Berita Ragam

7 Contoh Artikel Ilmiah yang Baik & Benar. Lengkap!

9 menit

Ingin tahu bagaimana isi artikel ilmiah yang baik dan benar? Yuk, lihat saja ulasan lengkap contoh artikel ilmiah berikut ini!

Saat sekolah hingga kuliah, kita sering ditugaskan oleh pengajar untuk membuat karya tulis berupa artikel ilmiah.

Karya ilmiah yang satu ini terbilang memiliki bobot kesulitan yang lumayan tinggi karena perlu melakukan riset kualitatif maupun kuantitatif yang mendalam.

Menurut Brotowidjoyo (2002), artikel ilmiah adalah karya ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang benar.

Dalam penyusunannya, penulis perlu memperhatikan kaidah-kaidah yang sesuai dengan standar penulisan yang benar.

Kali ini, 99.co Indonesia menghadirkan informasi serta contoh artikel ilmiah yang benar untuk kamu jadikan acuan dalam pembuatannya.

Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Pengertian Artikel Ilmiah

contoh artikel ilmiah

Artikel ilmiah adalah karya tulis yang memuat gagasan ide dari suatu penelitian dengan cara observasi pengamatan, pengkajian, dan evaluasi yang disajikan dalam bentuk terstruktur sesuai dengan metode ilmiah.

Dalam menulisnya, tentu isi dari artikel ilmiah harus dipertanggungjawabkan dengan metode ilmiah.

Selain itu, dalam membuat artikel ilmiah harus memenuhi etika dan kaidah yang baik dan benar.

Ciri-Ciri Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar

Selain memahami pengertian artikel ilmiah, kamu juga harus mengetahui apa saja ciri-cirinya ya, Sahabat 99.

Berikut penjelasan lengkapnya:

  1. Bersifat faktual dan objektif
  2. Menggunakan pemikiran yang logis dan empiris atau dapat dibuktikan kebenarannya.
  3. Bertujuan untuk mendidik pembaca agar mencari suatu fakta
  4. Digunakan untuk kepentingan ilmiah atau kepentingan ilmu pengetahuan
  5. Ditulis secara sistematis dan terurut
  6. Menggunakan hipotesis awal yang kemudian dilakukan analisis masalah atau pembahasan yang ada
  7. Menulis dengan bahasa formal dan juga fokus dalam ilmu pengetahuan, walaupun tidak sekaku karya tulis ilmiah
  8. Menggunakan bahasa yang eksplisit atau tegas
  9. Gaya penulisan artikel ilmiah menggunakan metode penulisan ilmiah agar bisa dibedakan mana yang artikel ilmiah mana yang bukan ilmiah atau non ilmiah
  10. Ditulis dan dikembangkan berdasarkan referensi atau rujukan yang jelas (alasan mengapa artikel ilmiah selalu mencantumkan daftar pustaka atau bibliografi)

Contoh Artikel Ilmiah yang Baik dan Benar

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan contoh artikel ilmiah yang bisa kamu simak.

1. Contoh Artikel Ilmiah Populer

contoh artikel ilmiah populer

sumber: academia.edu

2. Contoh Artikel Ilmiah Penelitian

contoh artikel ilmiah penelitian

sumber: masmufid.com

3. Contoh Artikel Ilmiah tentang Pendidikan

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan

Dimas Setiawan

ABSTRAK

Pendidikan karakter bukan hanya diajarkan ketika di sekolah, tetapi juga perlu diajarkan lebih jauh ketika berada di rumah serta lingkungan sosial masyarakat.

Dewasa ini pendidikan karakter sangat dibutuhkan bukan saja untuk anak-anak serta remaja, tetapi orang dewasa.

Pendidikan karakter sangat mutlak dibutuhkan untuk membangun kelangsungan hidup bangsa. Tidak ada yang bisa memprediksi kompetisi seperti apa ke depannya.

Hal ini jelas akan menjadi beban yang berat bukan hanya kepada orang tua, tetapi juga para pendidikan di sekolah.

Semakin meluasnya akses ke berbagai dunia akan membuat anak-anak akan menghadapi berbagai persaingan dengan rekan-rekan seperjuangannya di berbagai dunia.

