendiri.

Kedua tipe dari the pleaser ini memiliki sisi positif dan negatif.

Pemilik kepribadian ini harus memahami kepribadian dan kekurangan tersebut agar dapat mengelola keuangannya dengan baik.

Baca Juga:

7 Tips Mengelola Keuangan bagi Generasi Sandwich & Cara Memutuskan Rantainya

Cara Mengelola Keuangan Sesuai Tipe Kepribadian

cara mengatur keuangan

1. Batasi Pengeluaran bagi si Pengembira dan si Pemain

Untuk tipe the pleaser dan the player sangat disarankan untuk mulai membatasi pengeluaran,

Dengan membiasakan diri membatasi pengeluaran, maka risiko membelanjakan uang untuk hal yang tidak terlalu penting bisa dikendalikan.

Sehingga uang bisa disimpan dan dibelanjakan untuk keperluan lain yang lebih penting dan mendesak.

2. Coba untuk Berinvestasi untuk Tipe Protektif

Tipe protektif cenderung mengamankan uang yang dimilikinya.

Meski terlihat ideal, namun mereka juga memiliki sisi negatif.

Ada kemungkinan pertumbuhan finansial mereka sangat kecil.

Hal ini disebabkan mereka tidak mau atau terlalu takut melakukan investasi.

Jadi, tidak ada salahnya untuk mulai mencoba satu investasi dengan risiko minimal, dengan harapan akan tercipta lebih banyak sumber pemasukan.

3. Menekan Belanja Seputar Gaya Hidup untuk Tipe Pleaser

Kecenderungan untuk berbelanja segala hal untuk memenuhi keinginan bergaya hidup dapat membahayakan finansial pribadi.

Sebaiknya, tipe kepribadian ini belajar untuk menekan belanja dan mulai membeli kebutuhan pokok saja.

Tapi bukan berari Anda jadi bersikap pelit ya.

4. Merancang Perencanaan dan Mencatat Keuangan seperti Tipe Perencana

Tipe perencana memang memiliki kemampuan perencanaan secara alamiah.

Banyak dari tipe ini rutin membuat rencana belanja bulanan secara terperinci.

Tipe kepribadian lain, dapat mencontoh kebiasaan tipe perencana untuk membuat perencanaan keuangan yang baik.

5. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Semua tipe kepribadian memiliki kelebihan serta kekurangan yang harus disyukuri dan dipahami dengan baik.

Hal terpenting dalam pengelolaan keuangan adalah mendahulukan kebutuhan pokok terlebih dahulu.

Prioritaskan kebutuhan yang bersifat penting dan darurat sebelum memenuhi kebutuhan lainnya.

***

Selamat mencoba tips ini, Sahabat 99.co Indonesia.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

Jangan lupa kunjungi 99.co Indonesia untuk membaca kumpulan berita properti lainnya.

Miliki juga properti impian hanya di 99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves scandinavian design
Follow Me:

Related Posts