Berita Berita Properti

Jangan Tergoda Rumah Tumbuh 13 Meter Persegi, Ini Dana Tambahan yang Harus Disiapkan!

2 menit

Rumah tumbuh berukuran 13 meter persegi kini tengah ramai diperbincangkan karena ukurannya yang sangat kecil dan dianggap tidak layak huni. Selain itu, diperlukan dana tambahan jika tertarik untuk menghuni rumah yang satu ini.

PT Modernland Realty Tbk. dikabarkan membangun rumah tapak tipe 13/60 meter persegi di Modernland Cilejit, Tangerang, Banten.

Bangunan super-kecil dengan konsep rumah tumbuh ini mengundang perhatian warganet di media sosial terutama soal kelayakan huni.

Pasalnya, rumah ini dinilai tidak manusiawi karena ukurannya yang lebih kecil ketimbang kamar kos.

Sebenarnya, seperti apa rumah 13 meter persegi yang ditawarkan PT Modernland Realty Tbk.?

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Rumah Tumbuh 13 Meter Persegi

Memahami Konsep Rumah Tumbuh

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan sebelum membeli konsumen harus terlebih dahulu memahami konsep rumah tumbuh yang dibangun oleh pengembang properti.

“Konsumen mesti memahami konsep rumah tumbuh ini terlebih dahulu,” kata Totok Minggu (14/03/2021) yang dikutip dari laman Kompas.com.

Dalam membangun konsep rumah ini, pengembang memberikan ruang atau area tanah yang jauh lebih luas dibandingkan dengan ukuran bangunan.

Dengan begitu, konsumen dapat memperluas atau menambah ruang dalam bangunan itu, seperti untuk kamar tidur, dapur, atau bahkan kamar mandi.

“Rumah tumbuh itu nanti konsumen dapat bangun lagi ruang atau bangunan sesuai dengan kebutuhan di tanah yang masih tersisa itu,” imbuh Totok.

Siap-Siap Dana Ekstra!

denah standar

Sumber: twitter.com/adriansyahyasin

Harga rumah jenis ini memang terbilang murah, tetapi jangan cepat tergoda karena terdapat dana lain yang perlu disiapkan.

Konsumen harus menyiapkan sejumlah biaya ekstra atau tambahan untuk memperluas ukuran bangunan.

Hal itu tentu saja wajib dipikirkan dan dipertimbangkan konsumen secara matang sebelum membeli rumah atau hunian dengan konsep rumah ini.

Besaran dana ekstra ini akan sangat bergantung pada harga material bangunan, biaya persetujuan bangunan gedung (PBG), ukuran perluasan bangunan, dan biaya tukang bangunan.

Sebagai informasi, biaya konstruksi di daerah Cilejit, yang merupakan lokasi rumah tipe 13/60 meter persegi ini berada sekitar Rp1,25 juta per meter persegi.

Perumahan untuk Menggaet Pasar

akad kredit

Dari sisi pengembang, menjual hunian berkonsep ini merupakan salah satu strategi atau terobosan untuk menggaet pasar dengan kemampuan finansial terbatas.

Rumah berukuran 13 meter persegi tersebut diperuntukkan bagi kalangan muda milenial atau sebagai pemula pembeli rumah.

Milenial juga diprediksi akan mencatatkan kebutuhan tertinggi terhadap rumah pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.

Director Marketing Urban Development PT Modernland Realty Tbk., Helen Hamzah, mengatakan rumah yang ditawarkan dirancang dengan konsep rumah tumbuh.

Artinya, ke depan rumah ini bisa dikembangkan atau dibangun sesuai kebutuhan, dari hanya 1 kamar bisa dikembangkan menjadi 2 kamar.

Rumah tapak tipe studio berukuran 13/60 meter persegi ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp150 jutaan.

Pengembang akan membangun sebanyak 100 unit rumah dengan berbagai ukuran, di antaranya

  • rumah tipe studio berukuran 13/60 meter persegi;
  • rumah tumbuh berukuran 23/60 meter persegi; dan
  • rumah 28/60 meter persegi.

***

Bagaimana tertarik dengan rumah tumbuh yang ditawarkan pengembang properti?

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Sahabat 99!

Jangan lupa baca artikel terkini lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari perumahan yang nyaman dan modern di Serpong Garden Village?

Temukan hanya di situs properti 99.co/id.

Nita Hidayati

An enthusiastic content writer who loves Scandinavian design
Follow Me:

Related Posts