Gaya Hidup Kesehatan

12 Gejala dan Ciri Ciri HIV pada Fase Awal, Harus Segera Ditangani!

4 menit

Saat awal infeksi, virus HIV sangat sulit dideteksi karena penderita tidak menunjukkan ciri yang signifikan. Lantas bagaimana kita mengetahui ciri ciri HIV?

HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.

Fase awal infeksi HIV adalah fase akut. Di fase ini penderita akan mengalami gejala akut seperti flu yang berlangsung beberapa minggu, sakit kepala, demam, nyeri otot, dan sebagainya.

Setelah lewat fase akut, penderita akan memasuki fase laten. Di fase ini tubuh seolah-olah tidak merasakan apa-apa, padahal virus telah dan terus berkembang biak.

Fase terakhir adalah fase AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrom) atau yang dikenal sebagai kondisi melemahnya sistem imun tubuh.

Kondisi tersebut harus segera disadari dengan memperhatikan ciri ciri HIV sebagai berikut!

Ciri Ciri HIV pada Fase Awal

1. Demam dan Flu Berkepanjangan

ciri hiv demam

Demam bisa menjadi indikasi infeksi HIV, sebab demam adalah bentuk respon alami tubuh terhadap infeksi dan invasi benda asing.

Saat demam ini terjadi, suhu tubuh bisa meningkat mencapai 38-39℃.

Kondisi ini disertai dengan rasa kelelahan, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening, gangguan pencernaan, dan flu selama 4 minggu.

Ini merupakan fase awal di mana virus masuk ke dalam aliran darah dan memperbanyak diri.

Baca Juga:

10 Ciri Ciri Virus Corona Pada Anak. Waspada, Bisa Komplikasi MIS-C!

2. Ruam Kulit

ruam kulit hiv

Ketika mendapati adanya ruam pada kulit yang bukan akibat dari overdosis obat atau reaksi alergi, maka harus diwaspadai.

Kondisi bisa menjadi salah satu ciri ciri HIV di mana sistem kekebalan tubuh sedang melemah.

Ruam yang muncul umumnya berwarna merah, merah muda, coklat, atau juga bisa berupa bercak keunguan.

Kalau ruam ini terus bertahan padahal sudah diobati, sebaiknya segera melakukan tes HIV.

3. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

pembengkakan kelenjar getah bening hiv

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, pembengkakan pada kelenjar getah bening juga bisa menjadi salah satu ciri ciri HIV.

Pada dasarnya, kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Kondisi yang harus diwaspadai adalah jika pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan tak kunjung sembuh.

4. Kelelahan Akut

kelelahan akut akibat hiv

Kelelahan pada tubuh mungkin saja terjadi, tapi penyebabnya harus benar-benar diperhatikan.

Kalau kondisi ini tidak jelas penyebabnya dan berkepanjangan, bisa jadi ini merupakan salah satu ciri ciri HIV.

Ini bisa jadi dampak dari infeksi virus HIV yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

5. Nyeri Otot dan Sendi

nyeri otot dan sendi

Nyeri otot dan sendi yang tak kunjung hilang dan terus berkepanjangan juga bisa menjadi salah satu cirinya.

Rasa nyeri yang ditimbulkan akibat HIV tidak berbeda dengan rasa nyeri akibat penyakit lainnya.




6. Sakit Kepala Ekstrim

Sakit Kepala Ekstrim

Flu akibat infeksi HIV kerap menimbulkan rasa nyeri pada kepala yang tergolong ekstrem.

Nyeri ini sangat mengganggu dan terjadi berkepanjangan selama fase awal infeksi.

7. Diare

diare sakit perut

Selain flu, infeksi HIV juga menimbulkan berbagai gangguan pada sistem pencernaan.

Diare yang durasinya lebih dari seminggu bisa menjadi indikasi adanya infeksi HIV dalam tubuh.

8. Penurunan Berat Badan

penurunan berat badan

Infeksi HIV bisa memberikan penurunan berat badan yang signifikan, bisa hilang sebanyak 10%.

Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya gangguan pencernaan.

9. Pneumonia

sakit pneumonia

Literatur ilmiah menyebutkan bahwa tidak ada gejala signifikan yang bisa dilihat pada fase awal infeksi HIV.

Inilah kenapa HIV kerap disebut sebagai flu-like syndrome atau kondisi yang menyerupai infeksi flu pada umumnya.

Namun, seiring berjalannya waktu tanpa ada penanganan, masalah pernafasan ini bisa berujung pada pneumonia.

10. Berkeringat saat Malam

keringat malam akibat hiv

Penelitian membuktikan bahwa 50% penderita HIV sering berkeringat saat malam hari.

Kondisi ini bisa terjadi meskipun suhu sedang tidak panas atau ada di ruangan ber-AC sekalipun.

11. Infeksi Jamur

infeksi jamur

Sistem imun tubuh yang melemah menyebabkan penderita rentan terhadap jenis infeksi lainnya.

Salah satu infeksi yang mungkin saja terjadi adalah infeksi jamur pada kuku, meski sebenarnya infeksi bisa terjadi pada bagian tubuh manapun.

12. Penurunan Daya Ingat

penurunan daya ingat

Penderita HIV kerap mengalami penurunan daya ingat yang juga bisa berujung pada depresi.

Umumnya, kondisi ini terjadi pada infeksi HIV tahap lanjut.

Baca Juga:

8 Ciri Ciri Usus Buntu yang Wajib Diwaspadai. Kamu Mengalami Hal Ini?

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Tak lupa, kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang! 




Alya Zulfikar

Penulis 99.co Indonesia

Related Posts