Rumah, Tips & Trik

5 Cara Mengusir Ular dari Rumah Secara Efektif Tanpa Harus Panik

1 Maret 2019
cara mengusir ular
9 menit

Cara mengusir ular manakah yang sekiranya manjur untuk kamu praktikkan?

Sahabat 99, tak sedikit yang takut dengan keberadaan ular.

Hewan satu ini bergerak secara melata, tanpa suara, serta memiliki gerak refleks yang begitu cepat.

Bukan cuma itu saja, konon beberapa jenis ular memiliki racun bisa yang berbahaya…

Bahkan sangat mematikan!

Itulah sebabnya banyak orang panik saat ular masuk ke rumah.

Apakah kamu salah satunya?

Kondisi tersebut memang wajar, apalagi ular bukanlah binatang yang ramah.

Indonesia sendiri merupakan satu dari sekian banyak negera beriklim tropis, tempat di mana hampir semua flora dan fauna hidup.

Tentu saja, salah satunya adalah ular!

Mengenal Ular, Salah Satu Reptil yang Menakutkan

cara mengusir ular

Berdasarkan penjelasan resmi, ular adalah kelompok reptilia tidak berkaki dan bertubuh panjang yang tersebar luas di dunia, salah satunya Indonesia.

Ular tidak memiliki indera pendengaran sama sekali, namun dapat merasakan getaran lewat rahang bawahnya saat menempel di tanah atau permukaan.

Menariknya lagi, ular tidak memiliki kelopak mata yang dapat dibuka-tutup…

Sehingga matanya membelalak seumur hidup.

Dibanding keluarga reptilia lainnya, ular terbilang paling sukses dalam hal berkembang biak.

Tak heran, binatang melata tersebut dapat ditemukan pada hampir semua habitat…

Mulai dari hutan, padang rumput, gurun, padang pasar, dataran tinggi, sungai, persawahan, laut, bahkan pemukiman manusia.

Mengingat keberadaan ular yang begitu dekat dengan pemukiman, bukan hal aneh jika banyak dari kita takut dan menaruh rasa waspada tiap hari…

Apalagi jika tinggal di dekat, rawa, hutan, atau tempat lainnya yang identik dengan habitat ular.

Banyak orang takut dengan ular karena bentuknya yang aneh, menggelikan, bahkan terkadang agresif dan menggigit.

Beberapa dari mereka juga mengandung bisa berbahaya yang dapat meracuni tubuh secara perlahan.

Terdapat kurang lebih 3000 spesies ular yang tersebar di seluruh dunia.

Dari jumlah tersebut, konon sekitar 10 persen adalah ular berbisa.

Sebutan tersebut umum bagi ular-ular yang memiliki venom atau racun.

Memang betul bahwa kebanyakan ular berbisa, tidak cukup berbahaya bagi manusia.

Umumnya, mereka juga menghindar saat bertemu manusia.

Namun saat ular tiba-tiba ada di rumah dan kamu panik, bukan tak mungkin binatang tersebut juga panik dan melindungi diri dengan cara menyerang balik.

Ular-ular primitif, seperti ular kawat, ular karung, ular kepala dua, dan ular sanca, adalah jenis-jenis ular yang tidak berbisa.

Sementara itu, ular berbisa kebanyakan berasal dari suku Colubridae, walau  pada umumnya mengandung kadar venom lemah.

Ular-ular yang berbisa kuat di Indonesia biasanya termasuk dalam salah satu suku Elapidae seperti ular sendok, ular belang, dan ular cabai.

Racun pada Ular Berbisa yang Amat Membahayakan

cara mengusir ular

Salah satu alasan mengapa banyak orang takut dengan ular adalah kandungan bisa yang beracun dan dapat berdampak mematikan…

Walau faktanya, tidak semua ular memiliki racun berbisa pada setiap gigitan.

Bisa ular merupakan senyawa kimiawi yang diproduksi oleh kelenjar khusus dari sejumlah spesies ular tertentu…

Fungsinya melumpuhkan mangsa dan mempertahankan diri.

Kelenjar yang mensekresikan zootoksin, bisanya terletak di setiap sisi kepala bawah dan belakang mata; terbungkus selubung otot.

Tak hanya itu, kelenjar tersebut dlengkapi dengan alveolus besar sebagai penampung bisa yang bakal disalurkan melalui sebuah duktus ke dasar taring bersaluran atau tubular yang dikeluarkan.

Bisa ular merupakan gabungan sejumlah protein dan enzim yang berbeda.

Banyak dari protein itu yang tak berbahaya bagi manusia, namun sisanya beracun.

Setiap ular berbisa ke ular berbisa lainnya juga tak dapat disamaratakan…

Pasalnya, masing-masing jenis memilki kadar bisa tersendiri.

Seperti dilansir dari sejumlah sumber, peneliti menemukan bukti bahwa racun ular sudah berevolusi menjadi lebih kuat untuk memangsa hewan buruan.

Evolusi yang terjadi akan membentuk racun menjadi lebih efisien untuk membunuh mangsa yang sering dimakan.

Ukuran tubuh serta tempat tinggal juga menentukan kadar racun dalam ular tertentu.

Ular yang tinggal di darat, diketahui memiliki racun ynag jumlahnya lebih banyak dibandingkan pohon atau air.

Para peneliti menduga perbedaan jumlah ular ini disebabkan pada seberapa sering ular bertemu dengan mangsanya di lingkungan berbeda.

Apapun itu, sudah saatnya kita mewaspadai diri dari kehadiran ular di dalam rumah…

Jangan sampai kita menjadi korban selanjutnya akibat kecerobohan saat hendak menerapkan cara mengusir ular.

Apalagi, racun dari bisa ular tersebut dapat membahayakan diri kita…

Dampak Buruk Racun Ular Berbisa pada Tubuh

cara mengusir ular

Sahabat 99, beberapa ular berbisa seperti kobra, dapat mematok secepat kilat dan racun dalam gigitannya segera merusak tubuh kita.

Gejala umum dari gigitan ular berbisa adalah adanya dua luka tusuk dari taring hewan tersebut, serta injeksi racun yang dapat menjalar dalam darah.

Perlu digarisbawahi pula bahwa efek gigitan ular bakal lebih parah pada anak-anak ketimbang orang dewasa.

Dalam hitungan cepat, efek racun dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti:

#1 Tekanan Darah Menurun

Setelah digigit, plasma ydalam pembuluh darah tubuh yang mengalaminya akan menurun dan mengakibatkan pendarahan internal secara masif.

Pada kasus yang buruk, bisa saja terjadi hipotensi atau tekanan darah yang menurun drastis.

Bahkan pada gigitan ular jenis tertentu, hal itu bisa berlangsung hanya dalam hitungan menit!

#2 Pembekuan Darah

Bisa ular mengandung enzim prokoagulan yang dapat mengganggu proses pembekuan darah.

Bila tak segera ditangani, akan terjadi pendarahan sistemik yang tak hanya spontan, tetapi juga berpotensi mematikan.

#3 Kelumpuhan

Terdapat sejumlah protein dalam venom ular yang bersifat neurotoksik atau mengakibatkan kelumpuhan saraf…

Khususnya pada tubuh bagian atas.

Rata-rata, pasien dengan kondisi ini meninggal karena gangguan atau kelumpuhan pada sistem pernapasan.

Beberapa di antaranya merasa seperti mengantuk akibat kekurangan sirkulasi udara maupun darah akibat kelumpuhan tadi.

***

Berdasarkan prediksi para pakar, ular menyebabkan sebanyak 2,5 juta  gigitan berbisa dan menyebabkan sekitar 125.000 kematian setiap tahunnya di seluruh dunia.

Daerah-daerah, seperti Afrika, Brazil, India dan Asia tenggara disebut sebagai daerah kematian akibat gigitan ular terbanyak.

Tak pelak, Indonesia juga menjadi salah satu negara yang rawan akan penyebaran ular sesuai penjelasan sebelumnya.

Selain ular kobra, Sahabat 99 harus waspada dengan jenis ular berikut:

– Ular berkepala warna tembaga/perunggu (Copperhead snake)

– Ular karang (coral snake)

– Ular derik (rattlesnake)

– Ular moccasin air (water moccasin snake)

Semua ular akan menggigit saat mereka terkejut atau merasa terancam.

Gigitan ular dapat mematikan bila tidak ditangani dengan segera.

Maka dari itu, saatnya melancarkan cara mengusir ular yang ampuh!

Sederet Cara Mengusir Ular yang Ampuh

Sahabat 99, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menerapkan cara mengusir ular.

Apalagi, jika kondisi ini telah terjadi lebih dari satu kali.

Itu tandanya, area rumahmu rawan akan kedatangan ular!

Sekalipun tidak beracun, namun keberadaan hewan yang satu ini amatlah meresahkan.

Ini dia, cara mengusir ular dari rumah tanpa harus panik dan repot:

#1 Buka Seluruh Pintu dan Ventilasi Rumah

cara mengusir ular

Biarkan ular tersebut sendirian dan menemukan jalan keluar.

Sebagian besar ular akan meninggalkan rumah sendiri jika diberi waktu dan kesempatan.

Bila kamu menemukan ular di garasi atau ruangan yang mengarah ke luar, segera buka pintu agar dia bisa segera meluncur ke luar.

Ini adalah metode yang lebih sederhana dan dapat diandalkan daripada pendekatan langsung.

Biasanya, ular bakal merasa terancam dan takut saat kamu berusaha menjangkau dirinya.

Semakin takut, ada dua hal berbeda yang bakal dilakukan ular..

Pertama, dia bakal semakin melata menuju sudut sempit rumah.

Kedua, ular bisa balik menyerang karena menganggap kamu sebagai musuh yang mengancam!

#2 Memasang Perangkap Ular

cara mengusir ular

Tak selamanya ‘kan, kamu dan anggota keluarga lain rela mendiamkan keberadaan ular di sekitar rumah?

Pasanglah perangkap ular yang dapat membantu menyelesaikan perkara ini.

Bentuk perangkap bisa bermacam-macam, tergantung kebutuhan…

Beberapa yang populer adalah perekat dan kandang pemancing yang ditaruh irisan daging.

Apabila kamu menangkap ular yang tidak berbisa, tempatkan perangkap di dalam ember, kemudian bawalah ular tersebut jauh dari rumah.

Setelah itu, siram ular dengan minyak sayur yang memiliki aroma menusuk agar ular bisa segera pergi menjauh.

Namun jika kamu menangkap ular berbisa, keluarkan secara perlahan.

Segera pakai pengaman, khususnya dekat area tangan.

Hubungi petugas yang ahli dalam mengatasi hewan berbisa ini agar lebih aman.

#3 Menebar Aroma yang Dibenci Ular

cara mengusir ular

Sudah lama masyarakat percaya bahwa jurus paling ampuh dalam mengusir ular adalah taburan garam…

Padahal, cara tersebut tidak akan mempan lho!

Ular adalah hewan bersisik, bukan berlendir…

Sehingga keberadaan garam tidak akan mengubah keadaan secara signifikan.

Justru, ular benci dengan aroma seperti wewangian.

Cobalah menyemprot wewangian seperti parfum atau pewangi ruangan.

Dijamin ular akan pergi dengan sendirinya.

Baca Juga:

Serba-serbi Membuat Pengharum Ruangan Alami Sendiri (DIY + Step by Step)

Bisa juga kamu menyiram area sekitar ular berada dengan karbol atau sejenis pembersih ruangan lainnya.

Hati-hati saat menyiram, biasanya ular bisa bergerak cepat dan menyasar bagian tubuhmu!

Intinya, manfaatkan aroma wangi dari produk-produk terkait untuk mencegah ular masuk ke rumah.

Sebagai upaya mencegah, semprotkan sudut ruangan atau jalan masuk yang biasa dilalui ular.

Saat ini, sudah terdapat banyak pengharum ruangan serta alat khusus untuk mengeluarkan aroma wangi di rumah.

Ada dua keuntungan yang bisa didapat, Sahabat 99.

Pertama, ruangan sekitar akan harum dan bikin nyaman sehari-hari.

Kedua, bebas dari kunjungan tamu tak diundang bernama ular.

#4 Menutup Celah-celah Kecil di Rumah

cara mengusir ular

Cara mengusir ular selanjutnya adalah menutup celah kecil di rumah.

Periksa bagian luar rumahmu demi mencari kemungkinan titik masuk ular yang tak terduga.

Ular pandai menyelundup lewat tempat sempit, sehingga celah sekecil apapun bisa diatasi dengan mudah.

Saluran air dan ventilasi adalah titik masuk potensial lainnya…

Sehingga perlu dipastikan bahwa semua ventilasi HVAC, pengering, hingga kamar mandi, telah ditutup secara rapat.

Kamu bisa menggunakan dempul atau semacam busa keras untuk menutup celah-celah kecil ini.

Tempatkan kawat kasa di cerobong asap, ventilasi, dan tempat lain yang dapat digunakan ular untuk masuk ke dalam rumah.

Diameter lubang pada kawat kasa tidak boleh lebih dari 0,5 cm, agar ular tidak dapat menembusnya.

Pastikan  untuk menutup rapat pintu serta jendela.

Tak hanya ular, kamu juga dapat mencegah masuknya jenis binatang lain seperti burung.

Perlul diketahui bahwa kebanyakan ular yang dijumpai orang di rumah atau halaman, tidak berbisa.

Ular jarang menggigit, dan jika memang menggigit, tidak mengandung bisa.

Terapkan cara mengusir ular yang satu ini, lalu lihat dampaknya.

#5 Membersihkan Halaman dan Seisi Rumah

cara mengusir ular

Tahukah kamu, ular menyukai tempat yang banyak terdapat semak dan rumput tinggi?

Itu berarti, hindari membiarkan halaman rumah tak terurus dengan rumput dan semak yang jarang dipotong!

Biasakan memotong rumput, semak-semak yang mulai luar, sapu-sapu ranting kayu yang berjatuhan.

Singkirkan semak-semak dan tanaman rimbun lain yang biasanya dijadikan tempat tinggal ular.

Secara tidak langsung, kamu telah menerapkan cara mengusir ular yang terbilang ampuh.

Selain itu, habitat yang kotor juga merupakan tempat sempurna untuk tikus, serangga dan beberapa jenis binatang lain

Baca Juga:

Cara Mengusir Tikus dengan 16 Bahan Alami (100% Ampuh)

Alhasil, ular akan datang dan mencari mangsa yang dia inginkan.

Tak hanya itu, Sahabat 99…

Ular juga lebih suka dengan daerah yang dingin serta lembab.

Maka dari itu lakukan apa yang Anda bisa untuk menghilangkan sumber air menggenang.

Singkirkan segala genangan air, termasuk becekan air di sekitar dan sebagainya.

Jadi, apapun yang bisa kamu lakukan untuk mengeringkan halaman dan membawa lebih banyak sinar matahari, upaya tersebut dapat meminimalisir kehadiran ular.

Meski begitu, jika suatu saat nanti kamu menjumpai ular yang tidak berbisa di halaman, biarkan saja dia pergi dengan sendirinya.

Sebab, sebagian besar ular merupakan jenis yang tidak berbahaya dan memiliki peran penting terhadap lingkungan di halaman rumah.

Pada dasarnya, ular mampu mengendalikan populasi hama seperti jangkrik dan binatang pengerat macam tikus.

Contoh kasus paling sederhana adalah banyaknya petani atau pemilik perkebunan yang senang apabila menjumpai ular di lahan mereka.

Pasalnya, kehadiran ular dapat melindungi dari serangan hama perusak.

Pertolongan Pertama Saat Tergigit Ular di Rumah

cara mengusir ular

Sudah memahami 5 cara mengusir ular di atas?

Nah, kini saatnya kamu menerapkan di rumah demi keamanan seluruh keluarga.

Tapi yang namanya musibah, semua orang enggak bakal tahu kapan itu datang.

Jika suatu waktu nanti kamu, anggota keluarga atau teman terkena gigitan ular, maka atasi dengan tenang…

Kemudian lakukan upaya sebagai berikut:

#1 Pastikan bahwa ular tersebut berbisa atau tidak. Kalau kamu tidak tahu dan belum sempat melihat ular, maka mari kita anggap bahwa ular tersebut berbisa.

#2 Batasi pergerakan tubuh guna mencegah aliran racun yang bisa menyebar lewat darah.

#3 Pastikan area gigitan ada di bawah level jantung. Bila tergigit di area tangan misalnya, usahakan untuk tidak diangkat lebih tinggi atau berada sejajar dengan jantung.

#4 Jangan gunakan torniket atau mengikat area tubuh. Pasalnya, pengikatan sering kali tidak tepat sasaran dan justru malah mematikan seluruh jaringan dan berakibat amputasi.

#5 Jangan tekan area gigitan dengan kompres dingin, ataupun berusaha memotong bekas gigitan dengan pisau. Hindari pula menghisap racun di area tergigit dengan mulut.

***

Sekali lagi, meskipun kebanyakan ular tidak mengandung bisa atau racun, lebih baik lakukan pertolongan pertama di atas agar lebih aman.

Selebihnya, kamu dapat menjaga diri dengan 5 cara mengusir ular di atas.

Selalu berhati-hati dengan apa yang ada di sekitarmu ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan untuk mencari hunian idamanmu lewat 99.co/id.

You Might Also Like