Berita Properti

Gaji Rendah Tapi Bisa Punya Rumah dan Mobil? Bukan Cuma Mimpi di Siang Bolong!

24 Maret 2017
Mobil dan Rumah
2 menit

Bukan hanya kebutuhan, memiliki rumah sendiri dianggap memiliki prestise tersendiri bagi sebagian orang. Namun ketika telah berkeluarga dan berencana punya anak, mobil pribadi menjadi tak kalah penting untuk dimiliki. Di antara kedua kebutuhan tersebut, mana yang akan Anda pilih untuk dibeli terlebih dulu?

Apabila memilih untuk membeli rumah terlebih dulu, itu berarti Anda harus siap untuk bepergian dengan transportasi umum. Sebaliknya, jika memilih untuk membeli mobil dulu, Anda harus bersabar tinggal di kontrakan kecil atau rumah orang tua untuk sementara.

Namun ternyata, memiliki rumah dan mobil di saat yang bersamaan bukanlah hal yang mustahil dilakukan, Urbanites. Caranya, tentu dengan mencicil keduanya. Penasaran bagaimana trik untuk bisa melakukannya? Simak ulasan UrbanIndo berikut ini.

Hitung Pemasukan dan Pengeluaran

Memiliki pasangan dan juga anak, itu berarti gaji yang Anda hasilkan harus diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan kehidupan keluarga sehari-hari. Idealnya, supaya bisa memenuhi kebutuhan keluarga secara normal, Anda harus menyisihkan setidaknya 50% dari penghasilan Anda.

Baca juga: Gaji Anda Cepat Habis? Pakai Strategi LTD Ini untuk Mengatasinya

Sisanya, bisa Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier, termasuk untuk mencicil rumah dan mobil. Dilansir dari situs Okezone, pakar keuangan Prita Hapsari Ghozie menyarankan untuk membatasi utang dengan jumlah hanya 35% dari pemasukan.

Alokasikan Cicilan

Jika Anda memiliki pemasukan Rp7 juta per bulannya, itu berarti nominal cicilan yang boleh dikeluarkan untuk membeli rumah dan mobil hanya Rp2,45 juta saja. Jumlah total cicilan tersebut pun harus Anda bagi dua agar kedua benda tersebut dapat dimiliki dengan segera.

Anda disarankan untuk memperbanyak alokasi dana cicilan rumah dibandingkan dengan mobil agar keduanya dapat terlunasi sesuai tenor yang telah ditentukan. Hal ini karena harga rumah yang lebih mahal dan bunga cicilan lebih besar.

Kira-kira Anda bisa membaginya menjadi Rp1,45 juta untuk rumah dan Rp1 juta untuk mobil. Setelah itu, Anda bisa menyesuaikan rumah dan juga mobil yang dapat dicicil dengan budget tersebut.

Menyesuaikan Harga Rumah

Rumah dengan harga di bawah Rp200 juta merupakan pilihan yang rasional untuk budget cicilan sekitar Rp1,45 juta. Cobalah cari bank yang menyediakan KPR dengan uang pinjaman 70%-80% dari rumah. Itu berarti, kira-kira sisa uang yang harus dibayar ialah Rp140 juta setelah membayar DP sebesar 30%.

Setelah dihitung-hitung, dengan budget cicilan per bulan Rp1,45 juta, Anda dapat melunasi pokok pinjaman Rp140 juta ditambah suku bunga 8% per tahun dengan tenor 25 tahun. Jadikan perhitungan kasar tersebut sebagai patokan untuk mencari produk KPR serta hunian yang tepat.

Menyesuaikan Harga Mobil

Satu masalah sudah teratasi, sekarang saatnya membuat kisaran perhitungan cicilan mobil yang akan dibeli. Supaya DP dan cicilan tidak terlalu tinggi, ada baiknya untuk membeli mobil jenis low cost green car (LGCG) yang kisaran harganya tidak lebih dari Rp150 juta.

Misalnya, mobil yang dipilih memiliki harga Rp120 juta dengan pembayaran DP di muka 10%. Itu berarti sisa cicilan yang harus dibayar ialah Rp112,5 juta. Dengan asumsi bunga 8% per tahun dan cicilan Rp1 juta per bulan, itu berarti Anda dapat melunasinya dengan tenor 10 tahun.

Namun, untuk lebih memastikan soal tenor dan jumlah cicilan, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dealer yang menawarkan jenis mobil LCGC sesuai budget.

Modal untuk DP

Agar tenor tidak terbebani cicilan dalam jangka waktu lama, akan lebih baik lagi jika Anda telah memiliki modal sebelum membeli rumah dan mobil. Modal tersebut dapat Anda gunakan untuk melunasi uang muka rumah serta mobil yang akan dibeli.

Penghasilan Tambahan

Memiliki penghasilan tambahan akan membantu Anda meringankan cicilan serta memperpendek tenor. Oleh karena itu, manfaatkanlah uang bonus dari kantor dengan sebaik-baiknya untuk hal tersebut.

Jika memungkinkan, Anda juga bisa bekerja freelance untuk menambah penghasilan. Apabila pasangan Anda bekerja dan bersedia untuk menggabungkan pemasukan, tentu hal tersebut akan lebih baik untuk finansial keluarga.

Jangan Berutang Lagi!

Jika Anda ingin mencicil kedua benda tersebut secara bersamaan dengan mulus, jangan berutang untuk membeli barang-barang yang lain. Cara ini pun dapat Anda membantu mengerem keinginan untuk membeli hal-hal yang tidak terlalu perlu secara impulsif.

Urbanites, semoga penjalasan yang kami berikan di atas dapat memberikan gambaran dan melancarkan keinginan untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Terus kunjungi blog UrbanIndo dan Forum Komunitas UrbanIndo untuk mendapatkan ulasan menarik lainnya seputar dunia properti.

You Might Also Like