Hukum

Ada Tetangga Diam-Diam Melakukan Pencurian Listrik di Rumah? Hukuman Denda Miliaran Rupiah akan Menimpanya!

2 menit

Kini, pemerintah menindak tegas terhadap pelanggaran pencurian listrik dengan cara memberikan hukuman berupa denda. Kira-kira bagaimana dasar hukum penindakan tegas terhadap pencurian listrik? Berikut penjelasannya.

Kehilangan barang mungkin menjadi hal yang biasa bagi kita, seperti kehilangan dompet, botol minum, tas, dan lainnya.

Namun, pernahkah terpikir kalau sumber listrik pun bisa dicuri oleh orang yang tak bertanggung jawab?

Tidak percaya? Coba perhatikan di pinggir jalan.

Banyak pedagang yang menyambungkan kabel ke tiang listrik atau rumah sekitar untuk menerangi kios bongkar pasang mereka.

Bukan hanya para pedagang, tidak menutup kemungkinan tetangga di samping rumah pun menyambungkan kabel untuk mendapatkan aliran listrik gratis.

Apabila hal tersebut terjadi, jangan ragu untuk menegurnya ya, karena ternyata ada aturan hukumnya, lo!

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah aturan hukum mengenai pencurian listrik yang bisa disimak pada uraian di bawah ini!

Golongan Pelanggaran dalam Pemakaian Tenaga Listrik

mencuri listrik

Dalam kasus pencurian listrik, terdapat empat golongan pelanggarannya, antara lain sebagai berikut:

  • Pelanggaran Golongan I merupakan pelanggaran yang mempengaruhi batas daya tetapi tidak mempengaruhi pengukuran energi.
  • Pelanggaran Golongan ll merupakan pelanggaran yang mempengaruhi pengukuran energi tetapi tidak mempengaruhi batas daya.
  • Pelanggaran Golongan lll merupakan pelanggaran yang mempengaruhi batas daya dan mempengaruhi pengukuran energi.
  • Pelanggaran Golongan lV merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh bukan pelanggan yang menggunakan tenaga listrik tanpa alas hak yang sah.

Pelanggaran Pemakaian Tenaga Listrik Termasuk Tindakan Pencurian

mencuri listrik

Dikutip dari hukumonline.com, R. Soesilo menjelaskan apa saja yang tergolong tindakan pencurian.

Penjelasan tersebut tercantum dalam bukunya yang berjudul Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Serta Komentar-Komentarnya Lengkap Pasal Demi Pasal (hal. 249-250).

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa perbuatan yang tergolong pencurian adalah perbuatan “mengambil”, harus berupa “suatu barang”, barang harus “seluruhnya atau sebagian milik orang lain”, dan pengambilan dilakukan dengan maksud “memiliki” barang itu dengan “melawan hukum/hak”.

Aturan hukum mengenai tindakan pencurian pun sudah diatur dalam Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Berikut bunyinya:

Barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp900 ribu

Terkait isi KUHP di atas, telah dilakukan penyesuaian dengan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda Dalam KUHP).

Dengan demikian, jumlah denda yang harus dibayarkan menjadi Rp900 ribu.

Hukuman Pencurian Listrik

mencuri listrik

Perlu diketahui bahwa penggunaan listrik pun diatur dalam KUHP.

Di dalamnya membahas mengenai penggunaan listrik yang bukan merupakan hak pribadi, alias mencuri.

Aturannya hukuman pencurian listrik terdapat dalam Pasal 51 ayat (3) UU Ketenagalistrikan.

Isinya antara lain sebagai berikut:

Setiap orang yang menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan denda paling banyak Rp2.500.000.000 (dua miliar lima ratus juta rupiah).”

Sangat besar denda yang harus dibayar, ‘kan?

Bayangkan saja dampak kerugiannya.

Di awal memang akan merasa untung karena bisa menikmati listrik gratis tanpa harus membayar sepeser pun.

Namun jika ketahuan dan berakhir dituntut, bersiap-siaplah para pelaku pencurian listrik mendekam di penjara selama beberapa tahun atau membayar denda senilai miliaran rupiah.

Sebelum hal tersebut terjadi, sebaiknya kita harus saling mengingatkan, ya.

***

Diharapkan dengan adanya informasi ini, pencurian listrik di Indonesia bisa berkurang, ya.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sahabat 99 ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di situs Berita 99.co Indonesia.

Kamu sedang mencari apartemen di Jakarta Barat?

Bisa jadi Aerium Apartment adalah jawabannya!

Cek saja di 99.co/id untuk menemukan apartemen idamanmu!

***GAD/IQB

Gadis Saktika

Sempat jadi jurnalis politik dan sekarang menulis konten di 99.co Indonesia. Berpengalaman menjadi fans KPOP hingga grup yang diidolakan semuanya bubar. Who's with me?

Related Posts