Tips & Trik

Jangan Sembarangan! Harus Tahu Ini Dulu Sebelum Pakai Perabotan Kayu

18 Agustus 2017
6 menit

Perabot berbahan kayu nampaknya bukanlah hal yang asing lagi.

Anda pasti menemukannya di setiap rumah. Anda juga pakai?

Sebenarnya, ada banyak hal yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk menggunakan perabotan kayu.

Ini dia yang harus Anda ketahui:

  • Tipe kayu yang biasa dipakai;
  • Tipe kayu daur ulang yang bagus;
  • Cara memadukan kayu dengan benar.

Dengan mengetahui hal-hal tersebut, maka Anda bisa memiliki perabotan kayu yang berkualitas dan juga tampilan di ruangan menjadi lebih indah.

Langsung saja…

#1 KETAHUI DULU TIPE KAYU YANG SERING DIPAKAI!

Sebelum membeli sebuah produk, maka kita harus tahu spesifikasinya bukan? Begitu pula dengan perabot atau furnitur kayu.

Jangan sampai Anda memilih yang salah!

Tidak mau rugi ‘kan?

Oleh karena itu, Anda harus tahu terlebih dahulu apakah harganya sesuai dengan kualitasnya.

Ini tentu disebabkan oleh beragamnya tipe kayu, mulai dari yang berkualitas standar, sedang, bahkan hingga yang tinggi.

Semakin tinggi kualitasnya, tentu semakin awet dan harganya pun semakin mahal.

Apa saja jenis kayu yang ada di pasaran?

Ternyata jenisnya terdiri dari hardwood dan softwood.

Apa sih perbedaan dari keduanya?

Hardwood sendiri merupakan kayu yang berasal dari pohon jati, sedangkan softwood merupakan kayu yang berasal dari pohon cemara.

Dalam hal ketahanan, tentu saja hardwood lebih unggul dan lebih disukai.

Sayangnya, pohon penghasil hardwood tumbuhnya lebih lama, sehingga softwood pun jadi solusi penggantinya.

Sebenarnya bukan hanya dua tipe tersebut, masih banyak juga tipe kayu yang ada di pasaran. Apa saja? Ini dia:

1. Red Wood

Anda pasti sudah bisa menebak bahwa ini merupakan kayu merah. Warnanya memang cukup unik dan ini adalah warna alami.

Perbedaan dengan warna kayu pada umumnya, yaitu coklat, membuatnya lebih unggul, sehingga lebih disukai oleh berbagai kalangan.

Apa saja yang tergolong red wood?

Kayu ini dapat Anda temukan pada Mahony dan Cherry.

2. Kayu Berserat

Sesuai dengan namanya, keunggulan dari jenis kayu yang satu ini terletak pada bagian seratnya.

Serat kayunya memang jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan jenis kayu lainnya, namun tetap lembut.

Nah, kyu berserat seperti ini pun dapat Anda temukan pada pohon Maple, Chery, dan Alder.

3. Kayu Berpori Terbuka

Kalau sebelumnya memiliki keunggulan pada bagian serat, kayu kali ini memiliki pori-pori yang cukup besar.

Lubang-lubang ini terbentuk alami, sehingga mampu memberikan karakter unik bagi kayu tersebut.

Meskipun demikian, pori yang ukurannya cukup kecil memang cukup mengganggu. Hal ini bisa Anda siasati dengan menggunakan cat kayu berwarna gelap.

Selanjutnya, kayu berpori terbuka seperyi ini pun bisa ditemukan pada pohon oak dan walnut.

4. Easy Crafting Wood

Sama dengan namanya, kayu yang satu ini tentunya adalah kayu yang mudah dipahat.

Berhubung teksturnya yang mudah dipahat dan diukir, kayu ini tergolong ke dalam softwood.

Salah satu contoh kayu ini adalah yang berasal dari pohon pinus.

Keunggulan lainnya adalah memiliki tingkat kelembapan cukup tinggi.

5. Kayu Eksotis

Kenapa disebut sebagai kayu eksotis?

Kayu ini memiliki tekstur dan guratan yang khas, sehingga biasanya dijadikan sebuah aksen.

Bisa dibilang, kayu ini juga tergolong langka karena leih banyak ditemukan di luar negeri, seperti Australia, Meksiko, dan Ghana.

6. Kayu Anti Rayap

Seperti yang kita tahu bahwa rayap merupakan musuh terbesar dari kayu.

Bagaimana tidak? Sebuah kayu dapat menjadi sangat rusak jika sudah dimakan oleh rayap.

Kini Anda tidak perlu ingung lagi, cukup pilih kayuanti rayap!

Apa jenis kayu yang harus dipilih?

Jawabannya adalah kayu jati dan cedar.

Jika Anda mencari yang juga tahan terhadap air, kayu jati adalah jawaban yang paling tepat.

Berdasarkan hal tersebut, Anda juga bisa menggunakannya untuk perabotan di luar ruangan.

#2 BUTUH YANG LEBIH MURAH? KENALI KAYU DAUR ULANG INI!

Kalau tadi kita sudah bahas mengenai jenis atau tipe kayu, kini saatnya kita bahas juga kayu daur ulang.

Sebagai informasi, kayu seperti ini kini lebih banyak dipilih karena memiliki kualitas yang cukup baik dengan harga yang jauh lebih murah.

Adanya kayu daur ulang ini pun dinilai menjadi solusi untuk tetap bisa menampilkan beragam elemen kayu dalam rumah.

Apa sih yang dimaksud kayu daur ulang atau kayu olahan?

Begini…

Kayu yang satu ini berasal dari sisa kayu asli yang dicampur dengan zat kimia.

Meski campuran, tampilannya sangat mirip dengan kayu asli.

Sama halnya dengan kayu asli, kayu daur ulang juga terdiri dari beberapa jenis. Ini dia:

1. Particle Board

Cari yang benar-benar murah? Pilihlah kayu ini!

Sesuai dengan harganya, kualitas kayu ini pun tergolong paling rendah jika dibandingkan dengan yang lainnya.

Kenapa bisa murah dan berkualitas rendah?

Sebenarnya ini disebabkan oleh particle board terbuat dari serbuk kayu yang kasar dan tidak beraturan.

Serbuk kayu ini dicampur dengan bahan kimia dan selanjutnya direkatkan dengan mesin bertekanan tinggi.

Pori-pori yang cukup besar membuat jenis kayu daur ulang ini tidak tahan air. Selain itu, ia juga tidak bisa menopang beban yang terlalu berat.

Terbuat dari serbuk kayu yang kasar membuat particle board tidak bisa dicat, sehingga finishing-nya menggunakan lapisan veneer.

2. Medium Density Fiberboard (MDF)

Kayu daur ulang yang satu ini tidak jauh berbeda dari kayu daur ulang sebelumnya.

Bahannya sama-sama terbuat dari serbuk kayu, namun MDF terdiri juga dari bambu halus. Nantinya MDF ini akan menjadi lembaran papan.

Meski terbuat dari serbuk kayu, MDF memiliki kekuatan yang lebih baik jika dibandingkan dengan particle board. Ini juga membuatnya lebih mudah dipotong dan dibentuk.

Pilihan finishing-nya pun lebih beragam, yaitu terdiri dari PVC, paper laminate, HPL, dan cat kayu.

3. Blockboard

Butuh yang lebih tebal? Anda bisa memilih blockboard.

Tebalnya sendiri mulai dari 12 mm sampai 18 mm. Bahannya terbuat dari potongan balok kayu berukuran 2 – 5 cm yang dipadatkan.

Balockboard ini terdiri dari dua dipe, yaitu:

  • Teak block yang merupakan lapisan terluar dari kayu jati, dan
  • Sungkai block yang merupakan lapisan terluar dari kayu sungkai.

Biasanya, blockboard lebih banyak digunakan untuk produk kitchen set.

4. Plywood

Nah, yang satu ini merupakan kayu daur ulang termahal di antara yang lainnya.

Harganya yang tergolong mahal disebabkan oleh bahannya yang terbuat dari kulit kayu jati atau sungkai.

Pembuatannya pun dilakukan dengan menyatukan beberapa lapisan lembar kayu yang dipasang menyilang dan direkatkan dengan lem dan mesin khusus.

Tingkat ketebalannya pun bervariasi, mulai dari 3 mm hingga 18 mm.

Oh, ya, ada dua jenis plywood, yaitu:

  • Triplek, yaitu yang terdiri dari tiga lapis;
  • Multipleks, yaitu yang terdiri lebih dari tiga lapis.

#3 PADUKAN ELEMEN KAYU DENGAN CARA…

Sudah menentukan akan menggunakan jenis kayu yang mana?

Kalau begitu, kini saatnya mengetahui cara yang tepat dalam memadupadankan perabotan kayu tersebut.

Sebuah elemen kayu di ruangan mampu memberikan kesan yang natural, namun mampu juga memberikan kesan elegan dan juga mewah.

Bagaimana caranya untuk menampilkan kesan tersebut? Begini…

1. Perhatikan Serat Kayu

Setiap kayu tentu memiliki pola serat yang berbeda-beda.

Melalui bentuk serat ini, Anda bisa menentukan perpaduan apa yang cocok dengan perabot tersebut.

Jangan sampai Anda salah dalam memadukan, sehingga ruangan tampak lebih aneh!

Bagaimana cara memadukan yang tepat?

Apabila serat kayu memiliki pola yang lebar, maka sangat disarankan untuk menggunakan kaya yang casual, seperti scandinavian.

2. Gunakan Sekat

Penggunaan material kayu di sebuah ruangan biasanya terdiri dari beberapa buah.

Bahkan bisa saja Anda menggunakan pelapis kayu pada lantai dan kemudian menggunakan meja atau lemari kayu.

Kalau begini, tentu diperlukan adanya sekat di antara keduanya.

Salah satu solusi yang bisa digunakan yaitu dengan menggunakan karpet. Dengan demikian, maka akan terlihat batasan yang jelas antara elemen kayu yang satu dengan yang lainnya.

3. Pilih Warna Berbeda

Jika diperhatikan lebih saksama, warna yang dihasilkan oleh kayu pun berbeda-beda. Ada yang lebih gelap dan ada juga yang lebih terang.

Ketika Anda memutuskan untuk mendominasi isi rumah dengan furnitur kayu, maka perbedaan warna ini menjadi sangat penting.

Jangan sampai satu furnitur dengan furnitur lain yang berdempetan dan berbeda fungsi memiliki warna yang sama.

Misalnya begini, pilihlah pelapis lantai kayu yang berwarna coklat tua dan selanjutnya pilihlah lemari kayu yang warnanya lebih muda.

Hal ini pun berlaku untuk elemen lainnya.

4. Berikan Sentuhan Warna Putih

Merasa kesulitan kalau harus memilih tone warna yang berbeda antar satu furnitur dengan furnitur lainnya?

Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan warna putih.

Penggunaan cat putih pada salah satu bagian furnitur atau perabot akan membuatnya terlihat lebih elegan dan juga minimalis.

5. Gunakan Secukupnya

Tergila-gila dengan perabotan kayu?

Hmm… sebaiknya pertimbangkan lagi agar penggunaannya tidak berlebihan.

Maksudnya, jangan gunakan material kayu di semua sudut ruangan, tapi kombinasikan juga dengan material lainnya.

Salah satu cara yang paling tepat adalah menambahkan elemen tanaman di bagian dalam ruangan.

#4 RAWAT KAYU DENGAN PILIHAN CAT YANG TEPAT

Hal terakhir yang harus Anda ketahui juga adalah pemilihan cat kayu yang tepat.

Cat ini bukan hanya bertujuan untuk mengubah warna dari kayu tersebut, melainkan sebagai sarana perawatan.

Ya, kayu yang rentan terserang rayap dan juga mudah lapuk ini tentu harus dijaga dengan sebaik mungkin.

Sudahkah Anda memilih cat kayu yang tepat?

Jangan sampai salah pilih!

Gunakan cat kayu berdasarkan hal ini:

1. Tentukan Transparansinya

Perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwa ada tingkat ketebalan yang berbeda pada cat kayu. Pembagiannya ada dua, yaitu:

  • Cat Solid

Cat ini dapat menutup serat kayu yang terlihat.

Tentu ini sangat cocok digunakan untuk menutupi motif atau pola kayu yang tampak jelek dan cacat.

Cat solid sendiri akan cocok diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis dan modern.

  • Cat Pelitur Transparan

Berbanding terbalik dengan cat solid, cat yang satu ini berfungsi untuk lebih menonjolkan motif atau pola yang ada pada perabot kayu.

Cat ini dapat menjadi pilihan tepat bagi Anda yang memiliki rumah bergaya industrial.

2. Tentukan Berdasarkan Fungsi Perabot

Fungsi dari perabotan memengaruhi pemilihan cat kayu.

Maksudnya begini, cat yang digunakan pada bagian pintu kayu dengan lantai kayu tentu akan berbeda.

Kayu yang sering terkena gesekan, seperti bagian lantai tentu menggunakan cat khusus yang tahan akan gesekan.

3. Perhatikan Bentuk Kayu

Bentuk dan permukaan kayu pun harus diperhatikan!

Bentuk yang berbeda tentu akan membuat pengaplikasiannya turut berbeda.

Misalnya saja, perabot kayu yang dipenuhi dengan ukiran, maka catnya harus diaplikasikan dengan cara disemprot.

Sebaliknya, jika permukaannya rata, maka aplikasikanlah cat menggunakan kuas.

4. Pilih Warna yang Tepat

Hal ini sangatlah penting jika Anda ingin mengaplikasikan beragam warna pada permukaan perabotan kayu di rumah.

Jangan sampai memilih warna yang salah karena akibatnya akan sangat fatal!

Sesuaikan warna dengan ukuran, bentuk, dan penempatan perabot.

Sesuaikan juga pemilihan warnanya dengan konsep dari ruangan yang ada di rumah Anda.

 

Nah, itulah bahasan singkat kita mengenai hal-hal yang harus diketahui sebelum menggunakan perabotan kayu.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memilih perabotan yang sesuai.

Jangan lupa share atau bagikan artikel ini di media sosial Anda, ya!

You Might Also Like