Berita Ragam

Bencana Beruntun NTT, Ini 5 Fakta Siklon Seroja yang Jadi Penyebabnya

2 menit

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Minggu (4/4) tengah dilanda bencana beruntun yang diduga akibat dari terjadinya bibit Siklon Seroja.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (5/4), terhitung 128 warga meninggal dunia dan 72 hilang.

Siklon tropis ini memberikan dampak di delapan wilayah administrasi dan kota yang mencakup Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Timur, Sumba Barat, Rote Ndao, dan Alor.

Teridentifikasi pengungsi terbesar berada di Kabupaten Sumba Timur dengan total jumlah 7.212 jiwa, Lembata 958 jiwa, Rote Ndao 672 jiwa, Sumba Barat 284 jiwa, dan Flores Timur 256 jiwa.

Menyoal pascabencana, BPBD kabupaten dan kota dibantu banyak pihak terus melakukan penanganan darurat bencana.

Menanggapi bencana ini, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) mendesak Pemerintah untuk status darurat bencana di Provinsi NTT.

Direktur Eksekutif Walhi NTT pun menyebutkan bahwa pemerintah provinsi dan BPBD tidak siap menangani bencana ini.

Fakta Siklon Seroja yang Sebabkan Bencana di NTT

bencana ntt

sumber: cnnindonesia.com

1. Peringatan BMKG

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan peringatan dini akan adanya bibit siklon tropis di bagian selatan NTT pada 4 April.

Melalui konferensi pers via Zoom (4/4), Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa bibit siklon tropis ini berhasil dideteksi sejak 2 April.

“BMKG telah mengeluarkan rilis informasi potensi cuaca ekstrem sebagai dampak dari bibit siklon tersebut sejak 2 April 2021,” ungkap Dwikorita.

2. Lokasi

Seperti yang telah disebutkan, siklon ini bermula di bagian selatan NTT dan tumbuh di wilayah Laut Sawu atau di bagian barat Pulau Timor.

Kemudian siklon tersebut memicu pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah, termasuk NTT.

3. Kecepatan Angin

Menurut hasil pemantauan Senin (5/4) pukul 01.00 WIB, angin siklon tropis tersebut bergerak dengan kecepatan 16 km/jam.

Diperkirakan, intensitas siklon tersebut akan menguat dalam kurun waktu 24 jam ke depan.

banjir flores ntt

tribunnews.com

4. Bergerak ke Barat Daya

Dari hasil pemantauan, siklon tersebut bergerak ke arah barat daya dan perlahan menjauh dari daratan Indonesia.

Eko Prasetyo, Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG, mengatakan dampak dari siklon tropis ini akan mereda dalam 3 hari ke depan.

5. Asal Nama Siklon Seroja

Nama ‘Siklon Seroja’ diberikan mengikuti urutan nama siklon tropis dari BMKG secara internasional.

Pun wilayah tumbuh siklon tersebut masuk ke dalam wilayah tanggung jawab Jakarta Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC)

***

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sahabat 99!

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah dijual di Gayungan, Surabaya?

Kunjungi www.99.co/id dan temukan hunian impianmu dari sekarang!

Alya Zulfikar

Jr. Content Writer | Sometimes a poet, mostly a daydreamer; I, too, bleed – I bleed ink!
Follow Me:

Related Posts