Ketika memasuki dunia kerja, persaingan akan semakin terasa dan jika tanpa adanya karakter pribadi yang baik akan bisa membuatnya diberhentikan dalam pekerjaan.

Sebagai sumber daya manusia yang baik, bukan hanya kecerdasan otak yang diutamakan, tetapi juga membutuhkan karakter individu yang baik.

Untuk itu dibutuhkan pendidikan karakter secara menyeluruh sejak dari rumah hingga masyarakat.

Kata Kunci : pendidikan karakter , bidang pendidikan

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Di dalam prioritas pembangunan nasional yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional Tahun 2005 – 2025 (UU No. 17 Tahun 2007) di antaranya adalah mewujudkan masyarakat yang memiliki akhlak mulia, moral, etika, budaya, dan juga memiliki tata krama berdasarkan falsafah Pancasila.

Salah satu cara agar tujuan terwujudnya masyarakat yang demikian adalah dengan cara memperkuat jati diri dan karakter bangsa melalui pendidikan.

Pendidikan ini bukan hanya di bangku sekolah, tetapi mulai dari keluarga sampai masyarakat.

Upaya untuk menerapkan pendidikan karakter adalah agar warga negara Indonesia selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mematuhi aturan hukum, memelihara kerukunan internal dan antar umat beragama, melaksanakan interaksi antarbudaya, mengembangkan modal sosial.

Kemudian agar warga negara Indonesia menerapkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, dan memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dalam rangka memantapkan landasan spiritual, moral, dan etika pembangunan bangsa.

Di dalam pendidikan nasional memiliki fungsi untuk selalu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Hal ini juga dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pendidikan karakter sebagai pendidikan nasional memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik.

Sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

PEMBAHASAN

Makna Pendidikan Karakter

Pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting di dunia. Orang-orang perlu belajar dengan giat dan mempelajari segala sesuatu dalam dunia pendidikan agar dapat membangun negaranya menjadi negara yang maju.

Pada masa sekarang, memang tidak dapat dipungkiri jika gelar pendidikan yang kita punya akan menentukan segala jenis pekerjaan kita.

Akan tetapi, gelar akademik saja tidak akan cukup, perlu juga membangun karakter yang baik. Dengan karakter pribadi yang baik, maka gelar akademik yang sudah kita miliki menjadi daya tawar tersendiri bagi banyak orang.

Sementara itu, proses pendidikan sendiri masih banyak mengejar aspek kognitifnya daripada aspek psikomotoriknya.

Masih banyak pendidik atau guru yang mengajar di sekolah hanya menjadikan kegiatan belajar mengajar menjadi suatu formalitas pekerjaan saja.

Proses belajar mengajar ini lebih terlihat pada sisi formalitas belaka tanpa melihat karakter masing-masing anak.

Menemukan guru-guru yang mengajarkan bagaimana menjadi seorang yang baik, etika-etika serta mendidik karakter anak masih sangat jarang ditemukan.

Bagi banyak orang, guru merupakan sebuah pekerjaan tanpa dibarengi tanggung jawab mendidik karakter anak.

Di dalam buku tentang Kecerdasan Ganda (Multiple Intelligences), Daniel Goleman menjelaskan kepada kita bahwa kecerdasan emosional dan sosial sangat diperlukan dalam menjalani kehidupan.

Kebutuhan menggunakan kecerdasan emosional dan sosial mencapai 80%.

Berbeda dengan kecerdasan intelektual. Di Sekolah, kecerdasan intelektual menjadi hal yang sangat utama dibandingkan dengan kecerdasan emosional dan sosial.

Sementara itu, kecerdasan intelektual dalam kehidupan hanya mencapai 20% saja. Sangat jauh daripada kecerdasan emosional dan sosial.

Dari sinilah pendidikan karakter sangat diperlukan agar peradaban bangsa menjadi lebih baik dan beradab. Jangan sampai bangsa kita diisi oleh orang-orang tanpa adab dan biadab.

Ada banyak pilar-pilar karakter yang harus ditanamkan pada peserta didik, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Salah satu pilar karakter yang harus ditanamkan pada anak adalah kejujuran.

Kejujuran perlu dilatih dan diajarkan sejak dini, bukan hanya pada anak, tetapi juga bagi kita semua. Kejujuran merupakan benteng atau fondasi diri kita dari semuanya.

Selain kejujuran, masih ada pilar karakter lain yang harus diajarkan kepada murid-murid, yakni perilaku keadilan. Dewasa ini, perilaku keadilan semakin dipertanyakan.

Ada berbagai macam kasus di negeri ini yang tidak berpihak pada keadilan. sering kali kasus yang ada selalu berat sebelah dalam penyikapan.

Selain keadilan, masih ada pilar-pilar karakter lain yang harus diajarkan pada anak. Karakter tersebut merupakan rasa hormat.

Dengan adanya rasa hormat, anak-anak dan juga kita akan lebih menghormati dan dan menghargai orang lain.

Bukan hanya sifat egois yang dikedepankan. Sebagai contoh, anak-anak akan menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, bukan malah menindasnya.

KESIMPULAN

Dengan adanya pilar-pilar karakter tersebut, anak-anak akan saling menghargai setiap ide dan juga tepat dalam mengambil keputusan.

Pendidikan karakter jika diterapkan lebih dalam akan membuat anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik. Pribadi yang baik ini tentunya juga harus mendapat dukungan, baik dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Hal ini karena pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru saja, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk mendidik generasi yang lebih baik.

4. Contoh Artikel Penelitian

Inovasi Sistem Sekolah untuk Membentuk Generasi Indonesia yang Unggul

Wisnu Aji

PENDAHULUAN

Pendidikan merupakan salah satu sarana yang memiliki pengaruh besar dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

Dengan pendidikan maka dapat tercipta generasi yang memiliki karakter berkualitas dan mampu mengaktualisasikan diri untuk menjadi salah satu dari ujung tombak peradaban berkemajuan.

Pendidikan termasuk salah satu amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Di dalamnya disebutkan bahwa tujuan nasional pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang pada akhirnya adalah untuk menopang kesejahteraan rakyat Indonesia.

Jika di dalam Pembukaan disebutkan demikian, jika ditinjau lebih jauh mengenai realitas dari pendidikan Indonesia saat ini masih jauh dari kata tercapai.

Ada beberapa indikator yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan pendidikan di Indonesia. Pendidikan Indonesia yang masih bisa dikatakan terpuruk tentunya akan membawa masalah yang sangat besar.

Akan dibawa ke manakah peradaban negeri ini kelak?

PEMBAHASAN

Sudah banyak orang atau lembaga yang melakukan survey terhadap pendidikan. Baik itu di tingkat sekolah sampai lintas negara.

Salah satu lembaga yang melakukan survey adalah PISA (Programme for International Student Assessment).

PISA sendiri menguji keterampilan membaca, matematika dan juga Ilmu Pengetahuan Alam. Dari hasil uji coba tersebut ternyata Indonesia nomor ke-64 negara dari 65 negara partisipan.

Lebih lanjut dengan pendidikan yang masih jauh dari negara-negara lainnya, jika melihat ke dalam media massa atau yang lainnya Selalu saja berita-berita buruk yang ditampilkan.

Di dalam media massa kerap kali diberitakan tindak kriminal hingga asusila yang dilakukan oleh para remaja. Para pelaku tersebut ternyata kebanyakan masih berstatus sebagai pelajar.




Melihat dari dua gambaran problem di atas tampak jelas bahwa pendidikan di Indonesia sedang menuju saat masa kritis dalam segala kondisi.

Di dalam pendidikan Indonesia sangat membutuhkan sentuhan materi sekolah yang dipadukan dengan pendidikan karakter dan juga budi luhur.

Dengan dipadukannya pendidikan karakter dalam materi pelajaran maka asas negara akan penuh dengan kearifan.

Hal ini karena benih-benih yang sudah tertanam dalam karakter bangsa adalah kondisi bangsanya yang penuh kearifan serta religiusitas masyarakatnya sangat tinggi.

Dengan adanya benih-benih karakter yang baik, inilah  secara tidak langsung membuktikan telah adanya benih karakter yang tertanam pada diri individu masyarakat Indonesia, begitu pula dengan siswa-siswi Indonesia.

Inilah yang menjadi ciri khas siswa Indonesia dengan siswa dari bangsa lainnya. Wawasan intelektual yang dipadukan dengan budi pekerti seharusnya dapat menjadi modal tambah bagi para pelajar Indonesia untuk lebih unggul.

Dalam mewujudkan semua itu berbagai kebijakan dibuat oleh Pemerintah dengan harapan dapat mengarahkan para siswa menjadi unggul dalam segala bidang.

Bidang tersebut meliputi segi kompetensi, karakter, serta jiwa kompetitif sebagai bekal bersaing dengan pelajar pelajar dari negara lain.

Salah satu kebijakan yang bisa dilihat adalah dibuatnya Kurikulum 2013 sebagai pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006.

Dalam Kurikulum K13 sendiri pendidikan karakter menjadi salah satu materi yang wajib dimasukkan di dalam pelajaran.

Pendidikan Kurikulum K13 yang sudah berjalan ini masih belum bisa menunjukkan hasilnya berupa generasi yang unggul dan mampu bersaing di kancah internasional.

Di dalam dunia pendidikan sendiri perlu adanya inovasi baru untuk mengatasi permasalahan yang ada. Inovasi yang digunakan bertujuan untuk menciptakan generasi muda berkarakter, aktif, kreatif, dan kompetitif.

Tujuan dari inovasi ini kemudian disingkat dengan BATIK. Di dalam sistem sekolah ini mengedepankan adanya perubahan dalam tiga hal pokok, yakni metode pembelajaran, kalangan pengajar, dan kuantitas siswa di tiap kelas.

PENUTUP

Dari pembahasan penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa di dalam sistem sekolah yang ada perlu adanya inovasi dalam belajar mengajar.

Inovasi tersebut adalah dengan menggunakan sistem sekolah BATIK. BATIK sendiri kepanjangan dari Berkarakter, Aktif, Kreatif dan Kompetitif.

Adapun dalam sistem ini mengedepankan metode pembelajaran, kalangan pengajar, dan kuantitas siswa di tiap kelas.

5. Contoh Artikel Ilmiah Ekonomi

Peningkatan Ekonomi Masyarakat dengan Cara Pemanfaatan Limbah Plastik

Eka Purnama

PENDAHULUAN

Sudah diketahui bersama jika penanganan limbah plastik merupakan PR yang membutuhkan pengerjaan lebih. Hal ini dikarenakan limbah plastik lebih lama terurai dibandingkan yang lainnya.

Berbagai kebijakan dari Pemerintah sudah dilakukan agar masyarakat mau mengurangi penggunaan plastik untuk kegiatan sehari-hari.

Contoh pengurangan kadar plastik dalam suatu produk, kantong plastik berbayar, penggunaan plastik dengan bahan ramah lingkungan, dan lain sebagainya.

Banyaknya limbah plastik yang sudah digunakan akan menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan, seperti pencemaran air dan tanah.

Kemudian limbah plastik yang dibakar malah akan mencemari udara. Hal ini karena hasil pembakaran limbah plastik akan menimbulkan pemanasan global.

Limbah plastik yang dibakar pun akan membawa dampak buruk bagi lingkungan sekitar seperti kanker dan berbagai macam penyakit kronis lainnya.

Dari limbah plastik ini seharusnya dilakukan daur ulang agar lebih bermanfaat dan juga bisa mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Limbah plastik yang sudah didaur ulang bisa menjadi solusi dari peningkatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.

PEMBAHASAN

Plastik pada awalnya merupakan suatu solusi dari penggunaan limbah kertas. Kertas sendiri menggunakan bahan dasar kayu sehingga produksinya mengkhawatirkan karena menghabiskan banyak pohon di hutan.

Kemudian muncullah plastik sebagai solusinya. Penggunaan plastik yang mudah dan tidak memberatkan membuat banyak orang beralih menggunakan plastik.

Semakin hari penggunaan plastik semakin tidak terkendali sehingga banyak mencemari lingkungan.

Sampah plastik sendiri merupakan limbah terbanyak kedua setelah limbah organik.

