Berita

Catat! Daftar Kartu Pra Kerja 2020 Dimulai Minggu Kedua April | Plus Langkah Pendaftaran

2 menit

Pendaftaran Kartu Pra Kerja akan dibuka mulai April 2020. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto. Lantas, bagaimanakah cara daftar Kartu Pra Kerja ini?

Realisasi program Kartu Pra Kerja dipercepat untuk mengatasi dampak Covid-19 terhadap perekonomian nasional.

Tak dipungkiri, selama pandemi Covid-19 berlangsung, ada banyak yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan.

Tak hanya mereka yang terkena PHK, para fresh graduate pun bisa mendaftar dalam program ini.

Melansir dari money.kompas.com, beginilah cara daftar Kartu Pra Kerja

Cara Daftar Kartu Pra Kerja

sumber: money.kompas.com

Kartu Pra Kerja bukanlah gaji untuk pengangguran.

Melainkan bantuan berupa biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.

Untuk mendapatkanya, Anda bisa daftar Kartu Pra Kerja secara online melalui portal https://www.prakerja.go.id/ mulai minggu kedua April 2020.

Sebagai langkah awal, Anda harus membuat akun dengan mengisi informasi menggunakan nama dan data diri sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk yang sah.

Beikut langkah untuk membuat akun:

  1. Masukkan email atau nomor ponsel
  2. Klik “Daftar”
  3. Pilih metode verifikasi
  4. Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan via email atau SMS
  5. Pendaftaran akun berhasil

Baca Juga:

Resmi Pamit Dari OVJ, Pondok Pesantren Azis Gagap & 5 Bisnis Ini Jadi Bukti Suksesnya

Setelah selesai membuat akun, Anda bisa langsung daftar Kartu Pra Kerja dengan cara:

  1. Login akun
  2. Klik “Daftar Kartu Pra Kerja”
  3. Isi formulir pendaftaran.
  4. Klik “Selanjutnya/Next”
  5. Lakukan Tes Kemampuan Dasar
  6. Klik “Selesai”
  7. Pengguna dapat memeriksa status pendaftaran dengan mengklik “Cek Status Pendaftaran”

Program Pelatihan Kartu Pra Kerja

Setelah selesai melakukan pendaftaran dan status terverifikasi, Anda akan mendapat sejumlah dana untuk mengikuti pelatihan baik secara online maupun offline.

Rincian dana tersebut terbagi menjadi Rp1 juta biaya pelatiham, Rp600 ribu per bulan sebagai insentif penuntasan pelatihan, dan Rp150 ribu sebagai insentif survei kebekerjaan.

Untuk biaya pelatihan, dana tersebut tidak dapat dicairkan sebab hanya berupa dana digital.

Sementara insentif penuntasan pelatihan dapat dicairkan, namun hanya akan diterima selama empat bulan setelah menuntaskan rangkaian pelatihan.

Pelatihan yang ditawarkan sendiri akan bekerja sama dengan sejumlah potral.

Diantaranya Skill Academy dari Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Sekolahmu, Pintaria, Pijar, Kemnaker, Tokopedia, serta Bukalapak.

Program ini tidak hanya untuk mereka yang sedang mencari pekerjaan, tetapi juga untuk buruh, karyawan dan pegawai.

Atau semua warga Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah maupun kuliah.

Anggaran Program Kartu Pra Kerja 2020

kartu pra pekeerja

Melansir dari money.kompas.com, pemerintah memutuskan menambah anggaran Program Kartu Prakerja.

Awalnya, anggaran program ini adalah Rp10 triliun, namun kini berubah menjadi Rp20 triliun.

Hal ini karena Pemerintah RI berharap program Kartu Pra Kerja dapat membantu hingga 2 juta orang tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan mereka.

Pada akhirnya, diharapkan mereka yang telah selesai mengikuti pelatihan bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya.

Baca Juga:

7 Fakta Menarik & Kisah Tragis Di Balik Villa Isola Peninggalan Belanda

Semoga informasinya bermanfaat ya Sahabat 99..

Baca terus ulasan lainnya seputar tips rumah, properti, keuangan, hingga ide bisnis hanya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Ingin cari properti?

Pastikan untuk mencarinya di 99.co/id.

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts