Gaya Hidup Kesehatan

Yuk, Kenali Ciri Ciri Bipolar dan Cara Mengatasinya! | Bisa Berbahaya Jika Dibiarkan

3 menit

Salah satu gangguan kesehatan mental yang dialami banyak orang adalah gangguan bipolar. Ciri ciri bipolar secara umum sebenarnya bisa dilihat oleh siapapun. Namun, hanya psikolog atau psikater yang dapat memberikan diagnosis resmi.

Gangguan bipolar adalah gangguan kesehatan mental yang membuat suasana hati penderitanya berubah secara drastis.

Secara umum, penderita gangguan bipolar akan mengalami dua jenis emosi, yaitu mania dan depresif.

Saat mengalami episode mania, biasanya penderita gangguan bipolar akan sangat riang dan bersemangat.

Dalam episode ini, penderitanya akan lebih aktif berkegiatan dengan semangat.

Sementara, saat mengalami episode depresi, penderita gangguan bipolar akan mengalami kesedihan yang mendalam.

Dalam episode ini biasanya penderitanya akan merasa murung dalam waktu lama.

Emosi penderita gangguan bipolar biasanya berubah secara drastis.

Untuk mengetahui ciri ciri bipolar, yuk simak penjelasan berikut.

Jika kamu merasa mengalami gangguan tersebut, segeralah pergi ke psikolog atau psikater untuk mendapat diagnosis dan perawatan yang tepat.

Baca Juga:

Mengenal 7 Ciri Ciri Depresi dan Cara Mengatasinya. Jangan Sembarangan Diagnosis Diri Sendiri!

Ciri Ciri Bipolar

Secara umum, penderita gangguan bipolar memiliki dua jenis emosi yang dapat berubah secara drastis.

Setiap episode emosi tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda.

Berikut perbedaan ciri-ciri kedua episode tersebut.

Ciri Ciri Bipolar saat Episode Mania

bipolar disorder dan permasalahan emosi

Saat mengalami episode mania, biasanya penderita gangguan ini akan lebih bersemangat dalam bekerja atau melakukan aktivitas.

Berikut sejumlah ciri-ciri episode mania pada penderita gangguan bipolar:

  • Merasa bahagia dalam waktu lama.
  • Merasa tidak butuh tidur.
  • Bepikir dan berbicara sangat cepat.
  • Aktif dan sulit diam.
  • Pikiran mudah teralihkan.
  • Agresif dan mudah marah.
  • Terlalu percaya diri dalam menghadapi berbagai persoalan.
  • Melakukan hal berisiko tinggi, semisal berjudi, seks tidak aman, belanja sesuatu yang tidak diperlukan, dan lain-lain.

Meski sekilas terlihat bahwa penderita gangguan bipolar baik-baik saja, namun ternyata dapat berdampak pada dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Jika dibiarkan, hal ini akan merusak hubungannya dengan orang sekitar.

Saat marah, tentu penderita gangguan ini akan menimbulkan konflik dengan orang sekitar.

Tidak jarang, pada sejumlah kasus, penderita gangguan bipolar akan sangat marah terhadap seseorang yang memberikan saran atau kritik terhadapnya.

Ciri Ciri Bipolar saat Episode Depresi

episode depresi penderita bipolar

Sumber: sunrisehouse.com

Penderita gangguan bipolar juga dapat mengalami masa-masa depresi.

Secara umum, ciri-ciri episode ini sama dengan penderita depresi.

Berikut sejumlah ciri-ciri episode depresi pada penderita gangguan bipolar:

  • Merasa sedih dalam jangka waktu lama.
  • Merasa hidup tidak berguna.
  • Tidak tertarik melakukan hobi atau hal yang sebelumnya diminati.
  • Nafsu makan berkurang drastis.
  • Merasa sangat lelah secara fisik dan psikis.
  • Penurunan daya ingat dan konsentrasi.
  • Sulit memutuskan sesuatu.
  • Memiliki pemikiran untuk bunuh diri.

Cara Megobati Gangguan Bipolar

menggobati gangguan bipolar

Menyadari ada sesuatu yang janggal pada diri sendiri adalah hal penting.

Namun jangan sampai kamu mendiagnosis diri sendiri, melainkan segera pergi ke psikolog atau psikater.

Berikut beberapa cara penanganan gangguan bipolar:

1. Terapi Obat

Ada beberapa jenis obat yang bisa diberikan oleh psikiater.

Berikut beberapa obat yang bisa dikonsumsi penderita gangguan bipolar:

  • Moodstabilizer, semisal lithium, lamotrigine, dan carbamzepine
  • Antikonsulvan, semisal asam valproat.
  • Antipsikotik, semisal aripiprazole, olanzapine, quetiapine, dan risperidone.
  • Antidepresan, semisal fluoxetine, escitalopram, dan setraline.

Obat-obat tersebut hanya bisa didapat penderita gangguan bipolar setelah mendapat resep dari dokter atau psikiater.

Penderita tidak bisa begitu saja mengonsumsi obat tersebut, karena berisiko memperparah kondisi.

2. Psikoterapi

Psikolog biasanya akan memberikan terapi untuk penderita gangguan bipolar.

Berikut sejumlah metode psikoterapi yang biasa digunakan:

  • Interpersonal and social rhythm therapy (IPSRT)
  • Cognitive behavioral therapy (CBT)
  • Psychoeducation

Baca Juga:

Apa Itu Distimia? Yuk, Kenali Gejala dan Penyebab Gangguan Kesehatan Mental Ini!

Itulah ciri ciri bipolar disertai cara penanganannya.

Segeralah pergi ke psikolog atau psikiater jika merasa mengalami gangguan tersebut.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari rumah di Bekasi dan sekitarnya?

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan rumah idamanmu!

Theofilus Richard

Penulis konten | Semoga tulisanku berkesan buat kamu

Related Posts