Berita Ragam

Doa Buka Puasa & Tata Cara Berbuka Sesuai Anjuran Rasulullah. Masih Banyak yang Keliru!

3 menit

Banyak pertanyaan tentang doa buka puasa Ramadan. Apakah diucapkan sebelum menyantap hindangan berbuka, ataukan setelah pertama kali seorang muslim membatalkan puasa karena mendengar azan magrib. Yuk temukan jawabannya dalam artikel ini!

Puasa, yang secara istilah bermakna menahan diri dari hal-hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Disertai dengan niat karena Allah serta merupakan ibadah wajib bagi umat yang mukallaf.

Sepanjang hari, sejak azan subuh, seorang muslim tidak makan dan minum hingga waktu magrib tiba.

Ketika waktu berbuka inilah, umat Islam dianjurkan membaca doa.

Berikut ini beberapa versi doa yang umum dibaca oleh umat Islam di Indonesia.

Doa Buka Puasa

1. Riwayat Muaz bin Zuhrah

buka puasa sunnah rasulullah

Doa yang lazim diamalkan di Indonesia berasal dari sahabat Nabi, Muaz bin Zuhrah.

Bacaan ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Bukhari, dan Muslim sebagai berikut.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

 “Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu” (HR. Abu Dawud, Bukhari, dan Muslim).

Artinya, “Duhai Allah, untuk-Mu-lah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka.”

2. Riwayat Abdullah bin ‘Umar

Doa berbuka puasa kedua berasal dari sahabat Mabi Muhammad, Abdullah bin ‘Umar.

Ini diriwayatkan Abu Dawud sebagai berikut:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah” (HR. Abu Dawud).

Artinya, “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, Insya Allah .

3. Riwayat Anas bin Malik

Doa lainnya yang dapat dibaca bersumber dari sahabat Anas bin Malik yang diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dan Albaihaqi sebagai berikut:

اللهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ فَتَقَبَّلْ مَنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَمِيْعُ الْعَلِيْمُ

“Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu, taqabbal minnii innaka antassamii’ul aliim” (HR Ibnu Abi Syaibah dan Albaihaqi.

Artinya, “Duhai Allah, untuk-Mu puasaku dan atas rizki-Mu aku berbuka, maka terimalah dariku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui”.

Baca Juga:

7 Cara Mengatasi Kulit Kering Selama Berpuasa, Mudah & Efektif!

4. Gabungan Doa Buka Puasa

Karena keutamaan berbuka dan luhurnya doa yang bersumber dari Nabi Muhammad..

..Sulaiman Albujairimi, ulama dari Mazhab Syafi’i menggabungkan doa-doa di atas menjadi satu bacaan.

Sebagaimana tercantum dalam Hasyiyatul Bujairimi alal Khatib (2006, juz II: 385) sebagai berikut:

للّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

“Allahumma laka sumtu wabika aamantu wa bika wa’alaika tawakkaltu dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah. Yaa waa si’al fadhli ighfirlii alhamdulillahilladzi hadaanii fasumtu warozaqii faafthortu”.

Artinya, “Tuhanku, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Sebab dan kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap. Wahai Zat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya.”

Doa Buka Puasa Dibaca Sebelum Makan atau Sesudah Azan?

doa buka puasa

Hal yang lazim dilakukan umat Islam adalah membaca doa sebelum berbuka.

Kebiasaan ini tampaknya berasal dari amalan doa sebelum makan pada umumnya, yakni membaca basmalah yang kemudian dilanjutkan dengan doa makan.

Beberapa orang juga mengatakan bahwa doa buka puasa seharusnya dibaca sesudah azan magrib, yakni ketika waktu berbuka telah tiba.

Padahal, kedua pandangan tersebut tidak tepat.

Amalan Ramadan memiliki kekhususan sendiri.

Perbedaan dari doa makan umumnya, doa berbuka puasa dibaca selepas menyantap hidangan buka.

Hal ini dijelaskan oleh Abu Bakar Muhammad Syatha dalam kitabnya Hasyiyah I’anah at-Thalibin (1995).

“Maksud dari (membaca doa buka puasa) “setelah berbuka” adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka.” (Juz II, hlm. 297).

Membaca doa buka puasa sebelum menyantap hidangan berbuka memang sudah mendapatkan kesunahan.

Namun, membacanya setelah berbuka akan membuat seorang muslim mendapatkan kesunahan yang sempurna dalam berbuka.

Baca Juga:

Hal Hal yang Membatalkan Puasa, Apakah Mimpi Basah Termasuk? Laki-Laki Wajib Baca!

Tata Cara Buka Puasa Rasulullah

doa buka puasa

Menurut berbagai sumber, ada tata cara berbuka puasa seperti yang telah dicontohkan Rasulullah.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan air putih dan kurma minimal 3 biji, disunahkan untuk menyediakan kurma dalam jumlah ganjil.
  2. Tunggu suara azan magrib dan pastikan itu benar sesuai waktunya.
  3. Jika telah mendengar azan maka bacalah “Bismillah“, kemudian makan kurma tadi baru kamu minum air.
  4. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu sebelum takjil lainnya.
  5. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa buka puasa.
  6. Jika telah membatalkan puasa di hari itu, kamu dianjurkan untuk solat magrib terlebih dahulu sebelum makan berat.
  7. Jangan lupa, kamu juga harus solat tarawih selepas Isya.

***

Semoga informasinya bermanfaat ya Sahabat 99..

Pantau terus informasi penting seputar properti lewat Berita Properti 99.co Indonesia.

Sedang mencari properti masa depan di daerah Jabodetabek?

Temukan properti idamanmu di 99.co/id.

Ada beragam pilihan wilayah, misalnya saja rumah dijual di bekasi.

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts