Keuangan, Tips & Trik

Tidak Boros Tapi Uang Selalu Habis? Berikut Cara Menghemat Uang Bulanan yang Efektif!

11 Februari 2020
cara menghemat uang
2 menit

Anda mungkin sering bertanya-tanya, mengapa uang selalu habis padahal tidak membeli apapun. Lalu mulai mencari-cari cara menghemat uang bulanan yang efektif untuk bulan berikutnya. Namun lagi-lagi, uang Anda habis begitu saja..

Ada banyak kebiasaan kecil yang tanpa disadari justru membuat kita boros.

Biaya-biaya remeh ini dikeluarkan tanpa berpikir panjang, namun akhirnya mengacaukan kondisi keuangan.

Agar cara menghemat uang efektif, Anda harus mengurangi atau bahkan menghentikan pengeluaran untuk biaya-biaya tersebut.

Cara Menghemat Uang Bulanan yang Efektif

Biaya-biaya kecil yang sering kita keluarkan sehari-hari adalah bagian dari gaya hidup.

Menurut David Bach, penulis keuangan asal Amerika, biaya-biaya ini merupakan Latte Factor.

Kebiasaan-kebiasaan yang dianggap kecil dalam kehidupan sehari-hari dan tanpa disadari menghasilkan pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu.

1. Hentikan Penggunaan Transportasi Online

Salah satu cara menghemat uang yang bisa Anda lakukan, adalah berhenti menggunakan transportasi online.

Menggunaan armada online memang lebih mudah dan ‘terkesan’ murah dengan diskon promo yang ditawarkan.

Padahal jika dikalkulasikan, jumlah biaya yang dikeluarkan sangat besar.

Terlebih bila dibandingkan dengan transportasi umum seperti angkot, bus kota, atau mungkin KRL di ibukota.

Contohnya, Anda pergi dan pulang kantor setiap hari menggunakan armada online.

Katakanlah biaya sekali perjanan adalah Rp15 ribu, maka dalam sehari Anda mengeluarkan Rp30 ribu.

Apabila dalam sebulan minimal Anda bekerja sebanyak 22 hari, maka biaya yang dikeluarkan menjadi Rp660 ribu.

Biaya tersebut belum ditambah dengan perjalanan lainnya yang mungkin Anda lakukan di luar jam kerja.

Baca Juga:

Kakeibo, Cara Menghemat Uang ala Jepang yang Bikin Cepat Kaya. Pelajari, Yuk!

2. Kurangi Rutinitas ‘Ngopi’ dan Nongkrong

Bagi penikmat kopi, sehari tanpa secangkir kopi mungkin akan terasa berat.

Meski berat, tidak ada salahnya berpikir ulang mengenai rutinitas satu ini.

Apalagi bila Anda tebiasa menikmati kopi di kafe atau kedai kopi.

Rata-rata harga segelas kopi di kafe mulai dari Rp15 ribu hingga Rp50 ribu bahkan lebih.

cara menghemat uang

Jika hanya sesekali dilakukan memang tidak masalah, namun bila ini sudah menjadi rutinitas maka bersiaplah kantong Anda jebol.

Anggap saja Anda membeli kopi seharga Rp20 ribu setiap hari saat Anda bekerja, maka dalam seminggu biaya yang dikeluarkan adalah Rp100 ribu.

Jika dilakukan terus menerus selama sebulan akan mencapai Rp400 ribu.

Kemudian bila sepulang ngantor dan hari libur ada agenda rutin nongkrong bersama rekan kerja, uang Anda bisa habis hingga Rp1 juta hanya untuk ngopi dan nongkrong.

Bila memang sudah ketagihan, lebih baik Anda meracik kopi sendiri agar hemat.

3. Kebiasaan Merokok yang Menghambat Cara Menghemat Uang

Merokok adalah kebiasaan yang sudah mendarah daging di masyarakat Indonesia.

Meski bisa dibilang manfaatnya hanyalah kepuasaan semu belaka.

Harga rokok bervariatif, mulai dari belasan ribu hingga di atas Rp22 ribu per bungkus.

Jika sehari menghabiskan satu bungkus rokok dengan harga Rp22 ribu, maka dalam sebulan Anda menghabiskan Rp660 ribu untuk rokok.

Tak jarang pula ada yang merasa sebungkus rokok tidaklah cukup untuk sehari.

Bila sudah begini, wajar saja bukan uang Anda cepat habis?

4. Membeli Air Mineral Kemasan

Faktor satu ini memang tampak sangat sepele.

Apalah artinya sebotol air mineral? Mungkin itu yang ada di benak Anda.

Namun coba pertimbangkan baik-baik, bila Anda melakukannya setiap hari…

cara menghemat uang

maka jumlahnya bisa mencapai ratusan ribu.

Apalagi kebutuhan air kita dalam sehari, minimal dua liter.

Lebih baik hilangkan kebiasaan ini dan rajin-rajinlah membawa minum dari rumah.

5. Cara Menghemat Uang dengan Mengurangi Jajan

Sesekali memanjakan lidah memang perlu, asal jangan sampai ini menjadi kebiasaan yang justru membuat Anda boros.

Pengeluaran yang diperlukan untuk makanan pokok saja sudah relatif besar, rata-rata 30% dari pendapatan dengan penghasilan standar.

Jika ditambah dengan jajan aneka makanan ringan di luar sana, tentu pengeluaran akan semakin besar.

Terlebih kita sering kalap membeli beragam jenis jajanan karena merasa harganya murah.

Baca Juga:

Ini 11 Pilihan Aplikasi Jual Beli Emas Online Terpercaya untuk Memulai Investasi!

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat ya, sahabat 99!

Jangan lupa kunjungi situs berita properti Blog 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian Anda di 99.co/id!

You Might Also Like