Di sisi lain sejak Desember 2015, kehadiran MEA di Indonesia telah membuka babak baru dalam perekonomian di antara negara ASEAN.

Ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi antar negara ASEAN.

Dengan adanya pasar bebas antar negara ASEAN, mau tidak mau produk lokal Indonesia harus bisa bersaing dengan produk-produk negara lainnya.

Produk-produk dari luar Indonesia juga bebas bersaing dengan produk lokal Indonesia.

Salah satu produk yang layak diperjuangkan adalah casing handphone dengan bahan dasar limbah plastik.

Inovasi ini dilatarbelakangi karena handphone sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Hampir bisa dipastikan setidaknya setiap satu rumah pasti memiliki handphone.

Berdasarkan data yang dimuat didapat menyebutkan bahwa Nurlita, pebisnis casing handphone dapat meraih keuntungan berkisar 50 – 100 juta setiap bulannya dengan produksi 30–50 casing handphone setiap harinya (Detik-finance, 2016).

Ini membuktikan bahwa penggunaan casing handphone di Indonesia telah menjadi sebuah tren tersendiri.

Dengan memanfaatkan limbah plastik untuk dijadikan casing handphone maka selain keuntungan ekonomi yang di dapat juga turut serta mengurangi limbah plastik di Indonesia.

Selain memanfaatkan limbah plastik, agar casing handphone terlihat lebih elegan bisa dibuat inovasi dengan penambahan ukiran timbul karakter terkenal atau yang lainnya.

Casing yang ditambahkan dengan ukiran, apalagi ukiran budaya lokal maka casing akan memiliki ciri khas sehingga bisa bersaing di tingkat global.

PENUTUP

Salah satu cara untuk mengurangi limbah plastik adalah dengan mendaur ulangnya menjadi produk UMKM casing handphone.

Agar casing menjadi lebih menarik dan elegan bisa ditambahkan ukiran timbul dengan mengangkat budaya lokal maupun sesuai dengan pesanan dari konsumen.

Dengan modal yang murah, limbah plastik bisa menjadi barang yang menghasilkan profit yang maksimal.

6. Contoh Artikel Ilmiah Kesehatan

Hidup Sehat dengan Rajin Cuci Tangan

ABSTRAK

Hal yang paling mendasar untuk pencegahan dan pengontrolan infeksi adalah dengan mencuci tangan.

Dengan mencuci tangan berarti membuang kotoran dan juga debu secara secara mekanis dari kedua tangan dengan menggunakan sabun.

Tujuannya sendiri adalah untuk menghilangkan kotoran dan debu dari permukaan kulit serta mengurangi jumlah mikroorganisme yang ada pada kulit.

Ada banyak hal penyakit ketika tidak rajin mencuci tangan, salah satunya diare. Diare biasanya terjadi karena kuman ditransmisikan atau berpindah tempat dari tangan menuju makanan yang kemudian masuk dalam pencernaan.

Dengan mencuci tangan menggunakan sabun maka potensi untuk menghindari berbagai macam penyakit akan menjadi lebih besar daripada mereka yang tidak mencuci tangan sama sekali.

Kata Kunci: Cuci Tangan, menggunakan sabun

PENDAHULUAN

Menjaga kesehatan tidak selalu dengan harga yang mahal. Kita bisa menjaga kesehatan bahkan dengan hal yang sangat sederhana dan terkadang sering membuat kita lupa. salah satunya dengan mencuci tangan.

Mencuci tangan dengan sabun merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah masuknya kuman atau bakteri ke dalam tubuh.

Hampir semua orang sudah memahami bahwa mencuci tangan merupakan hal sangat penting.

Akan tetapi tidak semua orang membiasakan mencuci tangan dengan sabun, terutama saat akan atau setelah  melakukan hal-hal yang sangat penting, seperti setelah buang air kecil, sebelum makan, dan sebagainya.

Mereka hanya mengetahui pentingnya mencuci tangan dengan sabun tetapi tidak membiasakannya dalam kehidupan nyata. Hal ini sangat penting dibiasakan di masyarakat agar orang-orang dapat terhindar dari berbagai penyakit.

