Rumah Tips & Trik

Cara Merawat Tanaman Cabe dari Umur 1 Hingga 4 Bulan. Asyik, Panen!

2 menit

Dibutuhkan beberapa cara merawat tanaman cabe agar bisa tumbuh lebat di halaman rumah. Ulasan di bawah ini bakal menjelaskan bagaimana cara memelihara cabe terutama dari umur 1 hingga 4 bulan. Yuk, simak!

Menanam cabe di pekarangan rumah memiliki sejumlah keuntungan.

Harganya yang terkadang mengalami kenaikkan secara tiba-tiba membuat sejumlah orang memilih untuk menanam cabe guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Apalagi, berbagai masakan tak lengkap rasanya jika tanpa cabai terutama bagi kamu si penyuka pedas.

Beberapa jenis cabai yang bisa ditanam di sekitar rumah di antaranya cabe keriting, cabe rawit, cabe merah, hingga cabe hijau.

Supaya tanaman cabe tumbuh subur, perlu dilakukan perawatan yang benar.

Berikut kami ulas cara merawat tanaman cabe mulai dari umur 1 hingga 4 bulan.

Cara Merawat Tanaman Cabe 

1. Cara Merawat Tanaman Cabe Umur 0-1 Bulan

jenis pupuk kandang

Pada tahap awal fokuslah pada pemberian pupuk kandang yang bisa diperoleh dari kotoran sapi atau kotoran ayam.

Namun, pupuk kandang tersebut mesti dikeringkan.

Unsur phospor dan nitrogen pada pupuk kandang ditengarai baik untuk perkembangan dan pertumbuhan organ tanaman.

Perkembangan Cabe di Umur Kurang dari 1 Bulan

  • Umur 0-7 hari pada tanaman cabe biasanya memasuki semai bibit.
  • Selanjutnya, ketika memasuki umur 7 sampai 20 hari adalah masa perpindahan atau pembesaran bibit.
  • Kemudian usia 21 hingga 30 hari merupakan waktu yang tepat untuk dilakukan pemupukan dengan kotoran sapi atau ayam alias pupuk kandang.

Tak hanya poin-poin di atas, pada umur 0-1 bulan, penting untuk melakukan penyulaman.

Penyulaman adalah pembuangan rumput atau gulma yang mengganggu pertumbuhan pada tanaman cabe.

2. Perawatan Cabe di Usia 1-2 Bulan

pembuatan pupuk phonska cair

sumber: tani pemula

Perawatan selanjutnya ketika tanaman cabe memasuki usia 1 sampai 2 bulan yakni memberikan pupuk phonska air.

Cara Pembuatan Pupuk Phonska Cair:

  • Siapkan sejumlah pupuk organik seperti KCL, SP, dan phonska.
  • Siapkan beberapa ember dan air bersih.
  • Tuangkan 8 liter air ke dalam ember untuk kemudian campurkan ketiga pupuk tadi.
  • Aduk hingga merata.
  • Pupuk Phonska cair siap digunakan.

Cara Menggunakan Pupuk Phonska Cair

  • Ambillah satu liter dari 8 liter air yang telah dibuat.
  • Campurkan dengan 20 liter air bersih.
  • Jadi, secara total 8 liter pupuk cair tadi bisa menghasilkan 160 liter pupuk setelah dicampur air.

Pencampuran air ini dimaksudkan guna menjaga kebasahan pada akar cabe.

Seperti yang telah dijelaskan, umur 1 hingga 2 bulan inilah waktu yang paling cocok melakukan penyemprotan pupuk phonska pada tanaman cabai.

3. Perawatan Cabai di Usia 2-3 Bulan

Jika telah memasuki usia 2-3 bulan biasanya cabai akan mulai tumbuh.

Akan tetapi, biasanya pada umur ini pula banyak hama yang mulai menyerang.

Untuk menghindari gangguan hama, teruslah kontrol tanaman cabe secara berkala.

4. Cara Merawat Tanaman Cabe di Usia 3 Hingga 4 Bulan

penyiraman pada tanaman cabe

Penyiraman guna mengantisipasi kekeringan pada tanah perlu terus dilakukan, terutama ketika cabe sudah berusia 3 atau 4 bulan.

Hal ini untuk memudahkan pelarutan nutrisi pada tanah oleh akar tanaman.

Selanjutnya, tunggu sampai cabai siap panen.

Umumnya, tanaman cabe bisa dipanen 11 hingga 15 kali pemetikan.

Untuk diketahui, jika telah merawat tanaman cabe seperti langkah-langkah di atas, jangan lupa untuk melakukan tahapan penting lainnya seperti;

  • Penyiraman
  • Pendangiran
  • Pemupukan berkala
  • Penyuluhan dan pengendalian hama

Empat faktor itu tak kalah penting agar tanaman cabe yang kamu rawat menghasilkan cabe yang berkualitas.

***

Semoga ulasannya bermanfaat ya.

Simak terus informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jika kamu mencari hunian dengan halaman yang luas, mungkin rumah di kawasan Jakarta Barat adalah tempat yang cocok.

Cek selengkapnya di www.99.co/id.


Hendi Abdurahman

Selain menulis, juga menikmati jalan-jalan dari satu gang sempit ke gang sempit lainnya.

Related Posts