Berita Ragam

7 Game Haram Menurut Fatwa MUI, Dilarang Dimainkan dengan Alasan Kontroversial

3 menit

Majelis Ulama Indonesia (MUI) selaku lembaga Islam terbesar di Indonesia seringkali mengeluarkan fatwa yang sering membingungkan. Salah satunya fatwa mengenai game haram yang alasannya sangat kontroversial.

Selama ini, MUI memang kerap mengeluarkan keputusan-keputusan yang sukses bikin alis mata terangkat tinggi.

Mulai dari fatwa soal sterilisasi masjid yang dihuni pengungsi Tamansari Bandung, soal Netflix, hingga soal larangan beragam jenis permainan.

Teranyar, MUI mengeluarkan fatwa haram terhadap gim PUBG yang tengah populer.

Keputusan ini sontak menimbulkan kontroversi dan memancing banyak komentar dari masyarakat.

PUBG tentu bukan satu-satunya gim yang diharamkan oleh MUI.

Selain itu, masih ada sederet gim populer lainnya yang turut dicap haram oleh MUI karena berbagai alasan.

Berikut ini beberapa nama permainan khusus gawai yang dicap sebagai “game haram” oleh MUI.

7 Game Haram dan Terlarang Versi Majelis Ulama Indonesia

1. Game PUBG (Playerunknown’s Battleground)

Game PUBG (Playerunknown's Battleground)

Isu pengharaman game PUBG (Plyaerunknown’s Battleground) sempat begitu menggemparkan beberapa waktu yang lalu.

Salah satu alasan MUI menyebut PUBG sebagai game haram adalah karena game ini dinilai bersifat destruktif.

Pasalnya, permainan tembak-menembak yang dilakoni dalam gim ini dinilai sangat berisiko dan dapat mengubah karakter seseorang.

Apalagi jika dimainkan oleh anak-anak yang masih belum memiliki filter diri yang sangat baik.

Meskipun begitu, banyak juga yang tidak setuju dengan pendapat MUI ini dan menyebut masih banyak gim lain yang lebih tepat untuk difatwai haram.

2. Free Fire

Selanjutnya, ada gim bernama Free Fire yang juga diberi cap “game haram” oleh MUI.

Sebetulnya, secara permainan Free Fire masih serupa dengan PUBG yaitu sebagai permainan FPS (First Person Shooter).

Dasar pengharaman MUI untuk gim besutan Garena ini pun tak jauh berbeda dengan game PUBG.

3. Fortnite

game Fortnite haram

Game Fortnite dibesut oleh perusahaan Farga Corporation sejak medio tahun 2017.

Semenjak diluncurkan, game FPS ini pun sudah menyita perhatian banyak orang dan mulai menggoyahkan dominasi PUBG di ranah game battle royale.

Salah satunya yaitu karena Fortnite memiliki perbedaan yang cukup besar terutama dari segi kemampuan bertahan para pemainnya.

Sayangnya, senasib sepenanggungan dengan PUBG, MUI pun mendakwa Fortnite sebagai game haram yang tak layak dimainkan.

4. Call of Duty

Call of Duty

Sebelum game mobile populer, permainan FPS didominasi oleh permainan PC dan konsol lainnya.

Salah satu gim yang cukup legendaris adalah Call of Duty.

Permainan ini memiliki banyak seri yang semuanya cukup populer di Indonesia bahkan di seluruh dunia.

Call of Duty sangat menarik karena menawarkan konsep permainan yang persis seperti kisah di dunia nyata.

Sayangnya, MUI melihat muatan kekerasan di dalam Call of Duty terlalu ekstrem dan dinilai tak layak dimainkan oleh orang dewasa apalagi anak-anak.

5. Mobile Legends: Bang Bang

Mobile Legends: Bang Bang

Ternyata, bukan cuma game perang-perangan yang difatwa haram oleh MUI, bahkan game Mobile Legends: Bang Bang pun dianggap serupa.

Fatwa Mobile Legends sebagai game haram ini dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) atau MUI-nya Aceh.

Menurut MPU Aceh, game Mobile Legends turut dilarang karena dianggap dapat mengubah kepribadian seseorang hingga mengganggu kesehatan.

Apakah kamu setuju dengan pendapat tersebut, Sahabat 99?

6. Clash of Kings

game Clash of Kings haram

Game lainnya yang dianggap haram oleh MUI yaitu game Clash of Kings.

Sangat mengherankan bila MUI menganggap game Clash of Kings sama “merusaknya” dengan game-game lainnya.

Pasalnya, Clash of Kings adalah permainan perang yang lebih mengandalkan strategi dibanding unsur perangnya.

Sebetulnya, permainan ini tak ubahnya dengan catur yang mengedepankan strategi, hanya saja dalam bungkus peperangan.

7. Ragnarok M: Eternal Love

Ragnarok M: Eternal Love

Bahkan, permainan online selucu Ragnarok pun turut mendapatkan label haram, lo!

Padahal, permainan Ragnarok jauh dari kesan seram atau kejam.

Apalagi Ragnarok juga selalu didukung dengan grafis dan tampilan yang sangat lucu dan menggemaskan.

Sungguh rasanya tak layak disebut sebagai game haram yang “dapat mengubah kepribadian dan merusak kesehatan”.

Bukankah label tersebut lebih layak disematkan pada rokok, alkohol, hingga narkoba?

***

Semoga tulisan di atas bisa menambah wawasanmu ya, Sahabat 99.

Pastikan untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di Berita 99.co Indonesia.

Ingin mencari hunian impian untuk masa depan?

Kunjungi saja www.99.co/id dan pilih hunian impian terbaik untukmu!

Elmi Rahmatika

Scribo ergo sum. I write, therefore I am.
Follow Me:

Related Posts