Berita Ragam

3 Contoh Proposal Usaha yang Baik dan Benar untuk Gaet Calon Investor

5 menit

Sahabat 99, kamu sedang mencari investor untuk membantu mendanai usaha yang akan kamu rintis akan tetapi tidak tahu bagaimana caranya membuat proposal yang baik dan benar? Jangan khawatir, 99.co Indonesia akan memberikan contoh proposal usaha yang bisa kamu jadikan referensi.

Sebelum menjalankan bisnis, salah satu kendala utama yang kerap mengadang adalah permodalan.

Tak sedikit orang bahkan meminjam modal ke perbankan atau rentenir.

Namun, risiko yang ditanggung adalah adanya bunga yang dibebankan.

Akan tetapi, kamu harus tahu bahwa di dunia bisnis ada istilah investor.

Mereka bisa kamu jadikan peluang untuk membantu usaha yang dirintis tersebut.

Hanya saja, investor belum tentu tertarik jika tawaran yang kamu lakukan biasa-biasa saja.

Untuk meyakinkan calon investor, ada baiknya kamu lakukan perencanaan bisnis.

bisnis online

Perencanaan ini biasanya dalam bentuk proposal usaha.

Proposal ini bisa menggambar rencana bisnis yang akan dikembangkan karena berisi hal detail mengenai berbagai aspek yang berhubungan dengan usaha.

Aspek-aspek ini meliputi analisis SWOT, perkiraan modal, peluang dalam pasar dan rincian produk ataupun jasa.

Contoh proposal usaha ini digunakan untuk mempermudah seseorang dalam menjalankan bisnis berisi panduan secara rinci dan jelas.

Dalam suatu bidang usaha, tentu harus memuat estimasi modal dan analisis SWOT yang berbeda.

Untuk lebih detailnya mengenai proposal usaha, berikut ini adalah beberapa contoh proposal usaha yang baik dan benar yang dirangkum dari berbagai sumber.

Contoh Proposal Usaha yang Mudah Dibuat

Contoh Proposal Usaha Kerajinan

bisnis kecil membuat sepatu

1. Judul proposal usaha: kumbang kepik dari botol plastik bekas

2. Bahan dan alat yang dibutuhkan

• Botol plastik bekas (ukuran bebas)
• Cat warna cerah
• Kuas
• Bola pimpong
• Bola mata kecil plastik
• Lem
• Kawat
• Gunting dan pisau
• Pernak-pernik
• Paku kecil

3. Cara Pembuatan

• Pertama, membuat bagian badan terlebih dahulu dengan memotong bagian bawah botol plastik menggunakan gunting.
• Kemudian cat bagian dalam botol plastik
• Setelah itu jemur botol plastik di bawah sinar matahari sampai cat kering.
• Siapkan bola pimpong, kemudian buatlah bagian kepala dengan memotong bola pimpong menjadi ukuran seperempat.
• Agar menyerupai kepala kumbang, cat bola pimpong dengan warna hitam.
• Potong kawat sekitar 4-5 cm dan tekuk bagian ujungnya. Kawat ini digunakan untuk antena kumbang
• Kemudian, melubangi kepala agar antena dapat dipasang menggunaka paku kecil.
• Tempelkan bagian kepala dan badan kumbang menggunakan lem.
• Setelah itu, tempel juga matanya serta tambahkan pernak-pernik pada bagian badan kumbang.
• Hiasan kumbang kupik yang lucu siap digunakan.

4. Perencanaan Anggaran

Modal
• Cat : Rp30.000
• Kuas : Rp5.000
• Bola pimpong : Rp25.000
• Kawat: : Rp5.000
• Bola mata plastik kecil : Rp4.000
• Lem : Rp6.000
• Jumlah : Rp75.000 estimasi untuk 35 unit

Penjualan
Rencana harga jual: Rp85.000 untuk 35 unit
Profit
Harga jual – modal: Rp85.000-Rp75.000 = Rp10.000

5. Analisis SWOT

a) Strength
• Harga relatif murah
• Produk menarik dan lucu khusunya untuk anak-anak

b) Weakness
• Tidak ramah lingkungan karena terbuat dari plastik.

c) Opportunity
• Belum ada yang pernah menjual produk ini di daerah serupa
• Menerima pesanan
• Melayani jual beli online.

d) Threat
• Banyak penjual produk serupa dengan bahan yang lebih baik berupa kain flanel

Contoh Proposal Usaha kuliner

usaha membuat kue

1. Judul proposal usaha: Deliza Bakery

2. Rencana produk

Usaha Bakery merupakan jenis usaha yang menjual kue dan roti berukuran kecil dengan cita rasa lezat dan cocok untuk dijadikan sebagai camilan.

3. Keunggulan produk

• Bakery adalah makanan yang lezat dan bergizi
• Harga relatif murah karena dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat dari anak-anak sampai dewasa.
• Bakery tersedia dalam berbagai citra rasa.

4. Bahan dan alat yang dibutuhkan

• Tepung terigu: 34 kg
• Isi roti: selai nanas, strawberry, cokelat (6 kg)
• Gula pasir: 17 kg
• Mentega: 17 kg
• Telur: 70 butir
• Ragi: 1.000 gram
• Garam: 200 gram

5. Proses pembuatan produk

– Pertama, persiapkan bahan-bahan untuk pembuatan roti seperti tepung terigu, selai, gula pasir, mentega, telur, ragi dan garam.

– Setelah semua bahan siap, takarlah bahan menggunakan timbangan

– Kemudian campurkan tepung terigu, telur, garam, ragi dan mentega
selanjutnya aduk menggunakan mixer lalu masukan air secukupnya.

– Setelah menjadi adonan diamkan selama 10 menit.

– Bagi adonan sesuai dengan keinginan.

– Roti yang telah dikembangkan, dibentuk dan diisi lalu dimasukan ke dalam loyang besar untuk dioven kurang lebih 15 menit (170ºC).

– Dinginkan roti kira-kira 1 jam.

– Setelah roti dingin lakukanlah pengemasan.

6. Analisis SWOT

a) Strength
Usaha roti ini memiliki tampilan dan cita rasa khas yang berbeda dibandingkan bakery lainnya.

b) Weakness
Produk roti tidak mampu bertahan lama dan mudah ditiru.

c) Opportunity
Budaya konsumtif masyarakat menjadi peluang utama untuk meraih keuntungan dengan menjual roti yang memiliki beragam rasa.

d) Threat
Banyak produsen bakery yang sudah terlanjur memiliki nama di Bandung.

Harga bahan baku yang tidak stabil juga dapat mengurangi profit.

7. Biaya produksi harian:

• Tepung terigu (34 kg) Rp255.000
• Selai (6 kg) Rp40.000
• Gula pasir (17 kg) Rp180.000
• Mentega (17 kg) Rp160.000
• Telur (70 butir) Rp110.000
• Ragi (1.000 gram) Rp50.000
• Garam (200 gram) Rp45.000
• Plastik (90 buah) Rp100.000

Total Biaya bahan baku Rp940.000
Perkiraan total biaya alat =Rp 500.000
Proyeksi Penjualan per hari = Rp1.800.000
Laba bersih = Rp 1.800.000 – (Rp 940.000 + 500.000) = Rp360.000
Jadi, laba bersih per hari yang akan diterima Rp360.000

Contoh Proposal Bisnis Properti

contoh bisnis properti

1. Judul: Pengembangan Rumah Toko

2. Produk yang ditawarkan:

  • Rumah toko

3. Lokasi Proyek:

  • Bandung

4. Site Plan:

Areal tanah ini seluas kurang lebih 625 m2 (25 m x 25 m).

Salah satu lokasi yang terbaik untuk pengembangan ruko adalah di posisi hoek, di persimpangan jalan dan dengan lalu lintas masing-masing 2 arah.

Sehingga posisi menjadi strategis, parkir bisa dari 2 sisi, dan pagar bisa dibuka, sehingga memudahkan keluar masuk parkir dan dapat muat banyak parkir.

Dalam areal tanah tersebut, dapat dibangun 4 unit dengan ukuran 5 m X 25 m.

Koefesien dasar bangunan untuk rencana ini = 48%, dan halaman parkir = 325 m2 (52%), dapat memuat 26 lot parkir.

5. Nilai Investasi:

Perkiraan total investasi tanah dan bangunan kurang lebih Rp5 miliar (4 unit).

Untuk ruko masing-masing 3 lantai, dengan asumsi harga tanah kurang lebih Rp 4 Juta/m2.

Apabila harga tanah di bawah harga tersebut, maka investasi menjadi lebih rendah.

6. Penentuan Harga:

Harga pokok penjualan (HPP) = Rp 1,25 miliar/Unit

Harga Pesaing = Rp3,5  miliar.

7. Pembangunan:

  • Pembangunan dapat dilaksanakan sendiri.
  • Pembangunan dilakukan kerja sama.

8. Sistem Pemasaran

  • Iklan di media
  • Media sosial
  • Agen pemasaran
  • Pameran

9. Analisis SWOT

a) Strength
• Harga relatif murah dibandingkan proyek sejenis
• Produk mengedepankan kualitas

b) Weakness
• Fasilitas pendukung kurang memadai

c) Opportunity
• Menerima pemesanan secara online

d) Threat
• Banyak penjual produk serupa di wilayah tersebut

Manfaat Proposal Usaha

  • Sebagai perbandingan antara perkiraan dengan hasil yang nyata.
  • Membantu dalam mengembangkan dan menguji strategi dan hasil yang diharapkan dari sudut pandang pihak lain.
  • Menyediakan alat komunikasi bagi wirausahawan untuk memaparkan dan meyakinkan gagasannya kepada pihak lain secara menyeluruh.
  • Membantu wirausahawan untuk bisa berpikir kritis dan objektif dari bidang usaha yang akan dijalankan.
  • Persaingan faktor ekonomi dan analisis finansial yang masuk dalam subjek proposal usaha dapat mendekati asumsi-asumsi secara cermat, mengenai seberapa besar tingkat keberhasilan usaha.
  • Mengidentifikasi adanya kemungkinan risiko kritis pada saat penting, untuk mempermudah penentuan langkah antisipasi.
  • Memberikan sumber-sumber finansial yang lebih jelas, dokumen ringkas yang mengandung informasi penting serta evaluasi finansial.
  • Memberikan gambaran tentang kemampuan wirausahawan untuk memenuhi kewajibanya sebagai wirausahawan sekaligus pemimpin
  • Menjadi sebuah gambaran awal dan seberapa jauh kemampuan manajerial seseorang wirausahawan.
  • Memberikan informasi potensi pasar dan perkiraan market share yang mungkin diraih.
  • Memberikan gambaran tentang kemampuan wirausahawan untuk memenuhi kewajibannya.

Baca Juga:

Pelajari Contoh Surat Keterangan Usaha Ini Sebelum Pinjam Uang ke Bank!

Sahabat 99, itulah 3 jenis contoh proposal usaha.

Dari ketiga contoh tersebut, kamu bisa kembangkan lebih lanjut seperti penyertaan foto produk hingga pengembangan bisnis dalam beberapa waktu ke depan.

Kamu juga bisa sertakan surat izin usaha dan pendukung lainnya jika dirasa perlu, ya.

Semoga dengan contoh tersebut, bisa membantu kamu yang akan merintis usaha.

Simak juga artikel penting lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Kamu juga bisa cari rumah dengan mudah di www.99.co/id.

Ilham Budhiman

Penulis

Related Posts