Eksterior Rumah Anda

6 Inspirasi Desain Rumah Tanah Miring ke Belakang dan Cara Membangunnya

3 menit

Sedang berencana membangun rumah di tanah miring? Sebaiknya kamu simak inspirasi desain rumah tanah miring ke belakang berikut ini untuk dijadikan acuan.

Membangun rumah di tanah miring bukanlah perkara mudah, karena memerlukan waktu dan biaya yang lebih banyak dibanding membangun rumah di lahan datar.

Kendati demikian, membangun rumah di lahan miring ternyata memberikan keunggulan sendiri, terutama dari segi pemandangan.

Biasanya rumah yang dibangun di tanah miring menyuguhkan pemandangan yang indah, tampilan yang estetis, konsep split level, pencahayaan natural, dan privasi.

Semakin tertarik untuk membangun rumah di tanah miring?

Simak desain rumah tanah miring ke belakang berikut ini, yuk!

Desain Rumah Tanah Miring ke Belakang

1. Menerapkan Split Level

desain rumah split level

sumber: goldcoastuniquehomes.com.au

Salah satu cara mengatasi kondisi lahan rumah yang miring adalah menerapkan konsep split level.

Dengan membangun struktur pondasi yang tepat, konsep ini juga pasti akan mudah diterapkan.

Selain mengatasi lahan yang miring, penerapan split level juga sangat berguna untuk menentukan pembagian fungsi ruangan.

Biasanya, split level diterapkan pada lantai dasar rumah yang umumnya dihubungkan dengan tangga pendek.

2. Menggunakan Struktur Penopang

struktur penopang rumah

sumber: australianfloorplans.com

Membangun rumah di lahan miring bukanlah perkara mudah, bahkan untuk orang yang ahli di bidang arsitektur sekalipun.

Pasalnya, merancang desain rumah tanah miring ke belakang memerlukan perencanaan yang sangat matang agar rumah dapat berdiri kokoh.

Salah satu cara memperkuat rumah di lahan miring adalah dengan cara memilih dan membangun jenis struktur yang tepat.

Pondasi rumah pada lahan miring tak melulu harus dibangun dengan struktur beton, tapi juga bisa dibangun menggunakan kombinasi struktur kayu yang kuat.

3. Garasi di Bagian Belakang

garasi halaman belakang rumah

sumber: etsy.com

Untuk kamu yang memiliki lahan cukup luas tapi miring ke belakang, khususnya yang jauh dari pemukiman padat, kamu bisa menerapkan konsep garasi belakang.

Berbeda dengan kebanyakan garasi yang ditempatkan di depan rumah, garasi yang ditempatkan di belakang rumah membuatmu leluasa merancang halam depan.

Misalnya dengan membuat patio atau taman bunga di halaman depan rumah.

Dengan demikian, kamu tak perlu khawatir lagi menentukan tata letak yang pas.

Namun, kamu perlu mempertimbangkan akses kendaraan terhadap garasi tersebut, ya!

4. Rumah Tepi Lereng

rumah tepi lereng

sumber: oconnorhomesinc.com

Lahan miring kerap dijumpai pada rumah yang hendak dibangun di area lereng atau setidaknya dataran tinggi dengan tanah yang miring.

Dengan kondisi demikian, banyak hal yang perlu dipertimbangkan terkait pembangunan rumahnya.

Mulai dari konstruksi pondasi yang jelas akan memakan waktu dan biaya yang lebih banyak, hingga menentukan desain rumah tanah miring ke belakang yang tepat.

Meski terbilang sulit, hasil desain rumah pada lahan miring bisa terlihat unik dan menarik berbeda dari yang lainnya.

5. Halaman Belakang Bertingkat

halaman belakang bertingkat

sumber: seminari.com.br

Kemiringan lahan bukanlah kendala untuk menciptakan hunian yang nyaman, justru malah bisa dimaksimalkan dengan desain yang tepat.

Misalnya memanfaatkan kemiringan lahan belakang untuk membuat halaman bertingkat yang memiliki banyak fungsi.

Seperti pada contoh di atas, kamu bisa membuat area santai, kolam renang, hingga tempat berkumpul sekaligus.

Cara Membuat Rumah di Lahan Miring

1. Potong dan Tambal

Salah satu metode yang digunakan untuk membuat rumah di lahan miring adalah metode cut and fill atau potong dan tambal.

Metode ini melibatkan proses perataan tanah untuk pondasi dengan cara menambahkan tanah, membuangnya, atau keduanya.

Tanah dapat dibawa masuk untuk mengisi bidang tanah agar menjadi rata atau digali dari lereng lalu digunakan untuk membuat dinding penahan tanah.

Metode ini memerlukan biaya yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun rumah di tanah yang datar.

2. Menggunakan Penopang

Selain metode cut and fill, cara membangun rumah di lahan rumah juga bisa dilakukan dengan menggunakan penopang.

Dengan menggunakan cara ini, kamu bisa menghemat lebih banyak biaya karena tidak memerlukan pekerjaan ekstra.

Namun, kamu juga perlu memepertimbangkan jenis tiang penopangnnya.

Pastikan kamu menggunakan material yang kuat dan rancangan struktur yang matang.

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari hunian di My Home Arcamanik?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts