Berita

Ketahui Hal Ini Sebelum Mengunjungi Dieng Culture Festival 2019

2 menit

Dalam waktu dekat ini, Dieng Culture Festival (DCF) 2019 akan kembali digelar, tepatnya mulai dari hari Jumat (2/8/2019) hingga Minggu (4/8/2019).

Kehadiran DCF setiap tahun tentunya sangat dinanti-nanti oleh para wisatawan mengingat kesuksesan acara ini dalam menggalang sebuah festival.

DCF sendiri berhasil menghadirkan berbagai acara menarik seperti Jazz di Atas Awan, pagelaran ketoprak, dan masih banyak lagi.

Sejarah Dieng Culture Festival

ding cultural festival

DCF pertama kali digagas oleh Kelompok Sadar Wisata Dieng Pandawa yang berupaya untuk menggabungkan konsep budaya dan wisata alam.

Selain itu, terdapat juga misi untuk memberdayakan ekonomi masyarakat Dieng.

Festival ini pertama kali diadakan pada tahun 2010 atas kerja sama antara Pokdarwis Dieng Pandawa, Equator Sinergi Indonesia, dan Dieng Ecotourism.

Namun, sebenarnya sebelum festival ini terkenal, sudah ada acara serupa dengan nama Pekan Budaya Dieng yang diselenggarakan oleh masyarakat dan pemuda Dieng Kulon.

Ketika acara tersebut masuk ke tahun ke-3, para penyelenggara berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran wisata dan mengubah nama acaranya menjadi Dieng Culture Festival.

Ruwatan Pemotongan Rambut Gimbal

ding cultural festival

Ruwatan pemotongan rambut gimbal merupakan acara puncak yang dimiliki oleh DCF.

Ruwatan sendiri adalah sebuah acara penyucian yang merupakan salah satu acara adat di Jawa.

Baca Juga:

Rumah DP Rp0 Anies Bisa Ditempati Mulai Agustus. Kuotanya Terbatas?

Tujuan dari acara ini adalah untuk membuang kesialan, malapetaka, atau mara bahaya.

Anak dengan rambut gimbal atau biasa disebut gembel dinilai sebagai fenomena unik.

Terdapat anak-anak berusia 40 hari sampai 6 tahun di sejumlah desa di dataran tinggi Dieng yang memiliki rambut gimbal alami, alias tidak dibuat dengan sengaja.

Rambut ini sendiri dipercaya sebagai titipan dari penguasa alam gaib dan rambut tersebut hanya bisa dipotong jika anak bersangkutan memintanya.

Sebelum acara ini dimulai, anak-anak rambut gimbal ini akan melakukan ritual doa ke beberapa tempat seperti Candi Dwarawati, Komplek Candi Arjuna, dan masih banyak lagi.

Jazz Atas Awan dan Festival Lampion

ding cultural festival

Acara lain yang tidak kalah menarik dari pemotongan rambut anak gimbal adalah Jazz Atas Awan yang sekarang menjadi agenda event nasional.

Selain itu, terdapat beberapa acara lain yang turut meramaikan Dieng Culture Festival, yakin:

  • Festival Film Dieng,
  • Festival Lampion,
  • Minum Purwaceng Bersama,
  • Camping DCF,
  • Sendra Tari Rambut Gimbal,
  • Jalan Sehat dan Reboisasi, serta
  • pameran seni dan budaya.

Tahun ini, DCF telah memasuki tahunnya yang ke-9 dan berhasil menarik minat dari wisatawan lokal maupun mancanegara.

Baca Juga:

Teganya! Pria Pemakan Kucing Hidup-hidup Ini, Diburu Polisi

Ini bukanlah hal yang aneh mengingat festival ini menawarkan perpaduan seni tradisi serta kekayaan indie dan kontemporer yang dikemas dengan sangat menarik.

***

Bagaimana, Sahabat 99?

Tertarik untuk mengunjungi festival yang satu ini?

Awas kehabisan tiket, ya!

Simak informasi dan tulisan menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cek saja di 99.co/id!

Mukhammad Iqbal

An English Literature graduate. A bibliophile. A midnight gamer. A cinema enthusiast.
Follow Me:

Related Posts