DIY

DIY: Lebih Aman. Ayo, Buat Sendiri Cairan Pembersih Karpet!

7 Maret 2016
2 menit

Urbanites, membersihkan noda pada karpet merupakan pekerjaan yang memusingkan. Pasalnya, noda kerap sulit hilang apalagi jika karpet tersebut memiliki warna terang. Selain mencucinya di penatu, solusi lain adalah menggunakan cairan pembersih dari bahan kimia yang berbahaya bagi anak Anda. Namun, ternyata ada bahan alami yang aman dan jitu untuk menghilangkan noda karpet.

Benda yang perlu Anda persiapkan terlebih dahulu:

  • 1 buah botol penyemprot yang telah dibersihkan
  • 1 buah corong kecil
  • 1 cangkir air bersih
  • ½ cangkir cuka putih
  • 1 sendok teh garam dapur
  • 8-10 tetes minyak esensial (bisa lavender, lemon, dan lainnya).

 Bagaimana cara membuatnya?

  • Taruh corong di mulut botol penyemprot, lalu tuangkan satu cangkir air bersih dan ½ cangkir cuka putih.
  • Selanjutnya, tuangkan satu sendok teh garam dapur ke dalam botol berisikan campuran cuka dan air tersebut.
  • Langkah berikutnya, tambahkan 8-10 tetes minyak esensial ke dalam botol tersebut secara perlahan.
  • Setelah semua bahan masuk ke dalam botol penyemprot melalui corong, gunakan ujung pipet penyemprot untuk mendorong semua bahan yang tersisa ke dalam botol.
  • Tutup botol penyemprot dengan rapat. Goyangkan hingga seluruh bahan tercampur rata. Cairan pembersih pun siap digunakan.

Bahan-bahan yang digunakan dalam cairan pembersih karpet home made ini aman dan mudah ditemukan. Sebenarnya apa saja kandungan yang dimiliki bahan-bahan tersebut? Berikut penjelasannya:

  • Cuka sendiri memiliki kemampuan untuk menghilangkan noda yang baik. Ini lah yang membuatnya menjadi bahan penting dalam pembuatan pembersih karpet ini. Namun, aromanya yang terlalu kuat akan tercium tak enak, maka itu air berfungsi menyamarkan bau asam dari cuka tersebut.
  • Garam memiliki kandungan senyawa pengikat noda. Namun untuk noda-noda yang sangat sulit hilang seperti jus, menaruh garuh di permukaan karpet yang kotor dapat sangat membantu mengusir bekas jus. Garam tersebut dapat menyerap sisa cairan dan menyamarkan noda sebelum dibersihkan dengan menggunakan cairan penghilang noda. Biarkan garam mengering di atas karpet, lalu bersihkan dengan penyedot debu, selanjutnya semprotkan pembersih karpet.
  • Kegunaan minyak esensial dalam pembuatan cairan pembersih karpet ini adalah menghilangkan bau dan bakteri pada karpet yang terkena noda. Sebagai catatan, jangan gunakan minyak esensial yang memiliki warna (biasanya minyak esensial dengan wangi jeruk). Bukannya makin bersih, karpet malah akan semakin berwarna dan menghambat efek dari cairan pembersih.

Untuk penggunaannya, simak cara berikut :

  • Cari bagian karpet yang terkena noda dan butuh dibersihkan. Jika noda tersebut akibat tumpahan, serap cairan terlebih dulu dengan tisu atau lap namun jangan diusap atau digosok. Jika digosok, tumpahan tersebut akan menyebar dan meresap ke bagian karpet lainnya. Jika tumpahan tersebut telah mengering, sedot bagian tersebut dengan vacuum cleaner.
  • Semprotkan cairan yang telah dibuat ke atas noda secara merata. Sebagai catatan, kocok botol beberapa kali di sela-sela proses penyemprotan. Lalu, biarkan karpet mengering.
  • Setelah cairan mengering, sedot area yang telah disemprot cairan pembersih dengan penyedot debu hingga bersih.
  • Voila! Karpet pun kembali ke warna semula.

Jika noda membandel, lakukan cara di atas beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Setelah beberapa kali pengulangan, dijamin karpet Anda pun akan kembali bersih. Mudah kan Urbanites?. Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi Anda. Terus kunjungi blog UrbanIndo untuk mendapatkan info seputar properti lainnya, ya.

You Might Also Like