Berita Ragam

Hasil Sidang PPKI Pertama Tanggal 18 Agustus 1945. Lengkap!

2 menit

Ingin tahu seperti apa hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945? Cari tahu ulasan lengkapnya pada artikel ini.

PPKI merupakan sebuah panitia yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Panitia ini dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 setelah bubarnya Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan dan diketuai oleh Ir. Soekarno.

Selama terbentuk, PPKI melakukan berbagai tugas yang dilaksanakan melalui beberapa sidang.

Terdapat tiga sidang yang dilakukan PPKI, salah satunya sidang pertama yang dilakukan pada 18 Agustus 1945.

Sidang tersebut dilaksanakan di Gedung Tyuuoo Sangi In atau sekarang dikenal dengan Gedung Pancasila.

Semula, sidang pertama ini diselenggarakan pada 16 Agustus 1945, tapi tidak jadi karena terjadi perbedaan pendapat antara golongan muda dan tua.

Kira-kira, bagaimana ya hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945?

Lihat saja informasinya pada uraian di bawah ini!

Hasil Sidang PPKI Tanggal di 18 Agustus 1945

sidang ppki

sumber: kompas.com

1. Pembentukan KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat)

Mengutip dari Pengantar Hukum Indonesia (2019) yang ditulis Rahman Amin, hasil sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 yang pertama adalah menetapkan bahwa untuk sementara waktu, presiden akan dibantu oleh Komite Nasional Indonesia Pusat.

Fungsi utama KNIP sendiri membantu tugas presiden dan wakil presiden untuk sementara waktu, sebelum dibentuknya DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dan MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat).

2. Pengesahan Soekarno-Hatta sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI

Hasil sidang pertama PPKI pertama selanjutnya adalah pengangkatan Ir. Soekarno menjadi presiden dan Drs. Moh Hatta menjadi wakil presiden.

Usulan tersebut pun diajukan secara aklamasi.

Setelah itu, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta dilantik sebagai presiden dan wakil presiden secara sah.

3. Pengesahan UUD 1945

Mengutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan (2020) yang ditulis Rosmawati dan Hasanal Mulkan, hasil sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 yang terakhir adalah pengesahan UUD 1945.

Dalam sidang tersebut juga dilakukan revisi Piagam Jakarta, tepatnya pada kalimat “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

Kalimat tersebut kemudian diganti menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.




Sejarah Sidang PPKI

hasil sidang ppki

sumber: tirto.id

Setelah BPUPKI menyelesaikan tugasnya dalam menyusun rancangan Undang-Undang Dasar (UUD), perkumpulan tersebut pun langsung dibubarkan.

Peran BPUPKI pun dilanjutkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI.

Organisasi dengan nama Jepang Dokuritsu Junbi Inkai ini adalah panitia yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dan kebutuhan setelah presiden.

Organisasi yang memiliki nama Jepang Dokuritsu Junbi Inkai ini merupakan panitia yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dan kebutuhan setelah presiden.

Selain itu, PPKI juga membahas sejumlah hal yang bersifat praktis seperti pelaksanaan proklamasi kemerdekaan, penetapan dasar negara, simbol negara, dan kebutuhan kelembagaan negara.

Organisasi yang dibentuk pada 7 Agustus 1945 ini memiliki beberapa tokoh yang menjadi anggota sekaligus menjabat posisi penting dalam lembaga, yakni Sukarno sebagai ketua dan Mochammad Hatta sebagai wakil ketua.

Sementara itu, anggota PPKI terdiri dari 21 orang, di mana semuanya adalah berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Ada yang berasal dari Jawa, Sumatera, Sulawesi , Kalimantan, Sunda Kecil, Maluku, hingga golongan penduduk Cina (Tionghoa).

PPKI mampu menyelesaikan tugasnya pada 22 Agustus 1945 dan setelah itu dibubarkan pada 29 Agustus 1945.

***

Nah, itulah hasil sidang PPKI pertama yang bisa kamu simak, ya.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu, ya.

Pantau terus informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Jangan lupa kunjungi 99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian idaman, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Yuk, wujudkan memiliki rumah ideal, salah satunya seperti Alexandria Premiere Cimanggis.




Gadis Saktika

Gadis Saktika is an Indonesian Language and Literature graduate who specializes in Linguistics. Aside from that, Gadis is an aspiring content writer. Her experience varies from writing property, lifestyle, and politics. She also uses Google Analytics, Ahrefs, and implements SEO seamlessly in her contents to further enhance the contents she produces.

Related Posts