Gaya Hidup Kuliner

Punya Nama yang Sama, Nyatanya Cincau Hitam dan Cincau Hijau Beda, Lo!

3 menit

Tak banyak yang mengetahui perbedaan cincau hitam dan cincau hijau. Supaya kamu enggak ketinggalan informasi, ketahui di sini, yuk!

Tahukah kamu?

Cincau berasal dari Hokian, yaitu xiancao.

Ada dua jenis cincau yang beredar di pasaran, yaitu cincau hitam dan cincau hijau.

Keduanya memiliki bentuk gel yang mirip dengan keelastisan agar-agar.

Padahal, keduanya berasal dari olahan pohon cincau bernama Mesona spp.

Cincau memiliki manfaat yang bagus untuk tubuh, namun sebelum itu yuk, kita ketahui terlebih dahulu dengan kedua cincau ini.

5 Perbedaan Cincau Hitam & Cincau Hijau yang Perlu Kamu Tahu

cincau hitam

sumber: bubbletea.info

1. Asal Usul Daun Cincau Hitam dan Hijau

Cincau hijau berasal dari daun tanaman rambat Cylea berbata Myers dan tanaman perdu Premna oblongifolia.

Biasanya cincau hijau digunakan sebagai obat herbal meredakan radang tenggorokan dan menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Sedangkan, untuk cincau hitam berasal dari daun tanaman Mesona palustris atau disebut daun janggelan.

Daun janggelan cincau hitam yang diambil ialah bagian daun, ranting, dan akar.

Daun yang menghasilkan cincau ini kaya akan serat, sehingga baik untuk kelancaran pencernaan dan membuat rasa kenyang lebih lama.

cincau hijau

sumber: egindo.co

2. Bahan Pembuatan yang Berbeda

Setelah mengetahui asal bahannya, kini kamu harus tahu proses pembuatannya yang cukup berbeda.

Untuk cincau hijau sendiri bahan pembuatannya dari daun yang telah dipetik.

Kemudian, dilakukan proses sortasi serta pencucian agar kotoran yang melekat luntur dan menghilang.

Lalu, daun diremas-remas atau dirajang sembari menambahkan air matang dingin.

Kemudian, saring ekstrak tersebut.

Diamkan cincau ke dalam wadah selama kurang lebih 4 jam hingga mengeras dan membentuk gel.

Lalu, cincau hitam terbuat dari apa?

Proses pembuatan cincau hitam yang pertama dengan mengeringkan daun jenggalan di bawah sinar matahari atau menggunakan oven.

Setelah itu, bersihkan daun dari debu serta kotoran dengan lap kering.

Kemudian, rebus daun kering jenggalan bersama abu merang hitam dan air hingga mendidih dan menyusut.

Saring hasilnya dan masak dengan tambahan pati tapioca agar membentuk gel hingga mendidih.

Cara mengolah cincau hitam yang terakhir adalah dengan memindahkan cincau ke dalam wadah dan biarkan selama semalaman hingga mengeras.

Baca Juga:

7 Manfaat Daun Cincau Untuk Kesehatan. Cobain Sekarang!

3. Tekstur dan Lama Penyimpanan

Tektus gel cincau hijau akan lebih lunak atau lembek serta mudah rapuh.

Jadi, cincau hijau susah untuk dicetak dengan berbagai bentuk ataupun diiris dan dipotong-potong.

Sedangkan, gel hitam lebih padat, tegar, kokoh, dan sering kali dicetak dengan berbagai bentuk atau hanya dipotong-potong dadu saja.

Jika dilihat dari segi penyimpanan, pada suhu kamar cincau ini bisa bertahan hingga 4 hari.

Sedangkan, cincau hijau hanya bisa bertahan selama 2 hari saja, lo.

cincau hitam cincau hijau

sumber: indonesia.go.id

4. Kegunaan Cincau Hijau dan Hitam untuk Berbagai Olahan

Biasanya cincau hijau disajikan untuk minuman yang dikolaborasikan dengan kuah santan, saus gula merah, dan es batu.

Berbeda dengan cincau hitam, biasanya dijadikan isian dalam es buah, es campur, minuman cappuccino cincau, hingga kemasan minuman grass jelly.

Baca Juga:

Cara Membuat Cincau Hijau Rumahan, Menu Buka Puasa yang Bikin Adem. Mudah, Lho!

5. Kandungan Zat yang Ada di Dalam Cincau

Ada kandungan baik apa saja, ya, di dalam kedua cincau ini?

Pohon cincau hitam mengandung vitamin A sebagai karatoneid, vitamin B1, vitamin C, mineral, serat, fosfor, dan kalsium.

Dalam hasil sebuah penelitan menunjukkan bahwa produk berbasis cincau hitam dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus diabetes, menurunkan kolesterol, trigliserida, dan low density lipoprotein (LDL), serta menaikkan high density lipoprotein (HDL) darah pada tikus.

Sedangkan, cincau hijau mengandung mineral, vitamin, dan serat.

Namun, dalam sebuah penelitian memperlihatkan bahwa terdapat kandungan zat aktif seperti polifenol, alkaloid, tannin, dapat melindungi mukosa lambung dari kerusakan akibat peningkatan konsentrasi HCL lambung.

***

Semoga artikel di atas bermanfaat, ya!

Kunjungi Berita Properti 99.co Indonesia untuk membaca informasi seputar properti lainnya.

Temukan unit rumah terbaru di Citralake Sawangan lewat situs www.99.co/id.

Follow Me:

Related Posts