Berita Berita Properti

Cara Mengurus IMB untuk Renovasi Rumah | Ternyata Begini Aturannya!

2 menit

Banyak orang beranggapan IMB hanya diperlukan saat membangun rumah baru, padahal IMB juga dibutuhkan ketika renovasi rumah, lo! Simak cara mengurus IMB untuk renovasi rumah di sini!

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) harus sesuai dengan keadaan atau kondisi fisik rumah tersebut.

Jika tidak sesuai, bisa jadi kamu mengalami kesulitan ketika ingin menjual rumah karena calon pembeli tidak ingin memakai IMB yang tidak sesuai dengan kondisi fisik rumah.

IMB yang tidak diurus juga membuat PBB rumah jadi tidak sesuai dengan data rumah.

Jadi bagaimana cara untuk mengurus IMB untuk renovasi rumah?

Yuk, simak caranya di bawah ini!

Syarat Permohonan IMB

contoh imb rumah tinggal

Sumber: bni.co.id

Berikut adalah dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk pembuatan IMB:

  • Bukti kepemilikan tanah seperti sertifikat tanah, girik, atau surat pernyataan bebas sengketa dari kelurahan.
  • Data pemilik bangunan berupa KTP dan NPWP.
  • Fotokopi Sertifikat Hak Milik.
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB) terakhir.
  • Surat Ketetapan Rencana Kota dari Dinas Tata Kota.
  • Fotokopi IMB sebelum renovasi.
  • Surat Kuasa (jika dikuasakan).
  • Gambar rencana bangunan seperti denah, tampak muka, samping, dan belakang dengan rincian dicetak dalam kertas A3, gambar berskala 1:100 atau 1:200, diberi kop gambar.
  • Dibeberapa daerah juga dibutuhkan surat persetujuan tetangga kanan-kiri jika hendak menambah tingkat rumah ketika merenovasi.

Apakah Perlu Mengajukan Surat Izin Renovasi Rumah?

imb rumah direnovasi

Tidak semua renovasi pada rumah membutuhkan IMB.

IMB untuk renovasi rumah dibutuhkan hanya jika renovasi sudah sampai pada tahap mengubah lay-out ruang.

Beberapa contoh renovasi yang membutuhkan IMB diantaranya adalah mengubah kamar tidur menjadi ruang keluarga atau membongkar tembok untuk memperluas ruangan.

Selain itu, menambah luas ruangan baik ke samping atau ke atas dan juga merubah fasad rumah membutuhkan IMB.

Renovasi selain renovasi yang sudah disebutkan, seperti mengecat ulang, mengganti genting, atau pembangunan septic tank dan saluran air tidak perlu memiliki IMB.

Di Mana Mengurus IMB untuk Renovasi Rumah?

Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB untuk renovasi rumah dapat kamu lakukan ke Dinas Pekerjaan Umum setempat atau Dinas Tata Kota setempat.

Selanjutnya kamu tinggal mengikuti tahapan mengurus IMB yang ada di bawah ini:

  • Menyerahkan dokumen persyaratan pengurusan IMB.
  • Petugas mengecek kondisi fisik rumah untuk memastikan dokumen.
  • Membayar loket jika terjadi masalah pada dokumen.
  • Membeli papan IMB di loket untuk disimpan di rumah yang sedang direnovasi.
  • IMB akan kamu dapatkan dua minggu setelah pembayaran.

Biaya pengurusan atau retribusi IMB berbeda tergantung dengan daerah tempat tinggalmu.

Besarnya biaya juga dapat tergantung pada spesifikasi rumahmu.

Jadi ada baiknya ketika kamu merenovasi rumah, kamu juga harus menyiapkan anggaran untuk pembuatan IMB.

Selain itu, jangan lupa juga jika terdapat penambahan luas pada IMB hal ini akan berpengaruh juga pada biaya PBB milikmu.

Pengurusan IMB untuk Renovasi Rumah ke Dinas Apa?

badan pelayanan terpadu satu pintu

Sumber: hukumcorner.com

Sebelum Desember 2014, prosedur pengurusan IMB sebelumnya dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Dinas Pengawasan Penertiban Bangunan atau P2B.

Namun, setelah Desember 2014 pengurusan IMB dialihkan ke Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau BTSP dan lama pembuatannya sekitar 20 hingga 21 hari.

***

Itulah persyaratan dan cara mengurus IMB untuk renovasi rumah.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang sedang merenovasi rumah.

Kamu sedang mencari rumah di Tangerang?

Bisa jadi Kingland Avenue adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Shafira Chairunnisa

Jr. Content Writer for 99.co
Follow Me:

Related Posts