Berita Berita Properti

Cara Plester Dinding yang Baik dan Benar untuk Pemula. Perhatikan Langkahnya Supaya Dinding Tahan Lama!

3 menit

Sahabat 99, apakah kamu sedang bingung bagaimana caranya memplester dinding dengan baik dan benar? Bagi sebagian orang, pekerjaan tersebut mungkin mudah. Apalagi, bagi mereka yang terbiasa melakukannya. Namun, kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana sih cara plester dinding yang benar tersebut.

Perlu diketahui, memplester adalah salah satu pekerjaan untuk merekatkan campuran semen ke dinding supaya permukaannya rata.

Pekerjaan ini setidaknya butuh ketelitian supaya hasilnya memuaskan.

Ini supaya dinding tersebut nantinya tidak menimbulkan keretakan.

Untuk itu, melakukan plester dinding juga sebetulnya memiliki teknik tersendiri.

Ini termasuk dari campuran bahan pembuatan adonan semen untuk plesteran.

Bahan yang biasa digunakan untuk memplester yaitu mortar yang terbuat dari campuran semen, pasir, dan juga air.

Jika komposisi tersebut keliru, maka hasilnya pun berisiko tidak tahan lama.

Penerapan metode plester yang benar juga akan meningkatkan kekuatan dinding dan melindunginya dari kondisi panas dan hujan.

Selain itu, plester juga bisa membantu meningkatkan kekuatan dinding dan menyamarkan kecacatan yang kemungkinan dapat timbul.

Sebelumnya, kamu juga harus tahu bahwa plester terdiri dari 3 jenis yaitu;

  • Plester tanah liat, yang merupakan campuran jerami atau kotoran sapi, umumnya plester ini diaplikasikan pada bangunan rumah tradisional.
  • Plester kapur, campuran bahan kapur dan juga pasir, yang digunakan sudah diolah terlebih dahulu.
  • Plester semen, umumnya dibuat dengan mencampurkan semen dan juga pasir dengan perbandingan 1:3, 1:4, atau 1:5.

Cara Plester Dinding Rumah

plester dinding rumah

sumber: british-gypsum.com

Sahabat 99, sebelum melakukan plesteran, kamu harus mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan.

Alat dan bahan:

  • Semen
  • Benang
  • Roskam
  • Jidar
  • Meteran
  • Ember
  • Cetok
  • Pasir
  • Air
  • Triplek
  • Kawat kecil (opsional)
  • Kertas bekas sak semen
  • Tangga (opsional)

Tahapan Cara Plester Dinding

Dilansir dari berbagai sumber, plesteran dinding yang bagus biasanya tergantung pada bahan campuran yang digunakannya.

Berikut tahapan cara plester dinding dengan benar yang bisa kamu pelajari sendiri

  • Pertama-tama, kamu sudah membuat dinding bangunan yang disusun batubata atau batako terlebih dahulu sesuai perencanaan yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Pastikan dinding tersebut sudah terpasang dengan posisi yang benar-benar tegak.
  • Hal ini dikarenakan berpengaruh besar terhadap kuantitas adukan yang diperlukan, dimana dinding yang rapi cenderung lebih hemat ketimbang tembok yang bengkok.
  • Selanjutnya, buatlah adukan plesteran dari campuran semen, pasir, dan juga air dengan perbandingan berdasarkan spesifikasi bangunan yang akan dibuat.
  • Komposisi perbandingan 1:3 sampai 1:5 . Hindari adonan dari partikel besar dan keras seperti batu.
  • Kamu juga perlu memperhatikan contoh adukan yang disarankan pada kemasan sak semen.
  • Adapun, pemakaian komposisi bahan bangunan yang tepat akan menghasilkan adukan plester berkualitas tinggi.
  • Sebelum proses memplester dinding dimulai, kamu perlu membasahi dinding dengan air secukupnya terlebih dahulu.
  • Hal ini guna kondisinya menjadi jenuh sehingga adukan plester pun menjadi lebih mudah menempel pada permukaan dinding.
  • Terakhir, siapkan dinding yang akan diplester.
  • Caranya adalah kamu perlu membentangkan benang yang berbandul secara tegak vertikal.
  • Perlu kamu ketahui bahwa benang ini bertujuan untuk membatasi ruang kerja di dinding, sehingga kamu dapat fokus pada satu bidang.
  • Ketebalan yang disarankan berkisar 1,5-3 cm dengan tetap memperhatikannya dari segi rata dan tegaknya benang.
  • Adapun, langkah-langkah di atas perlu diulangi hingga seluruh dinding batu bata yang sudah dibangun tersebut tertutupi oleh plester.
  • Saat hendak membentangkan benang sebagai pembatas ruang kerja, ada baiknya kamu menggunakan lebar antara 1-1,5 meter agar proses plester dapat semakin terfokus.
  • Sedangkan, untuk memastikan permukaan plester sudah merata, kamu bisa menggunakan jidar dengan teratur.
  • Perlu diingat bahwa kamu perlu menghindari proses kerja yang terburu-buru.
  • Hal ini dikarenakan proses kerja yang terburu-buru pasti akan menghasilkan kualitas plester yang buruk.
  • Penting juga diperhatikan yaitu penyiraman air pada seluruh dinding yang telah diplester selama kurang lebih 7 hari berturut-turut.
  • Hal ini bertujuan agar meningkatkan kepadatan plester dan mampu mencegah terjadinya dinding retak.
  • Jika sudah mengering kembali, kamu dapat memulai pekerjaan mengaci guna memperhalus permukaan dinding tersebut.

Baca Juga:

Cara Mengaci Tembok untuk Pemula (Pembuatan & Pengaplikasian)

Tips Plester Dinding

plester dinding

sumber: youtube.com

Setelah kamu mengetahui bagaimana cara plester dinding yang baik dan benar, maka ada baiknya ketahui tips berikut ini.

Ini supaya hasil dari proses plester tersebut memuaskan.

Berikut tipsnya:

  • Komposisi semen, tanah, da air harus sesuai dengan spesifikasi, misalnya, 1:3 sampai 1:5. Usahakan jangan terlalu encer atau kering.
  • Hindari komposisi tersebut dari partikel keras seperti batu.
  • Pastikan bahwa dinding yang akan diplester tersebut sudah tegak.
  • Bersihkan dinding tersebut dari kotoran yang menempel.
  • Gunakan sistem tumpang lapis
  • Saat memplester, usahakan tidak terlalu terkena sinar matahari langsung agar bahan plester yang cepat kering tidak cepat mengeras.

Baca Juga:

8 Cara Merawat Dinding Rumah Secara Simpel dengan Bahan Sederhana

Sahabat 99, itulah cara plester dinding dengan baik dan benar bagi pemula.

Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Simak terus informasi lainnya hanya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu juga bisa cari rumah dengan mudah hanya di www.99.co/id.

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts