Finansial Keuangan

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Disertai Tujuan, Manfaat, dan Penjelasan Lengkap. Perlu Diketahui!

3 menit

Dalam suatu perusahaan, baik perusahaan berskala besar maupun Usaha Kecil Menengah (UKM), diperlukan adanya laporan laba rugi. Bagi kamu yang kebingungan mengenai seluk beluknya, kami paparkan contoh laporan laba rugi disertai penjelasan lengkap.

Sahabat 99, cara membuat laporan laba rugi perusahaan sangatlah penting.

Laporan laba rubi adalah salah satu bagian laporan keuangan perusahan dalam periode tertentu yang berisi pendapatan serta beban perusahaan yang menghasilkan laba atau rugi bersih.

Dengan adanya catatan laporan laba rugi, pemilik perusahaan dapat meninjau keuntungan guna meningkatkan pendapatan atau mengurangi biaya tak perlu.

Maka dari itu, jenis laporan ini merupakan salah satu komponen yang mesti masuk dalam pembukuan bersama dengan neraca keuangan serta laporan arus kas.

Namun, perlu untuk kamu ketahui, laporan laba rugi tidak hanya berlaku bagi perusahaan-perusahaan besar saja.

Perusahaan rintisan atau UKM juga disarankan untuk memiliki laporan laba rugi, lo.

Pasalnya, laporan laba rugi adalah laporan yang bisa membantu kamu, para pelaku usaha, untuk mengukur dan mengetahui sejauh mana perkembangan perusahaan dalam periode tertentu.

Nah, sebelum memberikan contoh laporan laba rugi, ada baiknya kamu mengetahui mengenai tujuan, manfaat, dan penjelasan yang tak kalah penting lainnya.

Tujuan Laporan Laba Rugi

laporan laba rugi perusahaan

Seperti telah disinggung di atas, laporan laba rugi mempunyai beberapa tujuan yang mesti kamu ketahui:

  1. Mengetahui seberapa baik kinerja perusahaan dalam menjalankan operasional bisnis
  2. Melakukan evaluasi atas penyebab meningkat/menurunnya biaya-biaya yang telah dikeluarkan
  3. Mengambil langkah tepat guna lebih mengefisiensikan atau mempersiapkan strategi agar penjualan semakin meningkat
  4. Sebagai patokan dalam perhitungan besaran pajak perusahaan

Manfaat Laporan Laba Rugi

Selain tujuan, membuat laporan laba rugi juga memberikan sejumlah manfaat. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Evaluasi Kinerja Perusahaan

Melalui adanya laporan laba rugi, sebuah perusahaan bisa melakukan evaluasi kinerja guna meningkatkan pendapatan atau meminimalkan kerugian.

Sebagai contoh, apabila perusahaan mengalami masalah dalam keuangan, maka bisa diambil keputusan untuk terus berkembang dan tetap menjaga persaingan dengan perusahaan lainnya.

2. Sebagai Tolak Ukur

Laporan laba rugi juga memiliki manfaat sebagai tolak ukur perusahaan untuk terus menjadi lebih baik, terutama dari sisi keuangan.

Pengamatan laporan ini juga dapat kamu gunakan untuk menimbang pengeluaran perusahaan antara yang efektif dan yang kurang efektif.

Tentu saja ini sangat bermanfaat guna membantu perusahaan.

3. Menganalisis Strategi Perusahaan

Operasional perusahaan tidak serta merta bisa berjalan begitu saja tanpa perhitungan yang matang.

Diperlukan adanya strategi khusus agar perusahaan tidak merugi dalam periode tertentu.

Maka dari itu, laporan laba rugi ini memiliki peran penting sebagai medium untuk menganalisis strategi perusahaan ke depannya.

Contoh Laporan Laba Rugi

1. Contoh Laporan Laba Rugi

PT Jasa Bangun Adi Perkasa

Laporan Laba Rugi

Periode Juni 2020

Pendapatan
Penjualan Bersih              : Rp800.000.000

Pendapatan Sewa            : Rp20.000.000

Total Pendapatan            : Rp780.000.000

Beban
Harga Pokok Penjualan  : Rp300.000.000

Harga Penjualan              :  Rp15.000.000
Beban Administrasi        :   Rp10.000.000
Bunga                                 :    Rp5.000.000
Beban Lain-lain Bersih  :    Rp5.000.000

Total Beban                                   :   Rp335.000.000




Laba Sebelum Pajak                        :   Rp445.000.000
Pajak                                                   :   Rp111.150.000

Laba Besih                                     :   Rp333.750.000

2. Contoh Laporan Laba Rugi Bengkel Mobil

contoh laporan laba rugi

sumber: zahiraccounting.com

Cara Membuat Laporan Laba Rugi

Melansir accurate.id, laporan keuangan terkait laba rugi acap kali memiliki perbedaan antara perusahaan satu dengan perusahaan lainnya.

Hal ini dikarenakan pengeluaran dan pendapatan bakal bergantung pada jenis operasi atau bisnis yang dilakukan.

Namun, secara umum, berikut adalah cara membuat laporan raba rugi yang baik dan bisa kamu tiru kemudian sesuaikan.

1. Pilih Periode Pelaporan

Pertama, kamu mesti memilih periode pelaporan yang akan tertuang pada laporan yang hendak kamu buat.

Perusahaan yang diperdagangkan secara publik umumnya membuat laporan setiap tiga bulan atau tahunan.

Namun, untuk bisnis kecil, tidak ada aturan ketat dalam pelaporannya.

2. Membuat Neraca Percobaan

Selanjutnya, kamu mesti mencetak laporan neraca percobaan.

Neraca percobaan ini adalah dokumen internal yang mencantumkan saldo akhir setiap akun di buku besar untuk periode laporan tertentu.

Nantinya, semua angka saldo ini diperlukan untuk membuat laporan laba rugi.

3. Menghitung Pendapatan

menghitung pendapatan perusahaan

Hitunglah pendapatan total dari bisnis yang kamu geluti selama periode yang telah ditentukan.

Tambahkan semua item baris pendapatan dari laporan neraca percobaan dan masukkan jumlah total dalam item baris pendapatan.

4. Tentukan HPP

Harga Pokok Penjualan atau HPP mencakup biaya tenaga kerja langsung, bahan biaya yang kamu keluarkan untuk menyediakan barang atau jasa.

Tambahkan semua item baris hingga harga pokok penjualan di laporan saldo percobaan dan buat daftar total harga pokok penjualan di laporan laba rugi.

5. Hitung Gross Margin

Kemudian, kurangi harga pokok penjualan dari total pendapatan pada laporan.

Perhitungan ini bakal memberi kamu margin kotor atau jumlah kotor yang diperoleh dari penjualan.

6. Tambahkan Biaya Operasi

Tambahkan biaya operasional yang tercantum di laporan neraca saldo.

Lalu, masukkan jumlah total ke dalam laporan laba rugi sebagai item baris biaya penjualan dan administrasi.

7. Hitung Penghasilan

Kurangi total biaya penjualan dan administrasi dari margin kotor.

Masukkan jumlah di bagian bawah laporan laba rugi.

8. Tambahkan Pajak & Hitung Penghasilan Neto

Guna menghitung pajak pendapatan, kalikan tarif pajak negara dengan angka pendapatan sebelum pajak.

Sementara untuk menentukan pendapatan bersih, kurangi pajak pendapatan dari angka pendapatan sebelum pajak.

Masukkan angka tersebut ke dalam baris terakhir laporan laba rugi.

***

Itulah contoh laporan laba rugi beserta penjelasan lengkapnya, Sahabat 99.

Semoga ulasannya bermanfaat ya.

Pantau terus informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia

Sedang mencari rumah dijual di Bekasi?

Kunjungi saja www.99.co/id untuk menemukan hunian idamanmu!




Hendi Abdurahman

Selain menulis, juga menikmati jalan-jalan dari satu gang sempit ke gang sempit lainnya.

Related Posts