Rumah, Tips & Trik

5 Poin yang Wajib Diperhatikan untuk Carport Minimalis

27 Agustus 2019
carport minimalis
3 menit

Garasi dan carport memangnya berbeda? Beda dong! Ketahui perbedaan dan 5 poin yang wajib kamu perhatikaan saat inign membuat sebuah carport minimalis di sini!

Ternyata jika dilihat dari fungsi mereka berdua tetap golongan yang sama yaitu, untuk menyimpan kendaraan.

Namun, perbedaan mereka terletak pada bentuknya.

Garasi berbentuk seperti ruangan yang dilengkapi dengan sebuah pintu besar.

Sementara carport bentuknya lebih terbuka dan letaknya berada di bagian samping atau depan rumah.

Umumnya garasi jenis carport  banyak digunakan untuk rumah-rumah dengan luas tanah kecil.

Sudah tahu ‘kan letak perbedaannya dimana?

Kini saatnya kamu mengetahui beberapa poin yang wajib diperhatikan jika ingin menciptakan carport minimalis yang cantik di rumah.

5 Poin Wajib Saat Membangun Carport Minimalis

1. Ukuran Standar

Untuk mendapatkan luas yang pas untuk mobil milikmu, berikut ukuran standar yang ideal untuk membuat sebuh carport :

  1. Lebar antara 2-3 meter
  2. Panjang 5 meter
  3. Ketinggian antara dasar dan atap 2,5 meter
  4. Jarak mobil dengan dinding samping 1,2 meter
  5. Jika kamu memiliki kendaraan roda empat lebih dari satu unit, berikan jarak sekitar 50-70 cm antar mobil
  6. Sisakan luas lahan sekitar 80- 100 cm.
  7. Kemiringan lantai -1% hingga -2,5% ke arah depan

2. Jenis Lantai

Fungsi sebuah carport minimalis adalah untuk menahan benda yang sangat berat.

Maka dari itu, pemilihan lantai carport harus diperhatikan benar.

Beberapa jenis lantai yang cocok untuk carport minimalis adalah sebagai berikut:

carport minimalis

  • Batu Alam

Jenis batu alam yang cocok digunakan untuk dasar carport adalah batu kali lempeng, salagedeng, dan andesit.

Warna batu-batu alam tersebut cenderung gelap, sehingga dalam pemasangannya tidak usah menggunakan nat yang sama.

Pemasangan batu alam pada carport pun dapat menambah kesan alami serta natural.

Agar terhidar dari lumut yang membuat lantai licin, poles batu alam dengan finishing coating.

  • Paving Block

Teksturnya yang padat dan kuat sangat cocok digunakan untuk menahan beban kendaraan pada carport.

Menggunakan paving block sebagai dasar carport juga dapat membantu menjaga kuantitas air pada lingkungan rumah-mu.

Sebab, bentuknya yang memiliki bolongan.

Bolongan berisikan tanah atau rerumputan pada paving block sendiri berfungsi menjadi jalur resapan air yang baik.

  • Lantai Keramik

Pilih keramik untuk carport yang memiliki permukaan tidak licin dan kuat seperti granit atau marmer.

Jangan gunakan keramik yang umumnya dipakai pada dalam rumah.

Ukuran keramik yang pas untuk caport adalah 30×30.

Dengan ukuran tersebut makan keretakan pada keramik ketika menahan beban kendaraan milikmu dapat terminimalisir.

Baca Juga:

Tak Punya Garasi Mobil? Awas Bisa Kena 9 Hal Merugikan Ini!

3. Material Atap

Agar warna cat dan permukaan mobil tetap terjaga kualitasnya, maka ada baiknya kamu melengkapi carport rumah minimalis dengan atap.

Beberapa bahan yang cocok sebagai material atap carport minimalis adalah sebagai berikut :

  • Genteng

Genteng alami berbahan tanah liat cocok digunakan karena memiliki daya tahan yang baik terhadap sengatan sinar matahari juga hujan.

Pengunaan jenis genting ini akan membuat area carport lebih sejuk.

Pasang genteng dengan konstruksi kuda-kuda yang baik untuk menahan beban material atap tersebut.

  • Polikarbonat

Ketebalan atap jenis polikarbonat yang mencapai 5-6 mm membuat bahan ini ringan.

Jenis bahan ini pun muda didapat dan mudah dipasang.

Cukup berikan sealent dan sekrup bahan ke balok rangka atap.

Sealent sendiri berfungsi melindungi atap dari rembesan hujan, panas, dan benturan.

  • Tenda

Atap jenis ini bentuk dan penggunaannya lebih fleksibel dibandingkan genting dan polikarbonat.

Karena sifatnya yang bisa dibuka dan ditutup tersebut, tampilan carport minimalis milikmu pun akan lebih dinamis.

Jika mobil tengah berada di luar, tarik atap tenda agar rumah mendapatkan sinar matahari yang baik.

4. Letak Carport Minimalis

carport minimalis

Poin selanjutnya adalah menempatkan lokasi yang tepat untuk carport minimalis.

Sebab, carport akan menjadi akses keluar masuk kendaraan ke jalanan.

Posisi carport yang baik untuk rumah minimalis adalah membuatnya di samping atau tengah-tengah sesuai dengan desain fasad rumah.

Selalu usahakan untuk tidak membuat carport minimalis yang menutupi pintu utama.

5. Posisi Talang Air

Talang air yang tepat posisinya dapat mengalirkan curahan air hujan dengan baik.

Jika posisinya salah tempat, maka air hujan dapat menggenangi carport minimalis punyamu dan membuat bangunan cepat rusak.

Atur kemiringan dengan tepat, idealnya adalah sekitar 1 – 2 derajat, yakni setiap satu meter panjang lantai maka permukaan lantainya turun sekitar 1 cm pada saluran pembuangan air.

Baca Juga:

Desain Tipe Rumah Minimalis 2019 | Dari yang Terkecil Sampai Termewah!

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99!

Terus kunjungi situs Blog 99 Indonesia untuk mendapatkan insight menarik seputar dunia properti.

Sedang butuh properti? Cari saja di 99.co/id

***CYN/BAP

You Might Also Like