Berita

Film Joker Bukan untuk Anakmu Ayah & Bunda. Ini Alasannya!

8 Oktober 2019
film joker
2 menit

Film Joker baru saja dirilis beberapa waktu yang lalu dan mendapatkan respon yang sangat positif dari para pencinta film.Karena dikenal sebagai musuh bebuyutan Batman, film karya Todd Phillips ini ternyata menimbulkan pemahaman yang salah…

….bagi para orang tua yang hendak mengajak anaknya menonton film super hero.

Alih-alih mendapatkan suguhan film laga yang dapat dinikmati oleh anak-anak, orang tua malah kelimpungan dengan adegan-adegan disturbing yang ditawarkan film ini.

Peringatan dari Alamo Drafthouse San Antonio tentang Film Joker

Melali akun media sosialnya, jaringan bioskop San Antonia di Texas, Amerika Serikat memberikan peringatan bahwa film ini bukanlah untuk anak-anak.

“Joker tidak diperuntukkan bagi anak-anak dan merupakan film dengan rating R untuk alasan yang baik. Banyak bahasa yang sangat, sangat kasar, kekerasan brutal, dan secara keseluruhan memberikan dampak yang buruk,” tulis akun media sosial tersebut seperti dilansir dari kompas.com.

Baca Juga:

10 Cara Mengatasi Kecanduan Gadget pada Anak. Rekomendasi para Pakar!

Rate-R yang tidak Diindahkan oleh Orang Tua

Rating R atau Restricted (terbatas) berarti film tersebut mengandung konten yang hanya boleh dikonsumsi oleh orang dewasa karena mengandung

  • bahasa verbal yang terlalu keras,
  • kekerasan fisik, atau
  • adegan yang terlalu vulgar untuk anak-anak.

Dampak Menonton Kekerasan dalam Film bagi Kesehatan Anak

Film Joker sendiri mengandung banyak sekali elemen-elemen yang tentunya tidak cocok dikonsumsi oleh anak-anak.

Jika sampai dipaksakan, ada beberapa konsekuensi serius yang harus dihadapi.

Menurut lama WebMD seperti dilansir dari tirto.com, film dengan elemen penyiksaan berpotensi menurunkan sensitivitas anak terhadap kekerasan di kehidupan nyata.

Adapun, kekerasan dapat membuat anak-anak bergelut dengan pikirannya sendiri dan mengembangkan sebuah pemikiran yang dikhawatirkan membahayakan.

Film yang memuat gambar mengerikan bisa membuat detak jantung meningkat sebanyak 15 detak per menit.

Hal ini diikuti oleh tapak tangan yang berkeringan, suhu kulit menurun, otot menegang, dan tekanan darah meningkat.

Selain itu, anak-anak yang menonton film Joker juga dikhawatirkan akan mengembangkan pikiran negatif.

Dikhawatirkan, anak-anak bisa menjelajahi naluri, impuls, dan ketakutan tanpa implikasi di dunia nyata.

Proses tersebut dikenal sebagai simbil katarsis.

Anak-Anak dengan Kecenderungan Menirunya

film joker

theatlantic.com

Menurut Maya Savitri, Psikolog Anak dari Lembaga Psikologi Annava Solo, anak-anak memiliki kecenderungan meniru apa yang mereka tonton.

“Di Joker itu adegan kekerasan, ketakutan, dan sebagainya, yang memang tidak layak untuk ditonton anak-anak. Anak-anak akan meniru, merasa ketakutan, cemas, deg-degan, karena adrenalinenya terpicu,” jelas Maya, seperti dilansir dari kompas.com.

Oleh karena itu, Maya menyarankan para orang tua untuk memperhatikan beberapa hal sebelum mengajak anak menonton bioskop, yakni:

  • rentang usia
  • pesan moral film
  • kesiapan mental
  • kesiapan anak dalam mendengar suara keras

***

Baca Juga:

5 Cara Membuat Anak Betah di Rumah dan Tetap Nyaman

Simak informasi terbaru lainnya di Blog 99.co Indonesia.

Sedang mencari rumah impian? Cari saja di 99.co/id!

You Might Also Like