Berita

Cisauk – Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Diincar Sejuta Orang

2 menit

Sepuluh tahun yang lalu, Cisauk adalah kawasan yang terkesan kumuh dan kotor. Wajar bila wilayah ini dipandang sebelah mata oleh masyarakat, termasuk para pengembang dan investor.

Pengembang besar Sinarmas Land yang memiliki cadangan lahan (land bank) ribuan hektar pun enggan untuk memanfaatkan lahan di kawasan tersebut.

Namun, segalanya berubah ketika PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI merencanakan untuk memperluas fungsi dan fisik dari Stasiun Cisauk.

Selain itu, kawasan stasiun tersebut akan dijadikan kawasan transit oriented development  (TOD).

Tak heran jika kemudian kawasan dengan luas 26,914 km persegi ini mengalami pertumbuhan yang pesat hingga sekarang.

Alhasil, para investor, pencari rumah, dan raksasa pemodal pun berbondong-bondong mencoba berinvestasi di kawasan ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengapa kawasan ini mulai diperhitungkan, berikut adalah fakta-fakta tentang Cisauk.

Fakta Cisauk

1. Memiliki Posisi yang Strategis

cisauk

sumber: www.google.com/maps

Seperti dilansir oleh properti.kompas.com, Hendra Hartono selaku pengamat sekaligus CEO Leads Property Indonesia mengatakan, Cisauk mengalami lompatan yang besar karena posisinya di bibir BSD City.

“Hal ini membawa keberuntungan buat Cisauk. Jalan akses yang dibuat Sinarmas Land, makin membuka peluang wilayah ini terus menjadi incaran. Dalam beberapa tahun ke depan, Cisauk bakal jadi favorit untuk tinggal, berbisnis, dan juga lifestyle,” jelas Hendra kepada kompas.com.

Baca Juga:

Berhenti Bekerja, Wanita Ini Buat Bangunan Bambu Nyentrik di Bali

Selain itu, kawasan ini juga berbatasn dengan kecamatan Serpon, Kecamatan Setu, dan Kecamatan Pagedangan, mendorong pembangunan di segala aspek baik kewilayahan, ekonomi, hingga politik.

2. Stasiun yang Menjadi Kunci Pembangunan

cisauk

Stasiun Cisauk adalah alasan utama mengapa sejumlah pengembang mengincar wilayah yang satu ini.

Bahkan, banyak sekali pengembang yang menggunakan Stasiun ini sebagai gimmick kampanye marketing untuk menarik minat para calon konsumen.

Stasiun ini berada di dalam Kawasan intermoda BSD City yang menghubungkan fasilitas komersial, hunian, sarana transportasi, dan saran penunjang lainnya.

3. Mudah Diakses

Selain memiliki posisi yang strategis, kawasan dapat dijangkau dengan mudah dari Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Pondok Indah-BSD.

Ada juga rencana pengembangan Tol Serpong-Balaraja.

Adapun, keberadaan stasiun Cisauk dan Cisayur yang membuat kawasan ini semakin mudah untuk diakses.

4. Harga yang Terus Melambung

Ali Tranghanda, pengamat Indonesia Property Watch, mengungkapkan jika kawasan ini menempati urutan atas investasi karena hargan lahan dan propertinya yang masih kompetitif.

Ali menyebutkan bahwa harga lahan kawasan perumahan masih berkisar antara Rp1,3-4,5 juta per meter persegi.

Sementara itu untuk lahan komersial sudah menyentuh angka Rp7-10 juta meter persegi.

Angka tersebut pun akan terus melambung seiring pesatnya pembangunan di sana.

5. Kawasan dengan Fasilitas yang Lengkap

cisauk

sumber: marketeers.com

Mengingat lokasinya yang berada di sebelah BSD City yang merupakan kota mandiri dengan ekologi kota yang lengkap, Cisauk pun bisa dibilang sebagai “kawasan dengan fasilitas yang lengkap”.

Pasalnya, Cisauk berada tidak jauh dari:

  • AEON Mall
  • Internasional Convention and Exhibition (ICE) BSD
  • Hotel Santika
  • BSD Plaza
  • Berbagai fasilitas sekolah, kesehatan dan olahraga.

Baca Juga:

7 Kota Terbaru di Dunia yang Siap Menampung di Tahun 2050

***

Dari sekian banyak kelebihan Cisauk, tak heran bila wilayah ini bakal diincar sejuta orang sebagai tempat tinggal.

Benar bukan, Sahabat 99?

Semoga ulasan di atas bermanfaat.

Simak informasi dan berita seputar dunia properti lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Jangan lupa, cari segala kebutuhan propertimu hanya di 99.co/id!

Mukhammad Iqbal

An English Literature graduate. A bibliophile. A midnight gamer. A cinema enthusiast.
Follow Me:

Related Posts