Berita

5 Fakta Charles Manson, Dalang Sekte Seks dan Pembunuhan Berantai

3 menit

Kuak kembali fakta mengejutkan Charles Manson, pria di belakang sekte seks dan kasus pembunuhan berantai di Amerika Serikat.

Pada suatu malam, tepatnya 9 Agustus, 1969, tiga orang mendobrak kediaman aktris Hollywood, Sharon Tate dan membunuhnya secara tragis.

Sharon, yang saat itu sedang hamil, meninggal dunia di tempat dengan belasan luka tusukan pada tubuhnya.

Teman beserta keluarga dekat Sharon pun menjadi korban.

Mayat mereka ditemukan tidak jauh dari tubuh Sharon yang berlumuran darah.

Beberapa hari kemudian, kepolisian Los Angeles mengumumkan tersangka pembunuhan berantai tersebut tidak lain dari The Manson Family.

Sekumpulan sekte seks yang didalangi oleh Charles Manson, pria ‘karismatik’ asal Ohio, Amerika Serikat.

Sekte seks yang digawangi Charles berkembang di era 60-an dan sering dijadikan sebagai simbol kekerasan dan kebrutalan budaya hippie di Amerika Serikat.

Fakta di atas bukan lah satu-satunya hal yang membuat Charles seorang monster.

Enggak percaya?

Berikut adalah fakta mengejutkan lainnya!

5 Fakta Mengejutkan Charles Manson

1. Ketua dari Sekte Seks Kontroversial

Pada era 60-an, Amerika Serikat sedang dilanda trend dan pergerakan hippie.

Hippie adalah sebuah pergerakan yang mendukung perdamaian Amerika Serikat yang saat itu sedang gencar perang dengan bangsa Vietnam.

Pada masa ini terbentuklah sebuah sekte rahasia bernama The Manson Family, dimana Charles bertindak sebagai ketuanya

Semua anggota sekte The Manson Family diharuskan bersetubuh satu sama lain tanpa ada hubungan atau batasan status apapun.

Mereka pun wajib mencoba berbagai jenis obat-obatan.

Siapa yang berani melanggar, mereka harus keluar dari sekte Charles, dan harus rela mati agar ajarannya tidak tersebar dan terendus polisi.

2. Diusung Sebagai Sosok Karismatik yang Dipuja Para Gadis

charles manson

Charles Manson divonis memiliki gangguan jiwa akut, akan tetapi hal ini tidak membuat para gadis menjauh darinya, bahkan sebaliknya.

Charles berhasil memancing banyak wanita ke dalam sektenya, mencuci otak mereka agar siap menjadi budak seks yang rela melakukan apa pun untuknya.

Baca Juga:

Cerita Seram Misteri Gua Jepang dan Gua Belanda. Merinding!

Tidak hanya para wanita, para pria pun banyak yang tertarik dengan sosok Charles yang mereka sanjung sebagai “karismatik”.

Tidak heran, ketiga anggota The Manson Family, Tex Watson, Susan Atkins, dan Patricia Krenwinkel dengan senang hati membunuh seorang wanita yang sedang hamil demi Charles.

3. Sharon Tate Bukan Target Utama

Fakta mengejutkan lainnya datang berbulan-bulan setelah Charles ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Sharon Tate.

Kepolisian Los Angeles berhasil mengumpulkan testimoni para tersangka, yang menyatakan bahwa Sharon Tate bukan lah target utama mereka.

Tex Watson, Susan Atkins, dan Patricia Krenwinkel di kirim ke sebuah rumah sewaan milik sebuah pemilik studio rekaman yang menaungi Charles pada masanya.

Karena album Charles yang tidak laku, ia berencana melampiaskan dendamnya kepada sang produser dan mengirim tiga pengikut sejatinya untuk membunuhnya tepat pada malam itu juga.

Sayangnya, rumah yang ia miliki sedang disewakan pada Sharon Tate.

Pengikut Charles yang tidak tahu menahu, langsung membabi buta saat melihat Sharon dan membunuhnya di tempat.

4. The Manson Family Ketagihan Membunuh

charles manson

Bangga atas keberhasilan anak buahnya membunuh aktris Hollywood malang tersebut, Charles kembali mengajak para pengikutnya untuk berburu.

Bukan hewan, atau makanan, namun korban lainnya yang berada di sekitaran TKP pertama.

The Manson Family akhirnya sampai di rumah Leno dan Rosemary Labianca, lalu membunuh mereka menggunakan garpu dan pisau dapur.

Charles juga menuntut para followersnya untuk menuliskan Helter Skelter dan Death to Pigs pada dinding rumah Leno dan Rosemary menggunakan darah yang sudah berceceran di lantai.

Saat tindakannya dipertanyakan, Charles mengaku tidak menyesal sama sekali.

Ia bahkan sempat girang dan menilai dirinya sendiri sebagai utusan Tuhan yang dikirim untuk membinasakan manusia tidak berguna di dunia ini.

5. Charles Manson Tidak Pernah Membunuh Secara Langsung

Hal ini bukan sebuah fakta mengejutkan bagi para polisi.

Charles sendiri dinilai sebagai seorang yang tampan, namun licik dan pintar memanipulasi situasi serta cara pikir khalayak.

Saat hendak ditahan saja, masih banyak ratusan gadis di luar bangunan penjara yang memperjuangkan kebebasan Charles Manson hanya karena tampangnya yang rupawan.

Memang, Charles tidak terbukti turut serta secara langsung…

…Namun semua bukti dan keterangan saksi menunjukkan bahwa ia lah dalang di balik semua embunuhan yang dilakukan oleh The Manson Family.

Ia berhasil mencuci otak hampir 200 anggota The Manson Family, membuat dirinya tampak sebagai Tuhan di antara keributan dan kekacauan perang yang terjadi di era 60-an…

…dengan cara merekrut para hippies, yang memang saat itu haus akan gerakan perdamaian dan sosok mesiah yang dapat membawa negeri mereka kembali ke jalan damai.

Sayangnya, mereka semua jatuh ke dalam perangkap Charles yang hanya mempergunakan mereka sebagai pion untuk melaksanakan niat jahatnya.

Baca Juga:

Cerita Seram Anak Psikopat, Ternyata Wanita Kerdil Berusia 22 Tahun!

Semoga bermanfaat artikelnya, ya, Sahabat 99!

Jangan lupa untuk pantau terus informasi penting seputar properti lewat Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, pastikan kamu menemukan properti idaman di 99.co/id.

 

Samala Mahadi

Content Writer and all things Basquiat connoisseur.

Related Posts