Tips & Trik

Mengenal Ikigai, Konsep Hidup Masyarakat Jepang Agar Lebih Bahagia!

3 menit

Apa alasan kamu terbangun di pagi hari? Jika belum mampu menjawabnya, artinya kamu belum menemukan nilai atau makna kehidupan yang dijalani. Kamu belum menemukan Ikigai dalam hidupmu..

Masyarakat Jepang mengenal sebuah konsep yang disebut dengan Ikigai.

Jika diterjemahkan, istilah ini berasal dari ‘Iki’ yang artinya kehidupan dan ‘Gai’ berarti nilai.

Kesimpulannya, istilah tersebut merujuk pada tujuan dan nilai hidup seseorang untuk siap menghadapi hari.

Lantas bagaimana cara menemukannya?

Yuk, simak langkah-langkah menemukan makna kehidupan di bawah ini!

Langkah Menemukan Ikigai

ikigai

1. Cari Hal yang Disukai Lewat Ikigai

Hal ini bisa berupa hobi atau minat yang kamu miliki.

Ambil secarik kertas, lalu mulailah mencatat apa saja kegiatan yang kamu sukai dan terasa menyenangkan.

Ini mencakup hal-hal yang dapat membangkitkan semangat dan membuatmu lupa waktu ketika melakukannya.

Misalnya saja menulis, menggambar, mengedit foto, dan lainnya.

Catat satu per satu, dimulai dengan kegiatan yang paling favorit.

2. Apa yang Kamu Bisa atau Kuasai?

Masih dengan secarik kertas yang sama, kini kamu harus mengukur kemampuanmu dalam melakukan hal tersebut.

Seberapa baik kemampuan menulismu, atau seberapa unik goresan gambar atau ilustrasi yang dibuat?

Belajarlah menilai diri secara objektif, agar kamu bisa memahami kelebihan diri sendiri dengan lebih baik.

Baca Juga:

6 Konsep Zen Living pada Rumah Agar Hidup Jadi Lebih Harmonis

Bila diperlukan, kamu bisa meminta pandangan atau penilaian orang lain.

Namun ingat, untuk kegiatan yang berkaitan dengan seni, penilaian seseorang cenderung akan subjektif tergantung selera mereka masing-masing.

3. Apa yang Dibutuhkan Oleh Dunia atau Orang Banyak?

Penilaian yang harus dilakukan tak hanya sekedar mengenai kemampuan pribadi.

Setelah itu kamu harus mempertimbangkan, kegiatan apa yang dibutuhkan oleh orang banyak.

Ketika melakukan hal apakah kamu bisa lebih bermanfaat untuk orang lain?

Atau, apakah ada cara dimana kamu bisa bermanfaat melalui kegiatan yang dilakukan?

Hal ini karena, sebagai makhluk sosial, kita hidup bukan hanya untuk diri sendiri.

4. Apa Kamu Bisa Mendapatkan Imbalan dari yang Sudah Kamu Lakukan?

Langkah terakhir adalah, mempertimbangkan apakah kegiatan tersebut bisa menghasilkan imbalan untukmu.

Imbalan ini umumnya berkaitan dengan uang atau honor.

Tak dipungkiri, untuk hidup setiap harinya kamu tentu membutuhkan uang.

Entah untuk tempat tinggal, makan, dan hal lainnya.

Jadi, apakah kegiatan yang kamu lakukan sudah menghasilkan?

Irisan Langkah Menemukan Ikigai

ikigai

Sumber: stealthesethoughts.com

Untuk mencapai titik Ikigai, dimana Anda menemukan makna atau nilai kehidupan sepenuhnya..

Kamu haru menemukan jawaban dari empat elemen di atas.

Jika hanya beberapa langkah saja yang terpenuhi, maka kamu belum dianggap menemukan makna hidup.

1. Irisan Passion

Jika kamu baru menemukan minat dan bakat saja, gabungan tersebut hanya akan membentuk passion.

Sesuatu yang membuat kamu merasa senang, tetapi belum dapat memenuhi aspek yang dibutuhkan oleh orang banyak.

Serta belum mendapatkan imbalan yang sesuai atas sesuatu yang dijalani.

Contohnya ketika kamu hobi menjahit baju, namun hanya memanfaatkannya untuk membuat baju yang dipakai sendiri.

Ini seperti melakukan hobi yang ditujukan untuk diri sendiri, kamu akan merasa senang dan bahagia namun tak merasa berguna.

2. Irisan Profession

Kamu sudah menemukan bidang yang dikuasai dan bekerja mendapatkan imbalan sesuai hal tersebut.

Namun pada dasarnya kamu tak benar-benar menyukai bidang yang dijalani.

Artinya, kamu baru sekedar menemukan profesi dalam hidup semata.

Biasanya, manusia cenderung terjebak dalam irisan ini karena ada rasa nyaman dan stabil yang menjanjikan di dalamnya,

Akan tetapi, bidang ini perlahan akan menggerogoti emosimu karena tidak memberikan kebahagiaan dan kepuasan.

Kamu tidak menikmati setiap waktu yang dihabiskan untuk menjalaninya.

3. Irisan Vocation

Ketika melakukan sesuatu hal untuk kebutuhan banyak orang, yang mana kamu akan dibayar setelahnya..

Maka ini disebut sebagai vocation atau keahlian.

Misalnya saja kamu diminta melakukan pertunjukan musik untuk acara amal, dan mendapat imbalan.

Namun sebenarnya kamu tidak menikmati bermain musik.

4. Irisan Mission

Kamu menjalani hal yang kamu sukai dan bermanfaat bagi orang banyak dan dibutuhkan.

Misalnya, menjadi relawan di daerah terpencil atau daerah perang.

Tanpa memerlukan keahlian khusus dan tidak mendapat imbalan untuk apa yang dikerjakan.

Meski menemukan kepuasan dalam diri, apa yang kamu jalani belum mencapai tahap Ikigai.

Melainkan hanya sekedar mission atau misi dalam hidup.

Baca Juga:

Kakeibo, Cara Menghemat Uang Ala Jepang yang Bikin Cepat Kaya. Pelajari, Yuk!

Ikigai dan Hidup dengan Penuh Kesadaran (Mindfulness)

ikigai

Konsep ini erat kaitannya dengan mindfulness, yakni suatu kesadaran penuh akan diri saat ini, tidak mengawang ke masa lalu ataupun masa depan

Hal ini karena, untuk mencapai kebahagian dan menemukan makna hidup kita harus menjalaninya dengan penuh kesadaran.

Sehingga setiap harinya kita akan terbangun dengan penuh semangat.

Bersiap untuk melakukan aktivitas dengan lebih ringan dan bahagia.

Kesadaran hidup ini juga dapat terlihat dari hunianmu lho!

Rumah yang mencerminkan kesadaran hidup penghuninya adalah sebagai berikut:

  • Penuh dengan tanaman hijau
  • Selalu rapi dan bersih, sehingga energinya terasa positif
  • Hanya menyimpan barang yang dibutuhkan
  • Aliran udara dan cahaya yang baik di rumah
  • Penghuni senantiasa merasa nyaman di dalam rumah
  • Komunikasi antar penghuni terbangun dengan baik

***

Lantas, sudahkah Anda mencapai titik Ikigai Sahabat 99?

Jangan lupa kunjungi situs berita properti Blog 99 Indonesia untuk melihat artikel menarik lainnya.

Temukan hunian impian Anda di 99.co/id!

Hanifah

Jr. Content Writer for 99.co | Knit & Crochet Enthusiast
Follow Me:

Related Posts