Berita Ragam

4 Contoh Resensi Cerpen yang Baik dan Benar Beserta Strukturnya, Singkat dan Menarik!

3 menit

Contoh resensi cerpen yang baik dan benar berikut ini harus diperhatikan dengan seksama supaya kamu tak keliru saat membuatnya. Sudah tahu apa saja yang tak boleh dilewatkan?

Sahabat 99, cerpen atau cerita pendek adalah karya sastra yang umumnya ditulis secara singkat dan ringkas.

Kisah dalam sebuah cerpen biasanya berupa fiksi dan berfokus pada satu kejadian.

Cerita dalam cerpen bisa dibaca dalam sekali duduk karena biasanya tidak lebih dari 10.000 kata

Berbicara karya sastra seperti cerpen mungkin membuat kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah resensi cerpen.

Resensi cerpen bisa dengan mudah kamu lihat di surat kabar atau media online, lo!

Selengkapnya simak di bawah ini, yuk!

Apa Itu Resensi Cerpen?

Secara umum, resensi adalah tulisan yang membahas isi buku secara keseluruhan.

Resensi juga biasanya menjelaskan kelemahan dan kelebihannya pada pembaca.

Jadi, resensi cerpen adalah sebuah tulisan yang memberikan gambaran keseluruhan secara singkat dan jelas.

Struktur resensi cerpen di antaranya judul, data buku, isi, hingga kelebihan dan kekurangannya.

Dengan menulis resensi, siapa pun akan mengetahui mengenai suatu karya berdasarkan sudut pandang penulis resensi.

Tidak cuma cerpen, karya sastra yang juga bisa kamu resensi adalah novel.

Simak contoh resensi cerpen yang bisa kamu pelajari di bawah ini!

4 Contoh Resensi Cerpen yang Baik dan Benar

1. Contoh Resensi Cerpen Fiksi

Identitas Cerpen

  • Judul Cerpen: Cinta adalah Kesunyian
  • Nama Pengarang: Gabriel Garcia Marquez
  • Penerbit: Pusaka Sastra LKiS Yogyakarta
  • Penerjemah: Anton Kurnia
  • Tebal Buku: 164 halaman
  • Cerpen yang diresensikan: Halaman 75-83
  • Cetakan: ke-IV, Juli 2009

Sinopsis Cerpen

Florentino Ariza yang digambarkan sebagai lelaki dewasa selalu melamunkan dan membayangkan pujaan hatinya bernama Fermina Daza.

Florentino selalu membayangkan sang pujaan hati selama hidupnya tanpa mau menjalani kehidupannya yang sekarang menjadikannya terpuruk oleh perasaan cinta, hingga dirinya hidup di dalam kesunyian.

Hingga suatu kali dalam perjalanannya dia bertemu dengan seorang wanita, sebuah cinta ia dapatkan namun sayang cinta itu hanya sekejap dan menghilang begitu saja.

Florentino Ariza pun kembali terpuruk dan mulai membayangkan sang pujaan hati hingga yang tertinggal hanyalah kensunyian.

Kelebihan Cerpen

Pengarang menitikberatkan gambaran dan bahasa sastra lama, kebahasaan yang sangat dijiwai pengarang membuat para pembaca kagum, dan membuat para pembaca lebih terinpirasi.

Terutama pada diakhir-akhir alinea, mulai terlihat ciri pengarang yang menggambarkan cerita dapat berakhir dengan hal apa pun, tidak harus sedih atau senang.

Kekurangan Cerpen

Cerpen ini menggambarkan abad 20-an, yang kemungkinan besar banyak pembaca sulit membayangkan pada masa itu.

Mungkin tidak sedikit pembaca akan berhenti di lembar kedua, karena di masa kini sulit buat memahami bacaan yang tinggi kebahasaannya.

Sumber: cerdika.com

2. Resensi Cerpen “Sungai” Karya Nugroho Notosusanto

contoh resensi cerpen

3. Resensi Cerpen Robohnya Surau Kami

Identitas Cerpen

  • Judul: Robohnya Surau Kami
  • Pengarang: A.A. Navis
  • Tahun: Cetakan ketujuh belas, November 2010
  • Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
  • Tebal: 142 halaman

Sinopsis

Cerpen Robohnya Surau Kami berisi kisah penjaga surau yang taat beribadah namun memilih mengakhiri hidup dengan bunuh diri.




Penyebabnya, dia menerima sindiran dari seorang pembual bahwa hidup tidak diridhoi Allah jika hanya beribadah tapi meninggalkan amal kemasyarakatan.

Hal ini bermula ketika di suatu tempat ada sebuah surau tua yang nyaris ambruk.

Lalu, dia datang ke sana dengan keikhlasan hatinya dan izin dari masyarakat setempat untuk mengutus surau itu.

Orang ini disebut sebagai Garin yang dapat hidup karena sedekah orang lain, bekerja sebagai pengasah pisau, dan mengisi hidup dengan beribadah.

Dia tidak ngotot bekerja karena hidup sendiri. Hasil kerjanya tidak untuk orang lain, apalagi untuk anak dan istrinya yang tidak pernah terpikirkan.

Suatu ketika datanglah Ajo Sidi untuk berbincang-bincang dengan penjaga surau itu. Lalu, keduanya terlibat perbincangan yang mengasyikan.

Akan tetapi, sepulangnya Ajo Sidi, penjaga surau itu murung, sedih, dan kesal.

Dia merasakan, apa yang diceritakan Ajo Sidi itu sebuah ejekan dan sindiran untuk dirinya.

Dia memang tak pernah mengingat anak dan istrinya tetapi dia pun tak memikirkan hidupnya sendiri sebab dia memang tak ingin kaya atau bikin rumah.

Segala kehidupannya lahir batin diserahkannya kepada Tuhan.

Dia tak berusaha mengusahakan orang lain atau membunuh seekor lalat pun.

Dia senantiasa bersujud, bersyukur, memuji, dan berdoa kepada Tuhannya.

Apakah semua ini yang dikerjakannya semuanya salah dan dibenci Tuhan? Atau dia ini sama seperti Haji Saleh yang di mata manusia tampak taat tetapi dimata Tuhan dia itu lalai.

Akhirnya, kelak ia dimasukkan ke dalam neraka. Penjaga surau itu begitu memikirkan hal ini dengan segala perasaannya.

Akhirnya, dia tak kuat memikirkan hal itu. Kemudian dia memilih jalan pintas untuk menjemput kematiannya dengan cara menggorok lehernya dengan pisau cukur.

Kematiannya sungguh mengejutkan masyarakat di sana. Semua orang berusaha mengurus mayatnya dan menguburnya.

Namun, satu orang tidak begitu peduli atas kematiannya. Dia adalah Ajo Sidi, yang pada saat semua orang mengantar jenazah penjaga surau, dia tetap pergi bekerja.

Kelebihan dan Kekurangan Cerpen Robohnya Surau Kami

Kelebihan cerpen ini memiliki pesan atau moral agama, sosial, pendidikan, dan nilai adat yang bagus buat pembaca.

Sementara kekurangannya terletak pada gaya bahasa yang terlalu tinggi sehingga sulit untuk dimengerti oleh sebagian orang.

4. Resensi Cerpen Singkat

resensi cerpen

contoh resensi cerpen

***

Semoga bermanfaat, ya!

Simak artikel lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id dan rumah123.com jika kamu sedang mencari rumah impian.

Temukan segala kemudahan dalam mencari hunian karena kami #AdaBuatKamu.

Dapatkan rumah terjangkau dari sekarang salah satunya Botania Lake Residence!




Ilham Budhiman

Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional. Kini, aktif sebagai penulis di 99.co.

Related Posts