Berita

Kontroversi Daun Kratom | Berkhasiat Tapi Dilarang BNN?

4 menit

Petani tanaman daun kratom sedang gelisah-gelisahnya. Mereka mengkhawatirkan status rencana larangan oleh Badan narkotika Nasional (BNN) akan tanaman tersebut. Jadi, apa sebenarnya rahasia di balik kratom? Apa yang menyebabkan tanaman tersebut dielu-elukan sekaligus dinilai berbahaya?

Kontroversi mengenai daun kratom yang dianggap bagian dalam zat narkotika sedang dipelajari oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Menurut mereka, daun kratom termasuk narkotika jenis baru.

Badan POM juga sebenarnya sudah melarang penggunaan kratom sebagai obat tradisional dan suplemen makanan.

Hal ini tercantum dalam putusan kepala badan POM Nomor HK 00.05.23.3644 TAHUN 2004 TENTNAG

Pelarangan penggunaan kratom sebagai obat herbal oleh badan POM disinyalir disebabkan karena efek stimulan kratom pada dosis rendah dan efek sedative-narkotika kratom pada dosis tinggi.

Dalam beberapa hal yang disampaikan di atas, kratom mempunyai berbagai macam efek pada manusia.

Agar kamu lebih kenal dengan daun kratom, simak dulu penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Daun Kratom?

Tanaman kratom (Mitragyna Speciosa) dikenal sebagai daun ajaib asal Kalimantan.

Singkatnya, daun kratom adalah daun ajaib yang penggunaan secara tradisional-nya bisa dijadikan sebagai tanaman obat di Kalimantan dan daratan Asia Tenggara seperti, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Biasanya akan menjadi obat herbal untuk menangani keluhan seperti, kelelahan, insomnia, dan anti-inflamasi.

Konon pula, kratom bisa membantu mengurangi kecanduan narkoba.

Daun tanaman sejenis kopi ini pun sangat populer kehadirannya di Amerika Serikat karena dapat dipercaya membantu mengurangi rasa sakit, membuat rileks, dan membantu pecandu opium untuk berhenti.

Ciri-Ciri Daun Kratom

Tanaman kratom bisa mencapai tinggi 25 meter dan diameter batang bisa mencapai 90 cm.

Tanaman ini biasanya tumbuh di daerah pinggir sungai Kalimantan yang mana daerah tersebut tanahnya punya kadar PH agak asam yaitu  sekitar 5-6 .

Ciri khas dari daun kratom yaitu memiliki daun yang seperti dilapisi lilin dan terlihat licin bila dilihat dari luar.

Saat terjadi pembentukan daun baru maka kratom akan membentuk kuncup, lalu mekar menjadi daun baru.

Bekas kuncup pembentukan daun kratom pun akan selalu terlihat pada sepanjang batang kratom di sisi kanan dan kiri.

Warna pada daun muda kratom itu lebih gelap dan akan memudar seiring pertumbuhan daun kratom.

Ada 2 jenis bentuk kratom yaitu, daun kratom yang membentuk tanduk yang disebut Maeng-da , dan jenis daun tidak membentuk daun.

Kandungan dan Cara Kerja Daun Kratom

daun kratom

Jika menggunakan rutin, rata-rata masyarakat bisa menggunakan 10-60 daun kratom atau lebih tergantung penyakit yang dideritanya.

– Kandungan Daun Kratom

Daun kratom mengandung lebih dari 40 jenis alkaloid diantaranya, mitraginin, 7-hidroksimitraginin, painantein, spesioginin, spesiolisiatin, beberapa jenis flavonoid, terpenoid, saponin, dan jenis glikosida.

Senyawa aktif mitraginin dan dan 7-hidroksimitraginin pada kratom membuat kratom mempunyai potensi efek analgetik yang kuat.

Efek analgetiknya bisa 13 kali lebih tinggi dibandingkan dengan morfin dalam meredakan nyeri.

Sedangkan mitraginin, spesioginin, painantein, dan spesiolitin bekerja dengan mengikat reseptor opioid pada otak menyebabkan efek memperbaiki mood serta memberikan perasaan senang.

Kandungan-kandungan ini lah yang menyebabkan kratom banyak digunakan di masyakat sebagai pereda nyeri, mengatasi kelelahan dan meningkatkan semangat kerja.

Baca Juga:

7 Manfaat Daun Salam | dari Parfum Tradisional Sampai Obat Kanker

– Cara Kerja Daun Kratom

Pada dosis rendah, kratom mempunyai efek stimulasi meningkatkan mood.

Namun pada efek yang lebih tinggi, kratom dapat memberikan gejala seperti senyawa opiat berupa efek analgesik (meredakan nyeri) dan sedasi.

Pada dosis ini, kratom mulai bisa digunakan sebagai narkotika.

Disamping efek kratom yang disebutkan sebelumnya, kratom juga mempunyai efek samping yang tidak diharapkan pada manusia.

Efek yang tidak diharapkan ini biasanya dimulai pada penggunaan kratom dosis tinggi (≥5 gr).

Efek ini dapat berupa mual, sulit buang air besar, gangguan tidur, disfungsi seksual, gatal-gatal, berkeringat, mulut kering, rambut rontok hingga gejala ketergantungan.

Penghentian pemberian kratom secara tiba-tiba dari penggunaan rutin dapat menyebabkan gejala yang kuat.

Seperti, mual, sulit tidur, berdebar-debar, hilang selera makan, gelisah, nyeri badan, perubahan mood hingga tremor.

Penggunaan kratom dalam waktu lama dapat menyebabkan ketergantungan, berat badan turun, hilang nafsu makan, hilang libido dan kehitaman pada wajah dan pipi.

Over dosis penggunaan kratom dapat memberikan gejala berupa kejang-kejang, kenaikan tekanan darah, berdebar-debar, halusinasi, koma, muntah hebat, ketakutan, depresi pernapasan hingga kematian.

5 Manfaat Daun Kratom

daun kratom

1. Obat Diare

Diare seringkali muncul akibat memakan makanan yang tidak sehat sehingga dapat mengganggu sistem pencernaan dalam tubuh.

Untuk mengatasi masalah diare kamu dapat menggunakan daun kratom sebagai obat.

Daun ini memiliki kandungan yang sangat berguna untuk mengatasi diare.

Caranya tinggal mengunyah daun kratom dengan dosis rendah.

Tanaman ini mampu mengobati rasa lemas akibat diare.

2. Penambah Energi

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa tanaman kratom dapat menambah energi.

Sebab, daun ini memiliki sifat stimulan jika mengkonsumsinya dengan dosis yang rendah.

Jika kamu mengalami kelelahan akibat aktivitas sehari hari yang terlalu padat.

Kamu dapat mengkonsumsi daun kratom untuk memulihkan stamina kamu.

3. Melancarkan Pencernaan

Kamu sedang mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar?

Tanaman kratom teruji mampu mengatasi permasalahan pencernaan sebab, memiliki sifat anti mikroba yang dapat membunuh kuman dalam pencernaan kamu.

Tentunya dalam mengonsumsi daun kratom kamu harus mengetahui dosis agar tidak mengakibatkan kecanduan.

Jaga pula pola makan sehingga kamu terhindar dari masalah pencernaan.

4. Mencegah Hipertensi

Penyakit hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan darah tinggi ini sangat banyak di derita oleh masyarakat pada era modern.

Selain akibat pola hidup yang tidak teratur juga terdapat banyak penyebab lainnya.

Jika sudah parah penyakit hipertensi dapat mengakibatkan stroke dan serangan jantung.

Namun kamu tidak perlu khawatir, karena saat ini kamu dapat memanfaatkan daun ini untuk mengatasi masalah hipertensi yang kamu alami.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, daun kratom apabila dikonsumsi dengan dosis yang tepat mampu membuat efek rileks pada tubuh.

Jika tubuh kamu rileks maka tekanan darah dalam tubuh akan berkurang dengan sendirinya.

Hal ini tentunya harus didampingi dengan pola hidup sehat dan rutin berolah raga.

Daun kratom sudah banyak digunakan oleh terapis herbal dan terbukti ampuh dalam mengatasi penyakit hipertensi.

5. Mengatasi Nyeri Otot

Tanaman kratom apabila dikonsumsi secara benar dapat menimbulkan efek rileks pada tubuh manusia.

Dengan ini otot kamu yang tegang dan nyeri akan menjadi rileks.

Sehingga rasa sakit pada saat kamu mengalami nyeri otot akan berkurang dan menghilang dengan cepat.

Namun, yang lebih penting adalah mengistirahatkan tubuh kamu secara cukup agar kamu terhindar dari masalah nyeri otot ini.

Lakukanlah dengan rutin olahraga di pagi hari sebelum memulai aktifitas kamu.

Ini berguna agar otot tidak kaget saat kamu harus melakukan aktivitas berat.

Baca Juga:

7 Manfaat Daun Bidara | Mengatasi Haid Hingga Masalah Tidur

5 Bahaya Konsumsi Daun Kratom Berlebihan

daun kratom

1. Overdosis

Bahaya mengkonsumsi daun kratom secara berlebihan adalah dapat mengakibatkan overdosis.

Bahkan hal ini dapat memicu kematian.

2. Kecanduan

Bahaya kedua dari mengkonsumsi tanaman kratom secara berlebihan adalah efek kecanduan.

Kratom memiliki sifat yang mampu membuat penggunanya kecanduan seperti, layaknya narkotika.

Apabila kamu mengalami gejala seperti kecanduan sebaiknya segera periksakan diri kamu ke dokter.

3. Insomnia

Efek berbahaya lainnya adalah dapat menyebabkan insomnia akut.

Insomnia atau gangguan tidur pada seseorang sehingga yang bersangkutan sangat sulit untuk tidur dimalam hari.

Kurangnya waktu istirahat seseorang akan menyebabkan menurunya kekebalan tubuh sehingga sangat mudah untuk terserang penyakit berbahaya.

4. Paranoid

Permasalahan paranoid juga akan muncul kepada penggunanya.

Seperti kebanyakan kasus seseoranga yang menggunakan narkotika , kebanyakan dari mereka mengalami paranoid sehingga selalu merasa resah dan gelisah.

Sebab, daun kratom memiliki sifat yang mirip dengan narkotika apabila dikonsumsi dalam jumlah besar.

5. Berkurangnya Nafsu Makan

Penggunaan tanaman kratom yang berlebihan dapat mengurangi penurunan nafsu makan.

Jika kamu sudah mendapatkan gejala seperti ini, segeralah periksa ke dokter.

***

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untukmu, ya!

Temukan informasi yang kamu butuhkan seputar properti dalam Blog 99.co Indonesia

Ingin mendapatkan properti idaman tanpa kesulitan mencarinya? Temukan lewat situs 99.co/id .

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts