Berita Ragam

Catat! Ini Biaya Balik Nama Motor Terbaru 2020 dan Tahap Demi Tahap Cara Mengurusnya. Ayo Buruan Urus!

3 menit

Kamu masih bingung bagaimana prosedur mengurus balik nama motor dan jumlah yang harus dikeluarkan untuk biaya balik nama motor tersebut? Jangan khawatir, karena kamu bisa ikuti langkah-langkahnya di artikel ini. Disimak, ya.

Sahabat 99, mengurus balik nama motor sangat penting dilakukan jika kita membeli motor bekas.

Proses penggantian nama pemilik tersebut untuk memudahkan kamu saat mengurus perpanjang STNK atau penggantian plat nomor.

Bayangkan jika hal itu tidak dilakukan, maka kamu akan cukup kerepotan lantaran harus meminjam KTP pemilik sebelumnya.

Artinya, balik nama kendaraan bermotor ini sebagai pengalihan kepemilikan kendaraan bermotor dari pemilik pertama ke tangan kedua.

Nantinya, pada STNK dan BPKB tersebut akan tertera nama kamu sebagai pemilik baru kendaraan tersebut.

Nah, yang harus diperhatikan adalah bahwa mengurus dan mengetahui bea balik nama motor akan dikenakan biaya.

Ini terbagi menjadi dua yaitu STNK dan BPKB yang harus dilakukan masing-masing di kantor Samsat dan Polda.

Syarat-syarat Pengurusan Balik Nama

Sebelumnya, kamu juga harus tahu apa saja sih syarat-syarat dalam pengurusan balik nama motor.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut syarat-syaratnya:

  • STNK asli dan fotokopi sebanyak 2 sampai 3 lembar
  • KTP asli dan fotokopi pemilik motor lama dan baru sebanyak 4 lembar
  • BPKB asli dan fotokopi sebanyak 2 hingga 3 lembar
  • Kwitansi jual beli motor yang sah
  • Meterai Rp6.000
  • Berkas cek fisik motor dari Samsat

Biaya Balik Nama Motor

biaya balik nama motor

sumber: bukapalak.com

Sahabat 99, untuk memperkirakan berapa biaya pajak yang harus kamu bayar nanti maka kamu bisa melihatnya di STNK kendaraan tersebut.

Dikutip bprd.jakarta.go.id, berikut perkiraan biaya pajak yang harus kamu keluarkan saat ingin balik nama motor di wilayah tersebut.

1. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)

Dikutip Lifepal, biaya balik nama motor atau BBN KB untuk kendaraan off the road atau motor baru sebesar 10 persen, sedangkan untuk motor bekas yaitu 2/3 dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Untuk mendapatkan total biaya BBN KB ini mengacu pada besarnya PKB di tahun sebelumnya.

Rumusnya yaitu BBN KB = 2/3 x PKB.

Jadi kalau biaya PKB sebesar Rp300.000, maka biaya yang harus dikeluarkan adalah sebesar Rp 2/3 x Rp300.000 = Rp200.000.

2. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)

Biaya PKB ini terdapat pada kolom di STNK dan biayanya pun tidak berubah dari tahun sebelumnya.

Bahkan, seringkali justru cenderung turun tergantung dari usia kendaraannya.

Jadi untuk biaya yang satu ini kamu bisa melihatnya dari STNK dan menjadi patokan untuk biaya yang akan kamu keluarkan.

3. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLLJ)

Biaya balik nama motor SWDKLLJ ini sebesar Rp35 ribu untuk kendaraan roda dua di bawah 250 cc dan ditangani oleh Jasa Raharja.

4. Biaya Administrasi STNK

Kamu juga akan dikenakan biaya administrasi STNK untuk kendaraan sepeda motor yaitu sebesar Rp25.000

5. Biaya Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB)

Untuk biaya balik nama motor administrasi TNKB ini kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp60.000.

6. Biaya Pendaftaran

Untuk balik nama motor juga akan dikenakan biaya tambahan buat pendaftaran.

Besaran biayanya tergantung pada Samsat masing-masing, akan tetapi berkisar antara Rp75.000–Rp100.000.

7. Biaya di Luar Pajak

Ada biaya lain di luar pajak yang juga harus kamu keluarkan untuk balik nama motor.

Biaya tersebut berupa pengesahan hasil cek fisik senilai Rp30.000.

Contoh Perhitungan Bea Balik Nama

contoh bea balik nama motor

sumber: carmudi.co.id

Nah, setelah mengetahui nilai bea balik nama kendaraan bermotor maka berikut contoh perhitungan perkiraan biayanya.

Jenis

Biaya

Biaya PKB yang tercantum di STNK Rp300.000
BBN KB (2/3 x PKB) Rp200.000
Biaya SWDKLLJ Rp35.000
Biaya Adm STNK Rp25.000
Biaya Adm TNKB Rp60.000
Biaya pendaftaran Rp75.000

Maka total biaya yang harus kamu keluarkan untuk biaya pajak balik nama motor sekaligus perpanjang STNK sebesar Rp695.000

Akan tetapi, biaya tersebut belum termasuk denda jika ada keterlambatan.

Namun, sejumlah wilayah menggratiskan biaya tersebut di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Maka, kamu bisa mengurusnya dari sekarang, ya.

Baca Juga:

Penting! Beginilah Prosedur dan Biaya Balik Nama Rumah di PPAT

Cara Mengurus Balik Nama Motor

cara mengurus balik nama motor

sumber: aturduit.com

Sahabat 99, setelah mengetahui kisaran biayanya maka berikut ini adalah prosedur saat mengurus balik nama motor.

Pastikan bahwa semua berkas sudah disiapkan dengan baik, ya.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Datang Kantor Samsat sesuai domilisi.
  • Lakukan cek fisik kendaraan.
  • Mengisi formulir balik nama yang didapat dari loket pendaftaran balik nama.
  • Serahkan formulir dengan melampirkan syarat-syarat yang dibutuhkan.
  • Petugas akan memberikan tanda terima bahwa berkas sedang dalam proses.
  • Tunggu dan lanjut ke tahapan selanjutnya beberapa hari sesuai waktu yang ditentukan.
  • Tahapan selanjutnya adalah pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
  • Tunggu sampai STNK balik nama selesai.
  • Setelah menerima STNK yang telah balik nama, cek semuanya dengan baik.
  • Setelah itu, sambangi Polda untuk proses pengurusan BPKB.
  • Membayar BBN motor.
  • Mengambil BPKB terbaru.

Baca Juga:

4 Cara Cek Pajak Kendaraan Online dengan Satu Klik | Buruan Cek Sebelum Terkena Denda!

Demikianlah biaya balik nama motor dan prosedur mengurusnya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Simak terus tulisan informatif lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Jangan lupa, cari properti idamanmu hanya di www.99.co/id.

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts