Inspirasi Desain Rumah Anda

7 Desain Taman Dinding di Rumah yang Tidak Menghabiskan Lahan

3 menit

Dinding di rumah bisa kamu buat menjadi lukisan 3D dengan beberapa tanaman, lho. Ini disebut dengan kreasi taman dinding. Yuk, kita lihat berbagai inspirasinya.

Dinding adalah elemen penting tiap bangunan.

Selain memberikan privasi, kamu juga diberikan kebebasan untuk beraktivitas dengan membuat pajangan rumah yang manis dengan beraneka ragam jenis tanaman.

Tanaman yang bagus untuk dijadikan taman dinding yaitu, bunga allamanda, bunga melati dan tanaman merambat.

Sementara itu untuk dedaunan kamu bisa menggunakan daun kumis kucing, tanaman pakis, bunga anggrek, tanaman pale, hydrangea dan masih banyak lagi.

Yuk, temukan beberapa gambar desain taman dinding minimalis di bawah ini.

7 Inspirasi Taman Dinding Minimalis yang Cantik & Bikin Betah

1. Taman Tempel Dinding Menggunakan Pot

sumber: frugalliving.com

Unik sekali ya desain taman dinding di atas?

Taman vertikal di rumah ini berbentuk seperti pohon yang tampak unik dan indah hingga memanjakan mata.

Kamu bisa membuat desain taman dinding seperti ini dengan beberapa pot tanaman dari tanah liat.

Agar lebih menarik lagi, pasang lampu-lampu kecil di sekitarnya.

Pilih tanaman sintetis dan lokasi yang cocok, ya.

2. Taman Vertikal di Balkon Rumah

sumber: balconydecoration.com

Selanjutnya, taman dinding dapat kamu hadirkan di area balkon rumah, lho.

Gunakan dinding yang tersisa dengan menempatkan beberapa rak kayu untuk menempatkan pot-pot tanaman.

Pilihlah aneka pot berwarna warni agar terlihat cantik dan menarik.

Kamu bisa menempatkan berbagai macam bunga seperti bunga anggrek dan tanaman merambat untuk estetika rumah.

Baca Juga:

7 Inspirasi Desain Taman Kering Indoor dan Outdoor. Stres Jadi Hilang!

3. Sistem Multipot

sumber: gardenista.com

Menghadirkan taman dinding di rumah bisa menggunakan sistem multipot atau talang dari pipa sebagai mediumnya.

Setiap medium taman ini disusun secara vertikal dan dilengkapi dengan sistem distribusi serta penyimpanan air (water reservoir) yang terintegrasi satu sama lain.

Menggunakan sistem multipot seperti ini bisa dipindah-pindah dengan mudah.

Namun, pembuatannya cukup memakan biaya yang jauh lebih mahal dibandingkan sistem penanaman taman vertikal lainnya.

4. Taman Dinding di Dalam Rumah

taman dinding

sumber: pacsun.com

Membuat taman hijau tak melulu harus di ruangan terbuka.

Jika di rumah masih ada lahan kamu bisa membuat taman ini dengan desain seperti gambar di atas.

Kamu bisa menggunakan berbagai macam tanaman hijau, tanaman merambat agar cantik dan warnanya senada.

Sebelum membuat taman, kamu tentu harus menyusun dan memasang pot terlebih dahulu.

5. Taman Vertikal Menggunakan Sistem Lumut

taman dinding

sumber: similirs.com

Ingin memberikan nuansa alami dengan taman dinding?

Taman dengan sistem lumut dapat menjadi pilihan taman yang dekoratif untuk interior minimalis.

Kamu bisa menggunakan taman minimalis berupa pole moss, flat moss, dan reindeer moss.

Ketiga media tanam ini bisa kamu gunakan secara bersamaan dengan tanaman hias artifisial.

Media tanamnya beruka pot tanaman, kantong, papan busa, atau PVC board.

Keuntungan dari memelihara taman pada dinding dengan sistem lumut adalah sifatnya yang antiserangga dan hama sehingga minim perawatan.

Namun, karena pembuatan taman seperti ini dilakukan sepenuhnya menggunakan tangan, maka proses pengerjaannya memakan waktu yang cukup lama.

6. Taman Dinding Samping Rumah

taman dinding

sumber: gardenista.com

Cara membuat taman dinding sederhana di rumah bisa menggunakan sistem kantong seperti gambar di atas.

Kantong yang dipakai ada yang terbuat dari bahan sabut kelapa, karpel glasswool dan bahan geotekstil.

Kamu tinggal memilih kantong mana yang ingin dipakai.

Biasanya kantong-kantong ini memiliki ketebalan 1-40 mm untuk menahan media tanam dan strukturnya.

Kombinasi material ini membuat sistem penanaman mempunyai bukan pori-pori yang baik, sehingga jenis tanaman apapun dapat ditampung di dalam wadah taman ini.

Sistem penanaman taman ini tidak membutuhkan teknik perawatan dan penyiraman yang khusus.

Sebagian besar produk kantong geotekstil yang dipasarkan bahkan telah dilengkapi dengan sistem irigasi otomatis dan lampu sinar UV.

Sayangnya karena setiap kantong hanya dapat menampung sedikit tanaman, maka tanaman memerlukan asupan gizi yang tinggi untuk bisa tumbuh subur.

7. Taman Dinding di Atas Kolam

sumber: polarumah.com

Terakhir, kolam ikan pun dapat dihias dengan taman di atasnya.

Daripadan dinding batu alam kolam ikan tampak polos, coba kita hias dengan kehadiran tanaman yang bisa bikin makin segar area ini.

Kamu bisa memasang beberapa pot dengan satu jenis tanaman berjajar atau dibentuk segitiga.

Atau kamu mempunyai desain sendiri untuk taman di sekitar kolam ikan milikmu?

Why not?

Segera praktikkan, yuk!

Baca Juga:

5 Desain Kursi Taman yang Nyaman. Punya yang Mana?

Semoga artikel di atas bisa menginspirasi kamu, ya.

Yuk, baca terus Berita Properti terlengkap hingga tips dan lifestyle hanya di 99 Indonesia.

Dapatkan pula properti yang sedang kamu cari di 99.co/id.

Cynthia Novianti

Content Writer for 99.co. Love cats eyes and ice cube. *krok-krok*
Follow Me:

Related Posts