Tips & Trik

Cara Merawat Miss V Agar Harum dan Putih | Salah Dikit, Bahaya Kanker Rahim!

4 menit

Simak cara merawat miss v agar selalu harum, bersih, dan putih. Enggak bisa sembarangan lho ternyata. Baca tips ampuhnya hanya di sini!

Menjaga kebersihan organ reproduktif merupakan kewajiban yang harus dijalani setiap manusia demi alasan kesehatan, tampilan, juga keamanan.

Menurut ahli kesehatan, organ reproduktif wanita membutuhkan perawatan dan perhatian yang lebih besar dibandingkan dengan alat vital pria.

Ini dikarenakan fakta vagina yang memiliki banyak lapisan, bagian, dan saraf yang lebih sensitif dibandingkan penis laki-laki.

Nah, bukan karena lebih sulit dirawat, bukan berarti caranya sulit.

Dari pada bingung, lebih baik kita simak cara merawat miss v di bawah ini, lengkap dengan kesalahan yang harus dihindari!

Cara Merawat Miss V Agar Harum, Bersih dan Putih

cara merawat miss v

1. Cara Merawat Miss V dengan Air Hangat dan Dingin

Langkah pertama dalam cara merawat miss v adalah dengan menggunakan air hangat dan air dingin.

Perbedaan dari kedua temperatur air yang berbeda ini adalah fungsinya dalam menjaga pH kulit di sekitar area sensitif kita.

Air hangat berfungsi sebagai pembuka pori-pori pada kulit sehingga dapat membasuh dan membersihkan kotoran dari sela-sela yang tidak bisa terjangkau oleh air dingin.

Setelah dibasuh menggunakan air hangat, basuh kembali dengan air dingin yang akan menutup pori-pori sehingga menutup jalan bagi kotoran untuk masuk ke dalam kulit.

2. Cara Merawat Miss V dengan Sabun

Sahabat 99, apabila kamu sering membersihkan miss v menggunakan sabun mandi biasa, hentikan sekarang juga!

Mengapa?

Alasannya adalah vagina butuh dijaga tingkat pH nya, yaitu sekitar 3,5 dan 4,5.

Membersihkan vagina menggunakan air sudah cukup.

Penggunaan sabun biasa untuk vagina akan merusak keseimbangan pH dan menyebabkan banyak gangguan kulit seperti iritasi, gatal-gatal, ruam, jamur, hingga bau tidak sedap.

3. Cara Membasuh Miss V dengan Membasuh Air

Menyeka vagina sampai bersih itu sangat penting.

Kotoran yang masih menempel pada area di sekitar miss v bisa mengakibatkan timbulnya infeksi dan jamur yang dapat berkembang dengan cepat karena area vagina yang tertutup serta lembab.

Karena itu, pastikan untuk selalu membasuh area vagina dari depan hingga belakang menggunakan air hangat lalu air dingin.

Basuh sebanyak 7 kali sampai kulit terasa lebih kesat dan lembut dan tidak licin.

4. Cara Merawat Miss Berdasarkan Penggunaan Celana

Cara merawat V agar harum dan sehat berikutnya adalah dengan menjaga kelembaban.

Celana yang membentuk tubuh memang lebih enak dipandang, namun apakah kalian tahu bahwa ketika kita menggunakan celana ketat terlalu sering, miss v akan sulit bernafas?

Ya, seperti yang sudah kita pelajari, kulit kita membutuhkan cela untuk bernafas agar tidak lembab.

Jika tidak diberikan udara, bisa-bisa masalah gatal-gatal dan jerawat pun muncul.

Baca Juga:

Cara Menghitung Masa Subur Setelah Haid | Dilengkapi Tanda-tanda dan Tips

5. Cara Merawat Miss V dengan Menghindari Celana Berbahan Kasar

Selain menjauhi celana ketat, kita juga harus memperhatikan bahan celana yang kita gunakan.

Percuma saja kita menjaga kebersihan vagina bila bahan celana yang kita kenakan akhirnya akan menyebabkan iritasi serta infeksi dalam.

Bagaimana bisa?

Celana dengan berbahan kasar akan bergesekan dengan kulit dan menyebabkan lecet.

Luka lecet yang terdapat pada selangkangan akan lebih sulit kering karena areanya tertutup.

Bila dibiarkan, luka lecet tersebut akan berubah menjadi infeksi dalam yang berujung pada gatal-gatal dan ruam berbau tidak sedap.

Kesalahan dalam Merawat Miss V yang WAJIB Dihindari

cara merawat miss v

1. Tidak Membersihkan Vagina Setelah Berhubungan Seksual

Sahabat 99, biasakan membilas miss v setelah berhubungan seksual.

Sebuah studi membuktikan bahwa resiko penularan bakteri lebih tinggi ketika kita melakukan aktivitas seksual.

Ini dikarenakan bakteri dan kuman dapat tumbuh di area yang lembab pada bagian tubuh manusia.

Membersihkan sebelum dan setelah berhubungan seksual akan mengurangi resiko penyakit kelamin.

2. Salah Makan dan Minum

Tidak hanya dijaga dari luar, cara merawat miss v juga bisa dilakukan dari dalam yaitu dengan memperhatikan makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap harinya.

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak adalah salah satu kesalahan dalam merawat miss v yang paling sering dilakukan banyak orang.

Makanan berminyak mengandung lemak tinggi yang berdampak buruk untuk keseimbangan bakteri di area vagina.

Minuman dan makanan lainnya yang wajib dihindari untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina adalah:

  • Makanan manis
  • Bawang
  • Asparagus
  • Kopi
  • Keju
  • Susu
  • Karbohidrat olahan

3. Menggunakan Pembalut atau Panty Liner Ketika Tidak Sedang Haid

Fungsi pembalut dan panty liner adalah mencegah bocornya noda darah ketika kita sedang menjalani siklus menstruasi.

Namun bagaimana bila kita tetap menggunakan produk tersebut ketika kita sedang tidak haid sama sekali?

Ternyata sangat tidak dianjurkan, Sahabat 99.

Pasalnya, panty liner dan pembalut memiliki zat dan senyawa didalamnya yang dikhususkan untuk menyeimbangkan pH vagina saat kita sedang haid.

Apabila digunakan ketika sedang tidak mens, keseimbangan pH akan terganggu dan menyebabkab timbulnya penyakit kulit mulai dari gatal-gatal sampai flek hitam.

4. Malas Mengganti Pembalut Ketika Sedang Menstruasi

Sebagai seorang wanita, kita pasti pernah merasa malas mengganti pembalut.

Terkadang, banyak juga dari kita yang terlalu sibuk sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk mengganti pembalut.

Apapun alasannya, mengganti pembalut secara rutin sangat disarankan bila kamu ingin menjaga miss v untuk selalu harum dan sehat.

Ketika sedang haid, darah yang keluar dari tubuh kita adalah darah kotor yang tentu saja mengandung banyak bakteri dan kuman yang tidak baik bagi kulit.

Bahaya tidak mengganti pembalut lebih dari setiap 4 jam sehari dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti infeksi sampai kanker rahim.

Maka dari itu, sesibuk atau selelah apapun, pastikan untuk selalu mengganti pembalut secara rutin ya, girls!

5. Mengabaikan Gangguan Minor Terlalu Lama

Kadang, memang sudah sifat manusia untuk menyepelekan masalah kecil.

Namun, apabila kita membicarakan soal penyakit, kebiasaan buruk ini lebih baik dihindari.

Menyepelekan masalah dan penyakit yang timbul di area vagina merupakan langkah yang buruk.

Seperti keputihan yang berlebihan, misalkan.

Keputihan adalah hal yang wajar karena merupakan bentuk pembersihan alami yang dilakukan oleh miss v sendiri.

Akan tetapi, apabila keputihan terjadi terlalu lama dan tidak pada waktunya, ini tandanya ada gejala abnormal yang terjadi pada vagina.

Ketika sudah seperti ini, kamu wajib memeriksakan diri ke dokter sebelum gejalanya berubah menjadi penyakit akut.

Gejala penyakit organ intim lainnya yang perlu diwaspadai adalah:

  • Gatal-gatal yang susah hilang lebih dari seminggu
  • Kulit yang terasa panas dan mengeluarkan terlalu banyak minyak sehingga menyebabkan area terlalu lembab dan lecet
  • Area selangkangan menghitam atau berubah menjadi warna ungu seperti lebam
  • Miss v berbau dan susah dihilangkan lebih dari seminggu
  • Lapisan labia membengkak dan terasa sakit ketika duduk
  • Adanya bisul atau jerawat yang tumbuh di area vagina, selangkangan, atau pada lapisan vulva
  • Bulu vagina yang rontok secara tidak wajar (sangat berbahaya karena dapat berhubungan langsung dengan kesuburan rahim yang terganggu)

Baca Juga:

Cara Mengatasi Keputihan. Bisa Langsung Basmi Gatal dan Iritasi Parah!

Semoga bermanfaat, Sahabat 99…

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan pilihan properti idaman di 99.co/id

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts