Berita Properti

DP Rumah 2018 Alami Perubahan, Pahami Sistem yang Ditawarkan

9 July 2018

DP rumah 2018 mengalami perubahan lewat wacana Bank Indonesia (BI) yang hendak mempermudah metode pencicilan lewat sejumlah cara. Bakal menguntungkan atau tidak, ya?

Berdasarkan laporan dari CNBC Indonesia, BI melakukan relaksasi aturan DP KPR atau Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV).

Hal ini dilakukan dengan salah satu cara seperti memperbolehkan over kredit sampai pencairan KPR secara inden.

Diketahui bahwa BI telah melangsungkan pertemuan dengan para pemangku kepentingan dari sektor properti.

Aturan yang direlaksasi BI terdiri atas 2 opsi, yakni:

  1. BI memperbolehkan over kredit kepemilikan rumah dengan catatan larangan over kredit dalam jangka waktu tertentu; kecuali dalam rangka penyelesaian NPL di bank yang sama.
  2. BI memperkenalkan income rules, di mana calon debitur diperbolehkan untuk mengambil lebih dari satu fasilitas kredit.

Pelonggaran LTV ini tidak sembarang dilakukan, Urbanites

Pasalnya, akan ada kriteria tertentu yang harus dilakukan.

Sebelum memahami aturan baru tersebut, yuk kita sama-sama melihat langkah yang dilakukan BI pada waktu sebelumnya.

Baca Juga :  Sewa Properti dan Ragam Jenisnya, Sudah Pernah Dengar?

Penerapan Program DP Rumah Sebelumnya

Tahun 2016 silam, BI menurunkan rasio LTV KPR dan membuat nominal DP rumah turut mengalami penurunan.

Kemudian pada 2017 kemarin, BI kembali menggodok sejumlah aturan terkait pembayaran rumah yang juga ikut menyesuaikan besaran DP.

Sesuai dengan ketetapan yang dikeluarkan di 2016, pembeli rumah pertama cukup membayar uang muka sebesar 15 persen saja.

dp rumah 2018

Besarannya sendiri akan ditetapkan sesuai dengan beberapa faktor di daerah tersebut.

Pembedaan nominal DP rumah tersebut dilakukan untuk mendorong penggunaan kredit perumahan di tiap daerah.

Apalagi seperti yang kita ketahui Urbanites, potensi kredit sektor perumahan di berbagai wilayah memiliki perbedaan tersendiri.

Daerah yang akan mengalami pembedaan nominal DP untuk membeli rumah adalah provinsi yang memiliki besaran harga hunian terlalu rendah.

Cara mengetahui besaran angka tersebut yakni menghitungnya dari aspek fundamental dan tren pasar yang ada.

Seiring berjalannya waktu, aturan ini terus mengalami perubahan yang signifikan…

Hingga akhirnya sampai pada sistem DP rumah 2018 alias terbaru.

Baca Juga :  Asyik! Pulang Kampung Lewat Trans Sumatera Lebih Cepat dan Gratis

Detail Sistem DP Rumah 2018 yang Ditawarkan BI

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa sistem DP rumah 2018 berdasarkan relaksasi aturan BI digambarkan kian memudahkan masyarakat dalam memperoleh hunian.

Melalui kebijakan ini, BI akan memberikan kewenangan kepada industri perbankan untuk mengatur sendiri jumlah LTV/FTV dari fasilitas kredit/pembiayaan pertama.

Hal di atas sesuai dengan analisa bank terhadap debitur serta kebijakan manajemen risiko masing-masing.

dp rumah 2018

Pada ketentuan LTV/FTV sebelumnya, pengaturan fasilitas kredit/pembiayaan pertama untuk rumah tapak ≤70m², rumah susun ≤21m², dan rukan/ruko telah diserahkan kepada masing-masing bank.

Sementara itu…

“Pada kebijakan pelonggaran DP rumah 2018, tipe rumah yang pengaturannya juga diserahkan kepada bank diperluas pada tipe rumah tapak dan rumah susun >70m² serta rumah susun tipe 22-70m²,” tulis pihak BI melalui situs resminya.

Dalam menetapkan besaran LTV kepada debiturnya tersebut, bank harus memperhatikan pula aspek prudensial dalam penerapannya.

Sehingga, hanya bank yang memiliki NPL total kredit net < 5% dan NPL KPR gross <5% yang dapat memanfaatkan pelonggaran ini.

Baca Juga :  NJOP Naik, Inilah Dua Dampak yang Akan Memberatkan Masyarakat

Namun perlu dicatat bahwa sejak awal penerbitan ketentuan kemarin, kebijakan LTV/FTV BI telah mengecualikan program perumahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Pada akhirnya, pengaturan fasilitas kredit/pembiayaan pertama yang menjadi kewenangan masing-masing bank tidak hanya untuk rumah tapak ≤70m², rusun ≤21m², dan ruko/rukan…

namun juga untuk semua tipe rumah tapak, rusun, ruko hingga rukan.

***

Bagaimana Urbanites, sudah paham ‘kan segala hal terkait DP rumah 2018 yang ditawarkan BI?

Sejumlah keuntungan bisa Anda dapatkan dari sini, salah satunya akses dan metode pencicilan hunian yang lebih fleksibel.

Selebihnya, Anda dapat menggunakan fitur Kalkulator KPR yang dapat diakses melalui situs UrbanIndo.com untuk merancang metode pembayaran secara bijak.

Semoga informasi terkait DP rumah 2018 di atas dapat bermanfaat untuk Anda, ya!

Pantau terus artikel selanjutnya, hanya di blog UrbanIndo.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

You Might Also Like