Rumah Tips & Trik

Cara Menghitung Kebutuhan Pasir untuk Lantai Rumah. Jangan sampai Beli Kebanyakan!

3 menit

Tidak hanya keramik yang bagus, kamu juga harus membeli material pasir untuk membuat lantai yang sempurna. Yuk, pelajari cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai rumah di bawah ini!

Kamu sedang merenovasi rumah terutama pada bagian lantai?

Kira-kira, material apa saja nih yang sudah kamu siapkan untuk membangun ulang lantai rumah?

Menyiapkan semen dan keramik berkualitas memang hal yang penting agar lantai rumah kokoh dan terlihat menawan.

Namun, jangan lupa juga bahwa kamu harus memperhitungkan material pasir sebagai landasan untuk lantai kamu, ya!

Lalu, kira-kira berapa m³ pasir yang harus dibeli untuk membuat lantai?

Nah, kali ini 99.co Indonesia akan membahas mengenai cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai rumah.

Yuk, pelajari rumus berikut ini bersama-sama!

Cara Menghitung Kebutuhan Pasir untuk Lantai Rumah. Butuh Berapa Banyak?

1. Lantai Cor

cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai beton

sumber: thundercrete.com.au

Lantai cor biasanya digunakan pada area teras dan carport.

Melansir situs ahlikuli.com, cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai cor adalah dengan mengkalikan volume beton dengan koefisien pasir.

Koefisien pasir yang akan digunakan pun tergantung pada mutu beton yang digunakan.

Berikut adalah daftar tabel mutu beton dan koefisien pasir yang benar:

Mutu Beton Koefisien Pasir
7.4MPa (K100) 869
9.8MPa (K125) 828
12.2MPa (K150) 799
14.5MPa (K175) 760
16.9MPa (K200) 731
19.3MPa (K225) 698
21.7MPa (K250) 692
24.0MPa (K275) 684
26.4MPa (K300) 681
28.8MPa (K325) 670
31.2MPa (K350) 667

Untuk memahami rumus penghitungannya, yuk kita perhatikan contoh soal berikut ini!

Contoh kasus:

Pak Budi hendak mengecor area car port rumah dengan menggunakan beton 9.8 K125 dengan volume 20 m³.

Lalu, berapakah volume pasir yang dibutuhkan?

Jawaban:

Kebutuhan Pasir = Volume beton x Koefisien pasir
= 20 x 828
= 16.560 kg

Konversi ke satuan kubik = 16.560 : 1400
= 11,8 m³

Jadi, Pak Budi membutuhkan 11,8 m³ pasir untuk kebutuhan konstruksi car port miliknya.




2. Lantai Bagian dalam Rumah

cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai dalam rumah

sumber: citinews.id

Untuk menghitung kebutuhan pasir, biasanya tukang menggunakan patokan standar, yaitu 0,045 m pasir per m².

Mengutip dari pengadaan.web.id, berikut adalah cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai dalam rumah:

Kebutuhan pasir = 0,045 x luas lantai

Supaya bisa memahami rumus tersebut, kita simak contoh kasus berikut ini, yuk!

Contoh kasus:

Rudi hendak menyemen lantai rumah seluas 36 m². Lalu, berapakah volume pasir yang harus dia beli di toko material bangunan?

Jawaban:

Kebutuhan pasir = 0,045 x 36
= 1,62 m³

Jadi, pasir yang harus dibeli Rudi untuk memenuhi kebutuhan konstruksi rumah adalah sebanyak 1,62 m³.

Cara Menghitung Kebutuhan Semen untuk Lantai

Sebenarnya, cara menghitung kebutuhan semen tidak jauh berbeda dengan cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai.

Untuk menghitungnya, kita memerlukan angka koefisien yang menjadi standar para tukang sebagai patokan penghitungan.

Biasanya, angka koefisien yang digunakan adalah 10 kg semen per m².

Sementara, rumus menghitung kebutuhan semen adalah sebagai berikut:

Kebutuhan semen = 10 kg/m² x luas area

Supaya lebih jelas, mari kita lihat contoh kasus di bawah ini!

Contoh kasus:

Untuk membangun lantai di rumah Rudi yang berukuran 36 m², berapa banyak semen yang diperlukan?

Jawaban:

Kebutuhan semen = 10 x 36
= 360 kg

Jadi, Rudi membutuhkan 360 kg semen untuk membuat lantai rumah.

Jika satu sak semen berisi 50 kg semen, berarti Rudi harus membeli tujuh sampai delapan sak semen.

Menghitung Kebutuhan Keramik

memasang lantai vinyl

Setelah menghitung kebutuhan pasir dan semen, terakhir yang harus kamu lakukan adalah menghitung kebutuhan keramik.

Untuk menghitungnya, kita perlu membagi luas ruangan dengan luas setiap lembar keramik lantai.

Berikut adalah rumus menghitung kebutuhan keramik:

Kebutuhan keramik = Luas area : Luas satu lembar keramik (dalam m²)

Perhatikanlah contoh kasus berikut untuk lebih memahami rumus di atas!

Contoh kasus:

Di rumah seluas 36 m² tersebut, Rudi hendak memasang keramik berukuran 30 cm x 30 cm (0,3 m x 0,3 m).

Jika satu dus keramik dapat menampung 11 lembar keramik, berapa dus keramik yang harus dibeli oleh Rudi?

Jawaban:

Kebutuhan keramik = 36 : (0,3 x 0,3)
= 36 : 0,09
= 400 lembar keramik

Jadi, Rudi membutuhkan 400 lembar keramik untuk menutupi keseluruhan lantai rumahnya.

Jumlah dus keramik yang dibeli = 400 : 11
= 36,3 (dibulatkan ke atas menjadi 37)

Dengan perhitungan di atas, Rudi perlu membeli 37 dus keramik untuk kebutuhan lantai rumahnya.

***

Itulah cara menghitung kebutuhan pasir untuk lantai rumah.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99, ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di portal Berita 99.co Indonesia.

Jika sedang mencari rumah di Bandung, bisa jadi Btari Summarecon adalah jawabannya.

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!




Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts