Berita

5 Fakta Film LGBT Indonesia yang Masuk Nominasi Oscar

19 September 2019
film lgbt indonesia
2 menit

Tahun ini, Indonesia kembali mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti ajang Academy Awards atau lebih dikenal dengan Oscar. Film LGBT Indonesia ini akan bersaing dengan film lain dengan kategori International Feature Film atau dahulu dikenal dengan nama Best Foreign Language Film.

“Setelah dilakukan penilaian dengan seksama, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, Indonesian Academy Awards 2019 menetapkan film berjudul Kucumbu Tubuh Indahku sebagai film pilihan dan berhak mewakili Indonesia ke Academy Awards ke-92 untuk kategori International Feature Film,” kata Sekretaris Komite Film Indonesia, Sheila Timothy, seperti dikutip dari cnnindonesia.com.

Acara Oscar sendiri akan diadakan di Dolby Theatre Hollywood, Los Angeles pada tanggal 9 Februari 2020.

Film Ini Akan Bersaing dengan ‘Parasite’ dan ‘Weathering with You’

Ternyata, film ini harus menghadapi lawan yang cukup tangguh untuk memenangkan kategori tersebut.

‘Parasite’ yang merupakan karya dari Bong Joon-ho dari Korea Selatan dan ‘Weathering with You’ yang merupakan karya dari Makoto Shinkai dari Jepang adalah beberapa di antaranya.

Ringkasan Cerita

film lgbt indonesia

‘Kucumbu Tubuh Indahku’ bercerita tentang Juno, seorang pria yang bergabung dengan sanggar tari Lengger semenjak ditinggal ayahnya.

Tanpa diduga, Juno mulai menjalani perjalanan hidup yang berliku.

Namun pada akhirnya, Juno berhasil memahami dan menerima keindahan sebagai seorang penari Lengger.

Tari Lengger sendiri merupakan budaya asli Banyuwangi yang mengharuskan penari untuk menampilkan sisi maskulin dan feminin dalam satu tubuh.

Baca Juga:

Aneh! Lomba Suara Kentut di India Ini, Mencari yang Paling ‘Merdu’

Fakta Film LGBT ‘Kucumbu Tubuh Indahku”

1. Film Traumatik Pertama dari Garin Nugroho

Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ merupakan film ke-19 dari Garin Nugroho.

Kali ini, Nugroho mengangkat film bertemakan trauma di masyarakat yang merupakan karya pertamanya dalam mengeksplorasi teman ini.

2. Meraih Banyak Penghargaan

film lgbt indonesia

Sebelum diputar di bioskop Indonesia, film ini ternyata sudah memukau banyak juri festival di berbagai penjuru dunia.

Sampai saat ini, inilah penghargaan yang pernah diraih oleh film ini:

  • Penghargaan dari Bisato D’oro Award Venice Independent Film Critic tahun 2018
  • Film Terbaik pada Festival Des 3 Continents tahun 2018
  • Cultural Diversity Award dari The Patronage of UNESCO tahun 2018

3. Ditolak Karena Mengandung Unsur LGBT

Meskipun meraih banyak sekali penghargaan, film ini tidak disambut baik oleh warga Indonesia karena dituding menyebarkan unsur LGBT.

Daerah-daerah yang menolak pemutaran film ini meliputi Garut, Depok, dan Palembang.

4. Diangkat dari Kisah Nyata

film lgbt indonesia

Kisah dari film ini sendiri diangkat dari kisah nyata seorang penari Lengger bernama Riyanto.

5. Soundtrack yang Ciamik

Mantan vokalis Sore Band, Mondo Gascaro adalah sosok di balik soundtrack film yang sangat ciamik ini.

Lagu yang dibuatnya sendiri memiliki judul yang sama dengan filmnya dan bercerita tentang kesepian sang protagonis.

Baca Juga:

John De Rantau Komentari Foto Hot Shandy Aulia, Kini Dihujat Sexist

***

Simak informasi menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, cari segala kebutuhan propertimu hanya di 99.co/id!

You Might Also Like