Berita

Menguak 4 Mitos Mandi Malam yang Meresahkan | Ini Faktanya!

2 menit

Pulang kantor sehabis mandi adalah hal yang paling ditunggu-tunggu sehabis beraktivitas seharian. Namun, apa jadinya jika kamu baru pulang tengah malam? Tentunya, kamu berpikir 2 kali untuk mandi mengingat mitos mandi malam yang kerap disebut oleh orang tuamu ketika kamu kecil.

“Jangan mandi malam, nanti kamu masuk angin, nak.”

“Jangan mandi malam, nanti kamu sakit.”

Kamu pasti tidak asing dengan kata-kata tersebut.

Biasanya, orang tua melontarkan kalimat ini agar kamu tidak mandi di kondisi yang dingin.

Namun, apakah mitos-mitos ini benar adanya?

Simak yuk fakta sebenarnya dari mitos-mitos ini.

Fakta Sebenarnya dari Mitos Mandi Malam

1. Menyebabkan Rematik

mitos mandi malam

Kepercayaan bahwa mandi malam menyebabkan mitos ternyata hanyalah mitos belaka.

Tidak pernah ada hubungan antara mandi malam dengan kambuhnya penyakit rematik.

Rematik adalah penyakit autoimun yang menyebabkan nyeri, peradangan, kekakuan, dan keterbatasan pada area sendi, tulang, tendon, ligamen, dan otot.

Menurut para ahli, penyebab rematik pada orang dewasa adalah karena kadar asam urat yang tinggi.

Asam urat sendiri tidak terkandung di dalam air yang kamu pakai ketika mandi malam.

Intinya, rematik disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi akibat mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung purin, terutama daging merah dan jeroan.

2. Mengakibatkan Paru-Paru Basah

mitos mandi malam

Paru-paru basah adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri yang berasal dari udara yang dihirup.

Orang-orang yang mengidap penyakit ini biasanya mengalami batuk berdahak, kesulitan bernafas, dan badan yang menggigil.

Paru-paru basha sendiri menurut medis adalah adanya cairan di dalam paru-paru.

Namun, bukan berarti hal ini disebabkan oleh air yang kamu gunakan ketikan mandi di malam hari.

Baca Juga:

5 Mitos Kejatuhan Cicak Menurut Berbagai Kepercayaan. Percaya?

3. Mengganggu Metabolisme

mitos mandi malam

Mitos mandi malam yang disebut bisa mengganggu metabolisme ternyata tergantung oleh indikasinya.

Sebagai contoh, jika kamu mandi malam setelah pulang dari perjalanan yang jauh dengan kondisi suhu tubuh yang panas, tubuh cenderung sudah terlalu capek dan membutuhkan istirahat.

Langsung mandi dengan kondisi seperti itu akan membuat ari masuk ke dalam pori-pori kulit yang masih terbuka.

Hal ini tentunya akan membuat gangguan hormon pada tubuh.

Namun, jika kamu mandi malam dengan keadaan santai, maka tidak ada hal yang perlu kamu khawatirkan.

4. Membuat Masuk Angin

mitos mandi malam

Tubuh bisa masuk angin karena mandi malam, namun hal ini tergantung oleh beberapa hal.

Kondisi tubuh serta jeda antara kegiatan sebelum kamu mandi memengaruhi faktor kamu mengalami masuk angin.

Jika tubuh sedang dalam keadaan capek, sebaiknya kamu mendinginkan tubuh terlebih dahulu.

Pasalnya, jika langsung mandi, pembuluh darah akan langsung menyempit dan organ di dalam tubuh pun masih dalam keadaan panas.

Maka dari itu, sebaiknya kamu relaks sejenak terlebih dahulu.

Setelah kamu merasa sudah tidak terlalu lelah, kamu bisa langsung mandi meskipun di malam hari.

Manfaat Mandi Malam

Di balik mitos mandi malam yang meresahkan, ternyata terdapat manfaat yang sangat baik untuk tubuh.

Berikut adalah beberapa manfaat yang akan kamu dapatkan:

  • Terhindar dari jerawat
  • Mengatasi alergi musiman
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Meningkatkan waktu tidur
  • Tidur lebih nyenyak
  • Metabolisme berjalan lebih baik

***

Itulah fakta yang harus kamu ketahui mengetahui mitos mandi malam.

Semoga bermanfaat, Sahabat 99.

Simak informasi dan tulisan menarik lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Tak lupa, cari segala kebutuhan propertimu hanya di 99.co/id.

Mukhammad Iqbal

An English Literature graduate. A bibliophile. A midnight gamer. A cinema enthusiast.
Follow Me:

Related Posts