Rumah, Tips & Trik

5 Cara Mengurus Surat Pindah Domisili Tanpa Repot | Syarat & Prosedur

28 Januari 2020
cara mengurus surat pindah domisili
3 menit

Seiring dengan perkembangan zaman, cara mengurus surat pindah domisili pun kini makin mudah dan para pemohon tak perlu lagi bolak-balik! Menggembirakan bukan?

Dulu, permohonan urusan resmi seperti pindah domisili bisa lebih melelahkan ketimbang proses pindahnya itu sendiri.

Orang-orang harus pulang pergi ke tempat tujuan dan tempat asal hanya untuk mengurusi beberapa dokumen untuk syarat pindah domisili saja.

Tenaga yang dikeluarkan makin besar dan ongkos yang diperlukan pun makin membengkak.

Belum lagi soal birokrasi yang sudah bikin cara urus surat pindah domisili makin repot dan stres sejak pertama kali mengantre.

Untungnya, kini pemerintah yang sudah berkomitmen untuk memangkas alur birokrasi telah semakin memudahkan masyarakatnya.

Hasilnya, cara mengurus surat pindah domisili pun kini makin mudah prosesnya dan hasilnya jadi jauh lebih cepat.

Seperti apa prosedurnya dan apa saja syarat mengurus surat pindah yang dibutuhkan? Simak ulasannya berikut ini!

Syarat Pindah Domisili yang Harus Disiapkan

cara mengurus surat pindah syaratnya

Sumber: imogiri.bantulkab.go.id

Secara umum, syarat mengurus surat pindah domisili yang dibutuhkan saat ini sebetulnya tak terlalu berbeda dengan sebelumnya.

Hanya saja, saat ini proses birokrasinya sudah jauh lebih mudah dan lebih singkat.

Alhasil, proses ini tak memakan banyak waktu, tenaga, dan pikiran seperti dulu.

Secara umum, syarat bikin surat pindah domisili memerlukan beberapa dokumen seperti:

  • KTP asli dan salinannya;
  • KK asli dan salinannya; dan
  • Surat keterangan pindah dari RT/RW setempat.

Satu syarat pindah domisili lainnya bersifat opsional namun ada baiknya disiapkan juga yaitu beberapa buah pas foto berukuran 3×4 dan 4×6 sebagai cadangan.

Baca Juga:

Contoh Surat Jual Beli Tanah yang Benar Agar Transaksi Lancar

Prosedur dan Cara Mengurus Surat Pindah Domisili

cara mengurus surat pindah domisili

Sumber: riaurealita.com

1. Persiapkan Segala Berkasnya Hingga Lengkap

Meskipun syarat pindah domisili yang diperlukan tak sulit didapatkan, namun sebaiknya tetap diperhatikan secara mendetail.

Jangan sampai ada syarat yang hilang atau ketinggalan karena nantinya pasti akan sangat merepotkan.

Selain itu, tentunya akan membuat cara mengurus surat pindah domisili yang ditempuh semakin terulur.

Jangan lupa juga fotokopi atau buatlah beberapa lembar salinan dari syarat mengurus surat pindah utama yang diperlukan sebagai cadangan.

2. Mintalah Surat Pengantara Kepada RT/RW

Setelah semua syarat bikin surat pindah disiapkan, Anda bisa langsung menuju ke rumah RT/RW di lingkungan tempat tinggal.

Di sana, Anda bisa meminta surat pengantar pindah alamat KTP dari tempat asal ke tempat tujuan.

Anda akan diminta untuk menyerahkan berkas-berkas yang sebelumnya telah dipersiapkan sebagai syarat untuk mendapatkan surat pengantar pindah alamat KTP.

Sebetulnya prosedurnya cukup mudah, tak berbelit-belit dan tak ada biaya apapun yang harus dikeluarkan.

3. Urus Ke Kelurahan, Kecamatan, Hingga Kantor Disdukcapil

Setelah mendapatkan surat keterangan pindah alamat KTP dari RT/RW, Anda bisa langsung meneruskan prosesnya.

Anda perlu menuju ke kelurahan, kecamatan, hingga ke kantor disdukcapil setempat untuk menyelesaikan pengurusan pindah rumah.

cara mengurus surat pindah domisili

Sumber: tribunnews.com

Di sana, Anda akan diminta untuk menyerahkan syarat-syarat dan kemudian mengisi formulir permohonan pindah yang telah disediakan.

Dari Desa, Anda masih harus pergi ke kantor kecamatan untuk meminta tanda tangan pada surat pindah yang dibawa dari Desa.

Kemudian, Anda bisa langsung menuju Disdukcapil yang akan menerbitkan surat keterangan pindah domisili.

4. Kemudian Mengurus Surat Pindah di Alamat Tujuan

Prosedur dan cara urus surat pindah masih belum selesai sampai di sini.

Selanjutnya Anda masih perlu mengurus surat pindah di alamat tujuan agar rampung.

Secara umum, tahapannya masih sama dengan cara mengurus surat pindah domisili dari tempat asal.

Hanya saja, kali ini Anda perlu menyerahkan syarat bikin surat pindah tambahan berupa fotokopi KTP tetangga terdekat dari rumah atau KTP kepala rumah tangga (bila menumpang).

5. Lanjutkan Urus Surat Pindah Hingga Ke Disdukcapil di Alamat Tujuan

Di cara mengurus surat pindah domisili tahap terakhir ini, Anda masih harus menyelesaikan beberapa urusan.

Anda perlu mengisi formulir permohonan pindah datang yang harus ditandatangani oleh Anda dan kepala desa setempat.

Kemudian, formulir akan diteruskan ke kelurahan lalu ke kecamatan dan terakhir ke disdukcapil.

Di sini kepala dinas disdukcapil akan mengeluarkan surat keterangan pindah datang yang sekaligus menjadi tanda berakhirnya cara mengurus surat pindah domisi ini.

Baca Juga:

Mau Buat Tempat Usaha? Jangan Lupakan Surat Izin Tetangga, Ya!

Tak sulit mengikuti cara urus surat pindah di atas, bukan?

Semoga bermanfaat ya, Sahabat 99!

Yuk bookmark Blog 99.co Indonesia untuk membaca informasi menarik lainnya seputar properti.

Tak lupa, pastikan untuk melakukan transaksi terkait jual beli tanah hanya di 99.co/id.

You Might Also Like

x