Berita Berita Properti

Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah yang Baik dan Benar Dilengkapi Cara Membuatnya, Sah secara Hukum!

4 menit

Bagi kamu yang sedang mencari referensi cara membuat surat perjanjian sewa tanah, beberapa contoh di artikel ini bisa ditiru supaya surat tersebut sah secara hukum. Berikut contoh surat perjanjian tanah yang baik dan benar

Seperti surat perjanjian lainnya, surat perjanjian yang satu ini begitu penting dalam proses sewa menyewa tanah.

Dengan adanya surat semacam ini, maka hak dan kewajiban kedua pihak akan terjamin bahkan terikat oleh hukum.

Hal ini karena surat perjanjian tersebut memiliki legalitas karena dibubuhi tanda tangan di atas meterai sesuai isi perjanjian.

Hanya saja, semua itu harus dilakukan secara baik dan benar karena dalam perjanjian tersebut akan melibatkan antara pemilik atau tuan tanah dengan penyewa beserta saksi-saksi.

Jika tidak ditulis secara rinci maka akan berisiko besar bahkan bisa sampai mengajukan gugatan satu sama lain.

Untuk menghindari lebih lanjut, simak dulu fungsi dan syarat-syarat surat penjian sewa tanah di bawah ini.

Fungsi Surat Perjanjian Sewa Tanah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka surat perjanjian sewa tidak boleh sembarangan dan dibuat asal-asalan.

Ini karena surat tersebut akan menjadi bukti antara kedua belah pihak yang telah sah ditulis hitam di atas putih.

Dengan adanya bukti legal dan berkekuatan hukum maka kedua belah pihak bisa menuaikan hak dan kewajibannya.

Jika sudah sesuai kesepakatan, maka fungsi surat ini akan meminimalisir risiko hukum di masa yang akan datang.

Syarat Sah Surat Perjanjian Sewa Tanah

surat perjanjian sewa tanah

sumber: mitchellsfrontpage.com

Tak ada yang membedakan antara surat perjanjian sewa tanah dengan surat perjanjian lainnya.

Oleh karena itu, syarat sah surat perjanjian tanah ini pun harus memenuhi beberapa aspek.

Berikut syarat sah surat perjanjian tanah:

  • Ditulis di atas kertas dengan dibubuhi tanda tangan jela di atas meterai;
  • Kertas yang sebelumnya tersegel;
  • Tak ada paksaan dalam membuatnya;
  • Kedua belah pihak sehat secara mental;
  • Isinya jelas memaparkan hak dan kewajiban kedua belah pihak;
  • Masing-masing kedua belah pihak memahami maksud dan tujuannya;
  • Poin-poin isi perjanjian harus telah disetujui;
  • Isi surat perjanjian sesuai undang-undang dan norma hukum yang berlaku.

Cara Membuat Surat Perjanjian Sewa Tanah

surat sewa tanah

sumber: oxfordlearning.com

1. Pihak-Pihak yang Terlibat

Cara membuat surat perjanjian sewa tanah adalah menyertakan pihak yang terlibat dalam perjanjian ini, di samping kedua belah pihak antara penyewa dan tuan tanah.

Sertakan pula para saksi minimal berusia 15 tahun, sehat secara mental, serta tidak sedang ditahan karena suatu perkara.

Jangan lupa, identitas para pihak yang terlibat harus dibuat secara lengkap.

2. Identitas Tanah yang Disewakan

Cara membuat surat perjanjian sewa tanah adalah menyertakan identitas tanah tersebut.

Hal yang menjadi pokok utama dalam surat ini adalah tanah yang disewakan, Sahabat 99.

Jadi, sertakan dengan jelas identitas tanah yang dimaksud seperti harga sewa tanah, luas, alamat, letak hingga batas-batas tanah.

3. Durasi Sewa

Ini adalah transaksi sewa menyewa, maka kamu juga harus sertakan durasi atau jangka waktu penyewaan secara lengkap.

Hal ini penting supaya kedua belah pihak mengetahui ketentuan yang berlaku.

Jadi, jika masa sewa habis maka tuan tanah berhak menyewakannya lagi pada orang lain.

Sebaliknya, tuan tanah tak bisa mengusir penyewa karena masa durasi sewa sudah termaktub dalam isi perjanjian.




4. Harga Sewa dan Cara Pembayaran

Berapa tarif sewa yang disepakati? Bagaimana cara pembayarannya dan uang mukanya?

Nah, hal ini juga penting sehingga bisa dicantumkan di dalam surat perjanjian.

5. Pemanfaatan Tanah

Informasi terkait pemanfaatan tanah tetap penting untuk dicantumkan meskipun sebetulnya ini merupakan wewenang penyewa.

Fungsinya agar penyewa dapat mempertanggungjawabkan tanah yang disewa, jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah

1. Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah Sawah

SURAT PERJANJIAN SEWA TANAH SAWAH

Kami yang bertandatangan di bawah ini:

Nama: ______________
Pekerjaan: ___________
Alamat: _____________

Selanjutnya disebut pihak PERTAMA atau pemilik tanah

Nama: ______________
Pekerjaan: ___________
Alamat: _____________

Selanjutnya disebut pihak KEDUA atau pihak yang menyewa

Dengan surat ini, pihak PERTAMA menyewakan tanah sawah yang terletak di_________kepada pihak KEDUA dalam waktu _______ tahun ( _________ tahun) terhitung mulai ________ sampai dengan __________.

Dengan harga Rp_______________ ( ______________ Rupiah) yang dibayar secara tunai dan lunas.

Demikian perjanjian sewa menyewa tanah sawah yang dibuat secara sadar tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

Apabila terjadi hal di luar kesepakatan maka akan diselesaikan secara kekeluargaan.

Pihak PERTAMA                                Pihak KEDUA

(…………………..)                              (……………………….)

Saksi-saksi:

1……………..

2…………….

3……………

2. Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah

SURAT PERJANJIAN SEWA TANAH

Pada hari ini [hari/tanggal/bulan/tahun] telah terjadi Perjanjian Sewa Menyewa antara:

Nama: __________

Pekerjaan: ________

Alamat: __________

Selanjutnya disebut juga sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama: __________

Pekerjaan: ________

Alamat: __________

Selanjutnya disebut juga sebagai PIHAK KEDUA.

Berdasarkan pernyataan di atas, kedua belah pihak sepakat untuk membuat Surat Perjanjian Sewa Tanah.

PIHAK PERTAMA akan menyewakan tanah kosong kepada PIHAK KEDUA, berupa Hak Milik no. ________ Desa ______ Kecamatan _____ Kabupaten seluas _____m2 dan untuk selanjutnya disebut TANAH.

Selanjutnya pihak-pihak sepakat untuk mengadakan Perjanjian Sewa Menyewa Tanah dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1

  1. Sewa menyewa tanah ini dibuat untuk jangka waktu _____ tahun dan dapat diperpanjang dengan persetujuan kedua belah pihak.
  2. Jangka waktu itu dihitung mulai dari tanggal ______ yang akan berakhir dengan sendirinya menurut hukum pada tanggal _____.

Apabila PIHAK PERTAMA bermaksud untuk memperpanjang jangka waktu sewa maka PIHAK KEDUA wajib memberitahukan secara lisan/tertulis kepada PIHAK PERTAMA sebelum jangka waktu sewa habis.

PASAL 2

PIHAK KEDUA akan mempergunakan TANAH yang disewa itu untuk keperluan ____.

PASAL 3

  1. Sewa menyewa tanah dalam Perjanjian ini ditetapkan sebesar Rp _____ (_____ Rupiah) per tahunnya atau Rp _____ (____ Rupiah) untuk keseluruhan waktu sewa dan akan dibayarkan PIHAK KEDUA secara dua kali pembayaran.
  2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jasa penyewaan tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan pajak-pajak lain yang ditetapkan oleh pemerintah yang timbul berdasarkan Perjanjian ini menjadi tanggungan PIHAK KEDUA.

PASAL 4

Apabila terjadi perselisihan, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dan diselesaikan secara hukum jika tidak mencapai kesepakatan.

Demikianlah Perjanjian ini dibuat secara sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

PIHAK PERTAMA                                       PIHAK KEDUA

(…………….)                                                    (………………….)

Saksi-saksi:

1……………

2…………..

3………….

***

Semoga artikel ini bermanfaat, ya.

Simak terus tulisan informatif lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa, cari rumah idamanmu hanya di www.99.co/id! dan rumah123.com sekarang juga!




Ilham Budhiman

Penulis 99.co Indonesia. Lulusan sastra daerah yang berkarier sebagai wartawan sejak 2016 dengan fokus liputan terkait hukum, logistik, dan properti nasional.

Related Posts