Untuk terbiasa mencuci tangan dengan sabun perlu dilatih dari kecil. Selain itu juga pembiasaan diri untuk mencuci tangan juga harus dipraktikkan dalam lingkup keluarga.

Orang tua merupakan contoh yang baik bagi anak-anaknya. Kemudian penekanan untuk selalu mencuci tangan juga perlu diperhatikan di sekolah dan masyarakat.

Dengan melakukan pembiasaan mencuci tangan dengan sabun sangat diharapkan terutama ketika akan makan.

PEMBAHASAN

Menjaga kesehatan tidak selalu dengan harga yang mahal. Kita bisa menjaga kesehatan bahkan dengan hal yang sangat sederhana dan terkadang sering membuat kita lupa.

Hal sederhana itu adalah rajin cuci tangan. Mencuci tangan bisa kita jadikan sebagai gaya hidup agar kita terhindar dari berbagai macam penyakit.

Kita sudah mengetahui bersama jika tangan merupakan salah satu organ tubuh yang sangat vital. Tangan digunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Tangan bisa membuat karya yang indah, namun juga bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Berbagai benda yang kita sentuh bisa jadi benda tersebut mengandung kuman atau bakteri. Benda-benda yang ada di sekitar kita juga tak luput dari berbagai macam bakteri atau kuman.

Misalnya saja bolpoint, handphone, laptop, gagang pintu, dan sebagainya. Benda-benda tersebut bisa jadi sudah terkena virus atau bakteri dan juga sudah sering kita pegang.

Untuk melakukan pencegahan, sebaiknya kita rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama ketika akan makan, baik itu sebelum atau sesudah makan.

Banyaknya virus yang bermunculan ini membuat cuci tangan menjadi salah satu cara untuk melakukan pencegahan.

Mencuci tangan memiliki banyak manfaat. Manfaat ini sudah banyak diakui sejak lama. Akan tetapi pada kenyataannya masih banyak orang yang malas untuk mencuci tangan.

Padahal sering diketahui, tangan kita sering kali menyentuh berbagai benda. Benda-benda itu bisa jadi sudah dipenuhi kuman, bakteri dan kotoran serta siap untuk memasuki tubuh kita

Kuman sendiri ketika masuk ke dalam tubuh kita, tidak melulu selalu lewat mulut. Bisa jadi kuman tersebut lewat melalui kontak tangan dengan mata, hidung, atau bahkan dengan tangan itu sendiri.

Berbagai macam kuman yang masuk bisa menjadi berbagai penyakit, seperti diare, flu, dan sebagainya.

KESIMPULAN

Mencuci tangan menjadi hal yang wajib ketika akan dan sesudah menyiapkan makanan.

Ketika kita akan menyiapkan makanan, apalagi jika yang kita persiapkan adalah daging mentah, baik itu ikan, ayam, atau yang lainnya, segera cuci tangan setelah menyentuhnya.

Selain menyiapkan makanan, ketika kita bersin atau batuk, menyentuh hidung, memegang luka serta menangani orang sakit, jangan lupa untuk segera mencuci tangan.

Ketika selesai melakukan kegiatan, sebaiknya kita selalu mencuci tangan agar kuman atau penyakit yang ada tidak mudah masuk ke diri kita.

Begitu juga sebaliknya, kita tidak menyebarkan kotoran dan kuman kepada orang lain, terutama keluarga yang kita sayangi.

Maka dari itu, kita harus rajin mencuci tangan agar kita dapat melindungi orang-orang dan keluarga yang kita sayangi.

7. Contoh Artikel Ilmiah Non-Penelitian

contoh artikel ilmiah

sumber: researchgate.net

***

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu ya, Sahabat 99.

Jangan lupa baca artikel terkini lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah aman dan nyaman seperti Grahawangi City View?

Kunjungi 99.co/id dan rumah123.com untuk mendapatkan hunian idaman, karena kami selalu #AdaBuatKamu.




Gadis Saktika

Gadis Saktika is an Indonesian Language and Literature graduate who specializes in Linguistics. Aside from that, Gadis is an aspiring content writer. Her experience varies from writing property, lifestyle, and politics. She also uses Google Analytics, Ahrefs, and implements SEO seamlessly in her contents to further enhance the contents she produces.

Related Posts